$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Viral, Jagat Maya Ramai Gara-Gara Postingan Dua Netizen Ini


Viralnya tulisan akun Facebook atas nama Nikolaus Romas, ternyata dipicu oleh postingan dari sebuah akun Facebook atas nama Vyan Jemalu yang diduga berprofesi sebagai Perawat di salah satu Puskesmas di daerah Manggarai Barat. (Foto: Marjinnews.com)
Marjinnews.com - Dalam sepekan ini, jagat maya ramai membincangkan dua postingan pengguna Facebook atas nama Nikolaus Romas dan Viyan Jemalu.

Tulisan keduanya menjadi viral karena beredar luas di jaringan Facebook dan grup-grup WhatsApp dalam bentuk screen shoot.

Tulisan akun atas nama Nikolaus Romas seperti yang telah diberitakan marjinnews.com sebelumnya menjadi viral, karena diduga menghina para mahasiswa tamatan dari Kota Makassar.

Beragam kecamanpun tak terbendung dilontarkan kepada dirinya itu. Baik dari para alumni maupun yang masih mengenyam pendidikan di kota Makassar.

Akun FB atas nama Nikolaus Romas itu dalam tulisannya di facebook dengan menggunakan bahasa Manggarai mengatakan" pasti genok tamatan lau mai Makasar ho ta iw? Eme tamatan lau mai Makasar maklum kat ngasang kanang Sarjana, tetapi pengetahuan dan wawasan di bawa rata-rata. Cewe do gaya data tamat lau mai Makassar. Landing bekat percaya lata one beo (Pasti orang tamatan dari Makassar ini? Tamatan dari Makassar maklum, namanya aja sarjana, tetapi pengetahuan dan wawasan di bawa rata-rata. Terlalu banyak gaya orang yang tamat dari Makassar. Percuma orang di kampung percaya mereka)
Merespon tulisan Nikolaus Romas itu, pemilik akun atas nama Icha Taur melontarkan kecamannya. Dia kemudian menulis di akun Facebook miliknya begini"ALUMNI NIA MAI HAU NIKOLAUS ROMAS? Ceritax sedang viral sttsx perawat di FB. Terus ada manusia bernama Nikolaus Romas yang comment begini. Kami juga alumni Makassar. Kawe asal usul data ho. Sekolah ko co iw? Kaca mata mu mahal. Tetapi sayang mulutmu Murahan (Alumni dari mana kamu Nikolaus Romas? Ceritanya sedang Viral statusnya perawat di FB. Terus ada manusia bernama Nikolaus Romas yang comment begini. kami juga alumni makassar. Cari asal usul orang ini dia sekolah atau tidak. Kaca matamu mahal, tapi sayang mulutmu murahan -red)

Akun atas nama Rino Sokar menanggapi, "dari mukanya saja. Ini anak tidak dididik dengan baik. Ku kirim sedikit contoh lirik yang merobek hati."

Akun FB atas nama Fernad-Fernad, "Nikolaus Romas, pekerjaanmu apa dulu? Dan pendapatanmu berapa perbulan? Saya alumni Makassar tidak kaya anda koar kaya burung beo. Dan punya lapangan kerja bagus dan lebih bagus dari kamu. Naik komen aja nda mikir akibatnya. Gimana bisa kamu menilai orang kalau kamu masih begtu bodohnya. Udah tau ngemis di tanah orang mau menjatuhkan sesama Manggarai lagi. Oon sekali sih kmu."

Akun FB atas nama Ricko Douk menanggapi, "Hebat pak Nikolaus Romas jabat sebagai satpam tapi bisa bicara begini."

Sementara akun FB atas nama Chemik Bungsu dalam komentarnya mengatakan, "Terimaksi kritik de kraeng em bpak Nikolaus Romas. bot kudu slah laku kraeng toe de pribadi terimaksih laku latang ite ata pintar. namun ca ket aku toe di sampe no masalah ho kraeng tamat ho baem laku ga. (Terima kasih kritiknya  abang Nikolaus Romas. Untuk mempersalahkan anda tidak. Terima kasih untuk kepintarannya. Namun satu yang anda tau masalah ini tidak sampai disini. Yang penting saya sudah tahu anda-red).

Mengomentari terkait tulisan akun FB atas nama Nikolaus Romas itu, Peppy Kurniawan salah satu mahasiswa asal Manggarai yang saat ini masih mengenyam pendidikan di kota Makassar mengatakan, dirinya tidak terlalu pusing menanggapi postingan itu. Sebab, Ia beranggapan mungkin yang bersangkutan (Nikolaus Romas-red) pernah melihat langsung ada alumni Makassar yang seperti itu.

Tetapi menurut Peppy, apa yang disampaikan oleh Nikolaus Romas masih bersifat subjektif, karena barang belum tentu semua alumni Makassar seperti yang Ia katakan.

"Yang perlu saya tekankan kalau memang ada alumni Makassar yang kemampuanya dibawah rata-rata seperti yang dikatakan oleh yang bersangkutan, tetapi janganlah disama ratakan," ujar Peppy.

Mahasiswa asal Cibal Manggarai itu menyesal, karena akun atas nama Nikolaus Romas itu telah menjustifikasi secara umum.

Dirinya menerangkan bahwa masih banyak alumni Makassar yang sudah jadi orang sukses lebih khusus di Manggarai.

Sekertaris GMNI cabang Makassar itupun menyarankan kepada teman-temanya yang ada di kota Makassar supaya jangan terlalu memperbesar masalah seperti ini, apalagi komentar-komentar yang bersifat arogan.

Dia meminta agar para mahasiswa yang merasa diri tersinggung agar menunjukan kualitas emosinal, dan bijak dalam menerima sesuatu. Karena ini soal penilaian mereka tentang mahasiswa yang mengeyam pendidikan di Kota Makassar.

