Berani Berkata Lewat Berdiskusi

Suasana diskusi penghuni biara Kamilian, Maumere (Foto: Dok. Pribadi) Maumere, marjinnews.com - Ruang diskusi menjadi salah-satu alterna...

Suasana diskusi penghuni biara Kamilian, Maumere (Foto: Dok. Pribadi)
Maumere, marjinnews.com - Ruang diskusi menjadi salah-satu alternatif untuk menemukan ide-ide cemerlang dari setiap orang. Dengan adanya ruang diskusi maka setiap pribadi bisa membagi dan mempelajari ide-ide yang baru. Atas dasar kesadaran inilah, para Frater Ordo Kamilian mengadakan sebuah diskusi ilmiah yang dibawakan oleh Fr. Dio Lolan, MI dengan menggagaskan sebuah tema yang menantang yaitu Iman dan Ideologi: Relasi dan Relavansi dalam Kajian Antropologis Juan Luis Segundo.

Tema yang dibawakan Fr. Dio merupakan hasil  tulisan Skripsi dalam menyelesaikan sarjana Filsafat di STFK Ledalero tahun 2015.

Diskusi ini dibuka oleh P. Andi Suparman, MI selaku formator umum para Frater yang sedang mengenjam pendidikan Filsafat. “Saya sebagai formator sangat senang atas keantusiasan kalian dalam menyelenggarakan diskusi ilmiah seperti ini dan saya sangat mendukung bila kegiatan ini menjadi rutinitas di hari-hari yang akan datang” katanya, jumat (6/4/2018).

Komentar positif dari P. Andi atas terselenggara kegiatan diskusi tersebut, diberikan tepukan tangan meriah oleh semua para frater. Selanjutnya, Moderator Fr. Ento nalut, MI memberikan kesempatan kepada pemateri untuk menyajikan materi dihadapan semua peserta diskusi.

Dalam pemaparan materi Fr. Dio membuka prolog dengan sajian menarik atas kajian filosofis Segundo yang ingin membedah pemahaman bahwa antara Iman dan Ideologi memiliki relasi dan relevansi yang saling bertautan sehingga pemahaman orang yang mengatakan bahwa Iman dan Ideologi itu bertentangan, sesungguhnya masih sempit dan belum dimaknai dengan  baik dan filosofis. Tesis dasar yang ingin ditelaah oleh Segundo ialah bahwa Iman tidak hanya dikaitkan dengan “milik kaum religius” sementara ideologi berbau sangat politis dan sosial serta sangat sekular.

Dapat dibuat dikotomi: iman masuk ranah religius dan ideologi masuk dalam ranah profan. Iman kolektif termanifestasi penuh dalam agama-agama yang sekaligus menegaskan dimensi religius manusia sebagai homo religius. Sementara itu, ideologi menjadi perekat sosial atau mengutip Clifford Greetz, fungsi terbaik ideologi adalah integrasi sosial.

Atas dasar pemahaman tesis di atas, Segundo pun ingin menyelami lebih komprehensif tentang pemahaman iman yang ditilik dari segi Antropologis, di mana posisi iman dan ideologis berada pada posisi netral. Lebih lanjut, Segundo mengambil contoh atas persoalan tentang kebahagian yang dilihat sebagai finalitas yang membahagiakan diri seseorang.

Kebahagian inilah yang mengantar manusia pada titik iman antropologis. Di sini iman antropologis menjadi bagian ultim yang memampukan manusia untuk berpikir pada hal-hal praktis sesuai dengan tuntutan konteks sosial tertentu. Dengan demikian, persoalan ideologis yang dihadapi Negara Indonesia menjadi bagian dari tuntutan iman masyarakat Indonesia. Di mana iman yang dapat ditemukan dalam ideologi ialah sebuah nilai.

Namun, bagaimana kita dapat menemukan nilai iman dalam ideologi, tentu jawabanya ialah dengan berasas pada pancasila. Pancasila sebagai nilai iman masyarakat Indonesia sekaligus sebuah ideologi Negara yang mengatur terselenggaranya kehidupan berbangsa. Dengan demikian, antara iman dan ideologi memiliki relasi dan relevansi, bila ditilik dari segi antropologis, sebuah kalimat kunci dalam memahami iman dan ideologi.

