$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Wakil Rakyat Bukan Dewa

Dengan nyanyian yang memukau hati rakyat, menarik simpatisan keterlibatan parpol dalam mengusungnya, namun itu adalah bagian dari pencitraan semata (Foto: Dok. Pribadi).
Kehidupan sosial pada dasarnya merupakan kehidupan yang dinamis, di dalam dirinya selalu terjadi proses pembangunan dan pembongkaran. Konstruksi dan dekonstruksi birokrasi dan pergantian tahta, kerasnya kehidupan tak kala disusul dengan sistem dinamika politik yang begitu kejam.

Untuk mengatasi hal tersebut tidak segampang yang dipikirkan, konflik semakin bertambah, pergulatan politik dalam negeri, janji pun tinggal janji, korupsi kian menjadi budaya, promblem lama yang belum diselesaikan  dan tak kala syair lama yang hanya diulangi berkali-kali.

Dengan nyanyian yang memukau hati rakyat, menarik simpatisan keterlibatan parpol dalam mengusungnya, namun itu adalah bagian dari pencitraan semata.

Mereka dipilih oleh rakyat, kendati pun berbeda ketika mereka melupakan semuanya yang telah dijanjikan, yang dikemas sedemikian rupa sehingga merk para konsumen masa itu, analoginya mereka berkerja bukan untuk rakyat.

Mereka adalah rakyat biasa namun status sosialnya mulai terlihat beda ketika mereka menduduki kursi yang dititipkan rakyat kepadanya. Tugas dan wewenang dijadikan sebagai kekuasaan, kepentingan rakyat diabaikan dan tak kala menjadikannya sebagai sesuatu hal yang asing.

Pergulatan politik dan kebijakan yang semakin kejam, substansi yang digunakan pun kini kian membara, tak memihak pada rakyat dengan upaya untuk melindungi diri dari berbagai ancaman, kritikan yang dilontarkan karena kebijakan dan kinerja yang ngawur dan tak ada sinerginya dengan masyarakat.

Sesuai dengan realitas yang terjadi saat ini, kita bagai masih sedang kembali ke depan pintu gerbang orde baru. Bahwasannya pada masa orde baru, kekuasaan pratimonialistik telah menyebabkan kekuasaan tidak terkontrol sehingga pejabat publik menjadi sangat kuat.

Era reformasi, lebih beroriantasi pada kekuasaan yang berkembang pada kalangan elite politik. Budaya inilah yang menyebabkan struktur demokrasi berjalan pingsan. Wajarlah untuk suatu lembaga atau elemen negara untuk membentuk suatu kebijakan sebagai fundamentalnnya.

Begitu juga dengan para wakil rakyat sebagai lembaga legislatif, wajarlah untuk  merevisi UU untuk kepentingannya, namun apakah hasil revisi UU itu berpihak pada rakyat?

Hemat saya, dalam konteks teori modern, perwakilan rakyat merupakan mekanisme hubungan antara rakyat dan penguasa. Berdasarkan kajian teori analisis dan pandangan-pandangan para pemikir ilmu politik, ada konsep ilmu dasar perwakilan yang umum terjadi dalam Adrianus, dkk, 2006:108-109, salah satu diantaranya yaitu; elective representation.

Konsep ini digambarkan belum menggambarkan kekuasaan atau hal-hal yang harus dilakukan mereka , sehingga belum menjelaskan hubungan antara wakil dan mereka yang memilihnya.

Ketidakberwibawaan sistem tentu tidak terlepas dari budaya politik para elite yang menggantungkan hidupnya dari politik. Terminologi politik direduksi sebagai ruang akumulasi kepentingan partikular.

Seharusnya para wakil rakyat bertindak atas dasar suatu kesadaran etis untuk menempatkan politik sebagai orientasi pengabdiannya. Artinya bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok namun memberikan manfaat hidup yang sejaterah dan berkeadilan untuk masyarakat.

Sebuah sistem politik dan tatanan kehidupan yang ditunggangi kepentingan individu atau kelompok, melalui sistem politik dan demokrasi yang dilandasi dengan kebijakan omong kosong dan orientasi yang tak jelas mengakibatnya minimnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

Sangat disayangkan jika ini hanya permasalahan oknum atau individu atau kelompok yang salah menggunakan hak dan wewenang untuk suatu kepentingannya dengan menghalalkan segalanya dan hasilnya yang buruk terhadap respon publik bukanlah segilintir mereka, namun satu lembaga pada umunya akan dipandang dengan respon yang sama.  

Oleh: Fransiskus Tawurutbun
Anggota PMKRI Cabang Surabaya

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Wakil Rakyat Bukan Dewa
Wakil Rakyat Bukan Dewa
https://1.bp.blogspot.com/-HUNPCm-kNJU/Wq6pxAiYM_I/AAAAAAAADNE/x3ikhumMC0AqyvQzyepYI3hxGNAOuUVeACLcBGAs/s320/Mario%2BPMKRI%2BSurabaya.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-HUNPCm-kNJU/Wq6pxAiYM_I/AAAAAAAADNE/x3ikhumMC0AqyvQzyepYI3hxGNAOuUVeACLcBGAs/s72-c/Mario%2BPMKRI%2BSurabaya.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/wakil-rakyat-bukan-dewa.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/wakil-rakyat-bukan-dewa.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close