Seorang Pemuda di Karot Ruteng Ditembak Orang Misterius
Cari Berita

Seorang Pemuda di Karot Ruteng Ditembak Orang Misterius

MARJIN NEWS
28 March 2018

Menurut keterangan saksi, Inosensius Mantur yang berada di TKP pada saat kejadian mengatakan, pada saat itu mereka bersama korban nongkrong di Sondeng, kelurahan Karot, tiba-tiba mendengar bunyi letupan senjata. (Foto: Ilustrasi)
Ruteng, Marjinnews.com - Nasip malang menimpa Ferdianus Taruk. Pemuda asal Curu kelurahan Karot kecamatan Langke Rembong, NTT itu menjadi korban penembakan oleh orang misterius di jalan raya Ruteng-Reo, tepatnya di Sondeng kelurahan Karot, Langke Rembong pada Selasa sekitar pukul 00.24 malam.

Menurut keterangan saksi, Inosensius Mantur yang berada di TKP pada saat kejadian mengatakan, pada saat itu mereka bersama korban nongkrong di Sondeng, kelurahan Karot tiba-tiba mendengar bunyi letupan senjata.

"Pada saat itu saya dan beberapa orang teman lainnya duduk dekat perapian, korban posisi berdiri, lalu tiba-tiba terdengar letupan senjata dan kemudian korban jatuh ke belakang." ujar Inosensius Mantur.

Lanjut Mantur, mendengar letupan senjata itu, teman yang lainnya berlarian, dan korban jatuh. Melihat korban jatuh dirinya kemudian mengangkat korban dan melarikannya ke RSUD Ruteng, jelas Mantur.

Sementara sepupu Korban Yos syukur, menjelaskan bahwa, dirinya mengetahui peristiwa tersebut ketika di hubungi oleh kakak korban via HP.

"Saya ditelpon pada jam 1.39 dinihari. Kakak korban menginformasikan kalau sepupu saya Ferdinandus taruk (24) diduga ditembak orang tidak di kenal. Kemudian saya langsung menuju ke RSUD Ruteng. Ketika tiba di Rumah Sakit,  ternyata Polisi sudah lebih dahulu berada di rumah sakit, bahkan Kapolres Manggarai sempat menjenguk Korban dan memberikan kekuatan kepada keluarga," tutur Syukur.

Mendengar kejadian itu Polisi kemudian langsung menuju ke TKP, dan pihak Keluarga korban menyerahkan semua kepada pihak Polres Manggarai untuk menangani kasus ini.

Harapan keluarga korban juga, semoga pihak Kepolisan Resort Manggarai bisa bekerja secara profesional dan cepat dengan segera menangkap pelaku.

Anehnya juga dari kejadian ini, ternyata pada saat kejadian, ada aparat kepolisian yang berada di TKP bersama-sama dengan korban.

Kasus ini sedang ditangani oleh pihak Polres Manggarai dan sedang dilakukan olah TKP.

Dari informasi yang diterima marjinnews.com, sampai saat ini peluru masih bersarang di kepala korban.

Korban direncanakan akan di rujuk ke Denpasar Bali. Namun, sementara masih menunggu kondisi korban membaik agar bisa diterbangkan ke Denpasar Bali untuk ditangani lebih lanjut.

Untuk diketahui, Fredianus Taruk, lahir di Karot (4/12/1992). Korban biasa dipanggail Fredi, alias Tuju. Saat ini dirinya tinggal bersama ibu dan bibinya bersama tiga saudaranya.

Fredi Tuju adalah anak kedua dari tiga bersudara, anak dari pernikahan Paulus Jemena (almarhum) dan Monika Munur.

Menurut pengakuan keluarga, Fredi dikenal sebagai anak yang rajin, humoris dan pekerja keras.

Semenjak ayahnya meninggal, Fredi bersama Ibunya yang merupakan seorang petani, kesehariannya bekerja mengurusi kebun yang ditinggal sang ayah untuk memenuhi kebutuhan hidup saudara-saudaranya.

Korban juga diketahui sering menjadi tenaga buruh harian maupun buruh kasar. Dimata para sahabatnya juga Fredi merupakan pribadi yang sopan dan humoris sehingga membuatnya disenangi banyak orang. (TH/MN)

Editor: Remigius Nahal