Audensi Dengan PMKRI, OSO : Kembali dan Berbuatlah Untuk Daerah
Cari Berita

Audensi Dengan PMKRI, OSO : Kembali dan Berbuatlah Untuk Daerah

Marjin News
24 April 2018

Foto Bersama PP PMKRI Dengan Ketua DPD RI diakhir audensi. (Foto: dok. Pribadi)

Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) St. Thomas Aquinas menyambangi gedung Nusantara III dalam rangka audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Oesman Sapta Odang, pada selasa, (20/04) 

Dalam audiensi ini, PMKRI membahas persoalan kebangsaan dan kewenangan baru DPD RI dalam mengawasi Perda dan Rancangan Perda menyusul revisi UU MD3.

PMKRI dalam audiensi ini menyampaikan komitmennya untuk terus mengkawal dinamika kebangsaan dan menjaga persatuan Indonesia. 

“PMKRI dalam dua tahun ke depan mempertegas keindonesiaan kita. Di tengah rangkaian kontestasi kepemimpinan di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan, PMKRI hadir untuk menjaga kesejukan dan nilai-nilai persatuan di masyarakat,” terang Juventus, Ketua  PP PMKRI.  Komitmen ini tertuang dalam platform perjuangan PMKRI dengan hastag #Kita_Indonesia.

Oesman Sapta Odang yang biasa disapa OSO dalam tanggapannya mengapresiasi orang muda yang memiliki kepedulian besar terhadap dinamika kebangsaan. 

“Saya mengapresiasi PMKRI dan organisasi lain yang tergabung dalam Cipayung yang selalu terlibat dalam dinamika kebangsaan. Sebagai bentuk apresiasi ini, saya selalu menyempatkan diri untuk bertemu anak-anak muda ini,” jelas OSO. 

Lebih lanjut, OSO berpesan kepada PMKRI untuk kembali ke daerah. 

“Kalian semua sebagian besar berasal dari daerah. Oleh karena itu, saya berpesan kembali ke daerah suatu hari nanti, dan berbuatlah untuk daerah kalian masing-masing. Di kota, kalian belajar banyak hal. Saat kembali ke daerah, bangunlah daerah. Ajaklah masyarakat agar terbuka pikirannya sehingga bisa sama-sama membangun daerah,” kata OSO.

Di akhir audiensi ini, Ketua PP PMKRI menyerahkan Platform #Kita_Indonesia kepada Ketua DPD RI sebagai simbol komitmen PMKRI untuk menjaga dan mewujudkan Persatuan Indonesia.* 

(AN/MN)


Editor : Viky Purnama