Baliho Paket MS-EMI Dirusak, Ini Kata Para Relawan
Cari Berita

Baliho Paket MS-EMI Dirusak, Ini Kata Para Relawan

MARJIN NEWS
23 April 2018

Informasi dan foto mengenai pengerusakan terhadap baliho dari pasangan yang disebut paket Marhaen ini menjadi viral di sosial media. (Foto: Istimewa)

Marjinnews.com - Alat peraga kampanye pasangan calon peserta pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur NTT 2018 dari pasangan nomor urut dua Marianus Sae-Emi Nomleni (MS-EMI) dirusak.

Informasi dan foto mengenai pengerusakan terhadap baliho dari pasangan yang disebut paket Marhaen ini menjadi viral di sosial media.

Belum diketahui secara pasti dimana lokasi dari baliho pasangan nomor urut dua itu di rusak.

Melihat foto yang beredar di sosial media khususnya grup facebook,  relawan paket Marhaen mengaku sangat menyayangkan kejadian ini.

Kepada media ini, Gusti Ganggar mengatakan, ditengah perjuangan untuk mendewaskan demokrasi kita ternyata masih saja ada orang yang menghalangninya.

Menurut Ganggar, kejadian seperti ini sangat tidak sesuai dengan tujuan demokrasi itu sendiri.

"Saat ini kita sedang mencari pemimpin untuk seluruh msyakat NTT bukan untuk mencari musuh apalagi musuh terhadap benda mati itu sangat tidak masuk diakal, saya selaku relawan MS- EMI sangat senang jika ada yang mau berdiskusi ataupun beradu gagasan terkait dengan calon Gubernur NTT," tukas Ganggar.

Dirinya menambahkan, semakin banyak berdiskusi maka semakin cerdas cara berpikir sehingga bisa melahirkan pemimpin yang cerdas pula.

Ganggar mengecam keras atas kerusakan baliho di beberapa lokasi itu.

"Kami mengharapkan agar pihak yang berwajib segera telusur pelaku perusakan baliho tersebut. Selama ini kita sudah menjalankan demokrasi dengan baik khususnya di NTT. Namun kenapa Pilkada tahun ini banyak tindakan orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan calon atau paket lain," tegas Ganggar

Relawan MS-EMI itu mengharapkan, agar jika ada yang kurang puas silahkan berdiskusi, jika ada yang salah dari relawan MS-EMI silahkan datang langsung ke sekretariat para relawan Marhaen yang ada di setiap wilayah, bukan malah melempiaskan dengan benda mati.

Ia melanjutkan, jika ingin menghadirkn pemimpin yang cerdas maka harus berpikir cerdas dengan adu visi dan misi bukan adu fisik, pilihan boleh beda tapi persaudaraan tetap dijaga, wujudkan demokrasi yang cerdas dan santun

"Sebagai anak muda yang menginginkan demokrasi santun mengajak kepada relawan MS-EMI agar jangan terpancing dengan kejadian ini". Pungkas Gusti Ganggar.

Laporan: Remigius Nahal