"Baik alumni yang telah lulus maupun yang masih ada di kota Makasaar, saya harap agar tetap tenang. Kalau bisa kita ambil hikmanya saja dari kejadian-kejadian seperti ini, cobalah untuk merefleksi diri, kalau memang penilaian mereka itu salah, mari kita tunjukan kepada mereka, bahwa kita tidak seperti apa yang mereka katakan, karena kalau kita balas dengan seperti yang Ia lakukan, yah, apa bedanya?" pungkasnya.

Telusur demi telusur, ternyata ujung dari itu semua berawal dari ulah akun atas nama Vyan Jemalu, yang membuat postingan di Facebook dengan menulis "sblm berangkat tdi niatx senam bare para lansia , tapi spnjng jln jungkat jangkit kangkang kesana kemari hadeh sampe tmpt sdh cpk , senam pun batal liat lansianya juga sdh bau kuburan makin hilang semangat utk senam hahhh...posyandu calon mayat berat badannya melorot semua tapi tensi makin semakin di depan melonjak.."
Postingan dari akun atas nama Vyan Jemalu itu kemudian discreenshoot dan beredar luas sehingga jadi viral di sosmed.

Menanggapi postingan dari Vyan Jemalu yang telah menjadi viral itu, kami menemukan akun Facebook atas nama Jheffri Rowang yang turut memposting screenshoot dari postingan Vyan Jemali dengan caption "Kita tidak tahu apa tujuan saudara #Vyan Jemalu memposting foto dan tulisan seperti ini. Bisa jadi, saudara #Vyan Jemalu tidak memahami arti dari kata #melayani. Sangat di sayangkan seorg mantri (perawat), yang lebih mengerti proses seorg ibu dalam melahirkan, bahkan mereka mempertaruhkan nyawanya sendiri, hanya demi kita (anak) lahir dgn selamat. 

Disini kita bisa menilai bahwa #Vyan Jemalu ini adalah seorg perawat abal-abal, bisa jadi #ijasahnya didapatkan secara instan. 

Semoga dinas kesehatan pemda Manggarai bisa menilai sendiri dgn postingan salah satu bawahannya. Dan juga org tua dari saudara #Vyan Jemalu selalu sehat, agar tidak senasip seperti ibu- ibu yang anda sebut #Lansia bau kuburan. 

#gayabolehgoblokjangan
#akansayateruskanbrow
#gerenghaukraengmantri.

Menanggapi postingan dari aku atas nama Jheffri Rowang itu, akun atas nama Heribertus Jewandur mengomentari " Mse nai kta acu hoo ta ata kle ngo preksa ko suntik e byar,Bru jdi mntri mse nai aplgi eme jdi dokter e am tain taung ata kiha (Sombong sekalu anjing ini kalau pergi periksa atau suntik bayar. Baru jadi mantri sudah sombong, apalagi kalau jadi dokter mungkin akan anggap orang tidak berguna-red).

Sementara akun atas nama  Enik Gunda mengomentari "Profesi kecil sombong sekalii,, kulia dimana dulu eem...Terlaluu primitif sekalii .."

Akun atas nama Dyonis Harjon Nambut mengatakan " Jdi perawat aja blagu., dasar manusia sampah....."

Sedangkan akun atas nama Edoard Dthanoe menulis " Semoga cepat d proses acu toe molor ho, o, memalukan... (Semoga cepat diproses anjing yang tidak becus ini, memalukan-re)

Menurut Jeffri Rowang dalam penjelasanya di kolom komentar bahwa, "Setelah ditelusurin saudara Vyan Jemalu tugas di puskesmas Ranggu, Manggarai Barat. Tolong ase kae (Saudara-red)  yang punya kenalan disana bantu sampaikan ke pihak Pustunya.

Jeffri Rowang prihatin, jangan sampai proses bersalin dari ibu-ibu muda, perawatnya sambil siaran langsung ke medsos. Karena saudara Vyan ini terlalu kejih perbuatannya.

Screenshoot permintaan maaf dari akun atas nama Vyan Jemalu yang diduga telah meresahkan masyarakat itupun beredar dan jadi viral juga. Dalam screenshoot itu pada intinya dia mengaku menyesal atas apa yang telah ia lakukan itu.
Terangnya bahwa, itu adalah sebuah guyonan belaka, tapi menurut penilaian orang tidak pantas. Dirinya mengaku salah dan menjadikan itu semua sebagai teguran agar dirinya bisa berlaku sopan di kemudian hari.

Kami berusaha menelusuri untuk menemukan tulisan Nikolaus Romas pertama kali di muat. Namun, hasilnya nihil. Dan juga kami mencoba mencari akun atas nama Vyan Jemalu namun tidak berhasil juga. Kuat dugaan akun miliknya itu telah dinonaktifkan. (MN)

Laporan: Oswaldus Sirno
Editor: Remigius Nahal

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Viral, Jagat Maya Ramai Gara-Gara Postingan Dua Netizen Ini
Viral, Jagat Maya Ramai Gara-Gara Postingan Dua Netizen Ini
https://4.bp.blogspot.com/-a_TcO0lQwcA/Wr9t24VDEaI/AAAAAAAAARM/IKEC6QLOfqsSHlIyNbj0Fqk-nyVce8F-wCLcBGAs/s320/20180331_185645.png
https://4.bp.blogspot.com/-a_TcO0lQwcA/Wr9t24VDEaI/AAAAAAAAARM/IKEC6QLOfqsSHlIyNbj0Fqk-nyVce8F-wCLcBGAs/s72-c/20180331_185645.png
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/viral-jagat-maya-manggarai-raya-ramai.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/viral-jagat-maya-manggarai-raya-ramai.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close