Rizieq Syihab Capres, Simak Fakta Bikin Sesak Dibalik Isu Tersebut
Cari Berita

Rizieq Syihab Capres, Simak Fakta Bikin Sesak Dibalik Isu Tersebut

26 March 2018

Hasil survei Median ini belum juga menggembirakan pihak Rizieq karena peringkat Rizieq hanya ada di nomor 18. dari 24 nama (Foto: Istimewa)
Feature, marjinnews.com - Isu pencalonan Habib Rizieq Syihab sebagai salah satu petarung dalam Pilpres tahun 2019 mendatang ibarat punuk merindukan bulan. Bagaimana tidak Rizieq yang beberapa waktu lalu sempat diusulkan maju cawapres oleh Partai NasDem apabila ada parpol ingin mengusungnya mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ternyata memiliki sesuatu yang tidak lebih baik jika berpatok pada beberapa survey di tanah air.

Partai NasDem sebelumnya menyatakan, bisa saja Habib Rizieq Syihab maju Pilpres jika ada parpol yang ingin mengusungnya. NasDem juga membayangkan jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto berduet dengan Rizieq.

"Saya kira aspirasi temen-temen dan masyarakat kita dengar dan serap, bahwa seruan Pak Habib agar partai berkoalisi itu kita serap. Karena beliau adalah ulama dan bagian dari masyarakat yang memang perlu kita dengar pendapatnya," kata Ketua DPP NasDem Effendy Choirie (Gus Choi), seperti dilansir detik.com beberapa hari lalu.

Jika berbicara elektabilitas Rizieq dibanding kandidat capres lainnya, ada dua lembaga survei yang pernah merekamnya, yaitu Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Media Survei Nasional (Median).

SMRC merilis survei yang mencantumkan nama Rizieq pada 2 November tahun lalu. Responden survei adalah masyarakat Jawa Barat, dengan jumlah sampel 820 responden. Metode yang digunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error 3,5 persen.

Hasilnya, Rizieq berada di urutan ke-8 dari 18 nama. Nomor satu ada Jokowi dengan 25,7 persen, diikuti Prabowo 22%, SBY dengan 1,3%. Rizieq sendiri mendapat 0,5% suara responden. Di urutan paling buncit ada Mahfud MD dengan 0,1% suara responden.

Selanjutnya, Median merilis survei yang mencantumkan nama Rizieq pada 22 Februari 2018. Dalam risetnya, Median menggunakan sampel 1.000 responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling sejak 1 sampai 9 Februari 2018. Margin of error kurang-lebih 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei Median ini belum juga menggembirakan pihak Rizieq karena peringkat Rizieq hanya ada di nomor 18. dari 24 nama.

Nomor satu ada Jokowi dengan raihan 35%, dikuti Prabowo dengan 21,2%, dan Gatot Nurmantyo 5,5%. Rizieq di urutan ke-18 mendapat 0,3%. Di urutan buncit ada Moeldoko dengan raihan 0,1%.

Meski demikian, Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif yang juga juru bicara FPI mengaku tengah memperjuangkan Habib Rizieq agar bisa maju capres dengan melobi melalui diskusi dan musyawarah bersama 4 partai politik yang "masuk" koalisi 212 beberapa waktu lalu.

A 212 mengaku bakal terus melobi empat parpol itu supaya setuju dengan pencapresan Rizieq. Mengingat menurut mereka waktunya belum habis karena pendaftaran capres-cawapres masih beberapa bulan lagi, yakni 4 Agustus nanti. 

Lalu bagaimana tanggapan 4 parpol yang dimaksud Slamet terkait optimismenya terhadap pencapresan Habib Rizieq?

Semua orang mengetahui bahwa Partai Gerindra sudah bulat bahwa Prabowo Subianto sebagai capres harga mati. Sementara PKS menilai Rizieq lebih tepat sebagai 'penjaga berkah' saja ketimbang maju sebagai capres. Sedangkan PAN menyerahkan penilaian kepada masyarakat. Adapun PBB bersikukuh menjagokan Yusril Ihza Mahendra. 

Dengan kata lain, tak ada satu dari empat parpol itu yang mendukung pencapresan Rizieq. (AA/MN)