Demikian pembahasan inti pemikiran Segundo yang dibawakan oleh Fr. Dio Lolan, MI dalam diskusi tersebut, Jumat 6 April 2018 di rumah pembinaan para Frater ordo Camilians-Maumere. Di sela pause diskusi, Fr. Agus Gunadin, MI mengisi kesempatan dengan mendeklamasi puisi yang berjudul

“Nenek Pagi Bercanda pada Iman” Sebuah puisi yang mengantar adrenalin para Frater untuk tidak cepat-cepat mengambil kesimpulan dalam menghadapi persoalan idealisme seseorang.

Diskusi pun berlanjut dalam sesi tanya-jawab, Fr. Viktor Roja, MI mempertanyakan esensi ideologi ketika berhadapan dengan persoalan warga Negara yang menganut paham Ateis. Persoalan substansial yang diangkat ialah Negara Indonesia adalah Negara yang berideologi, namun tidak memberikan kesempatan bagi Ateis untuk mengakui keberadaan mereka. Di manakah letak nilai ideologis pancasila jika berhadapan dengan persoalan seperti ini.

Dalam menjawabi persoalan itu, Fr. Dio Lolan, MI mencoba menegaskan kembali bahwa sesungguhnya pemaknaan pancasila sebagai ideologi masih menerima keberadaan para Ateis, namun terkadang orang-orang salah mengartikan nilai dasar pancasila dalam sila pertama bahwa seolah-olah sila tersebut tidak melegalkan keberadaan para Ateis dan mewajibkan semua warga Negara untuk memiliki nilai ketuhanan dalam agama yang telah disahkan oleh Negara Indonesia.

Lebih lanjut, Fr. Engki Arun, MI menambahkan bahwa kita jangan mempersalahkan pancasila tetapi berhadapan dengan persoalan di atas perlu diketahui bahwa pancasila merupakan sebuah teks, di mana sebagai teks perlu diimplementasikan dalam kehidupan praktis.

Oleh karena itu, masyarakat Indonesia sendiri yang perlu memaknai teks dengan baik sebaliknya bukan mempersalahkan teks pancasila. Artinya teks pancasilanya sudah benar tetapi bagaimana perealisasian atas teks oleh masyarakat. Tutur, Fr. Engki, MI dengan fasih dalam memberikan jawaban.

Di akhir diskusi, moderator Fr. Ento Nalut, MI memberikan komentar singkat “Sebagai insan yang berkomitmen untuk mengenal dan mengetahui banyak hal, jangan pernah puas akan suatu jawaban yang dilontarkan hari ini tetapi berusalah mencari terus-menerus jawaban lain terhadap persoalan atas teks yang salah mengartikan sebuah teks dalam membaca sebuah konteks”, ajakanya diiringi tepukan tangan meriah oleh peserta diskusi.    

Oleh: Agustinus Gunadin
marjinnews.com Maumere

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,230,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,2,Berita,5,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,43,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,144,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,244,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,1,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,143,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,58,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,39,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,86,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,344,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,24,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,88,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,65,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,23,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Berani Berkata Lewat Berdiskusi
Berani Berkata Lewat Berdiskusi
https://1.bp.blogspot.com/-WFGudjlkQjM/WstQvL0X1RI/AAAAAAAADdg/5YK3rL8FqY8sC4WKIYGkooodHwTlvuhMQCLcBGAs/s320/Screenshot%2B%252819%2529.png
https://1.bp.blogspot.com/-WFGudjlkQjM/WstQvL0X1RI/AAAAAAAADdg/5YK3rL8FqY8sC4WKIYGkooodHwTlvuhMQCLcBGAs/s72-c/Screenshot%2B%252819%2529.png
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/04/berani-berkata-lewat-berdiskusi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/04/berani-berkata-lewat-berdiskusi.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy