Refleksi Paskah Seorang Mantan Aktivis

Dengan suara pelan dan ragu-ragu anak itu bertanya, "Tante, apa aku bisa kerja disini?" (Foto: Istimewa)
Ini kisah seorang aktivis 1998. Tampuk kekuasaan yang dia peroleh pasca tumbangnya Orde Baru yang korup dan diktator ternyata membuatnya sangat tersiksa, karena hampir sebagian waktu dalam hidupnya dihabiskan untuk partai politik dan menjaga popularitas di mata masyarakat.

Sebagai pejabat publik, image sebagai perempuan karier dan berpendidian tinggi membuatnya tertekan. Beberapa waktu lalu ia memilih berhenti berpolitik. Pada titik jenuhnya ia memilih menjadi pekerja paruh waktu, yang tidak banyak meminta banyak waktu maupun komitmen.

Suatu hari, pintu pagar rumah Ginny nama perempuan itu diketuk cukup keras. Ada seorang gadis kecil, kurus dan kusam. 

Melulu karena rasa keibuan yang besar, hati-hati sekali ia melongok keluar "ada apa Nak?"

Dengan suara pelan dan ragu-ragu anak itu bertanya, "Tante, apa aku bisa kerja disini?"

"Kerja, emang kamu bisa apa?" Ginny menjawab spontan.

Mengetahui ada tanggapan, si cilik semakin antusias, "kerja apa aja. Aku bisa siram kebun, belanja ke pasar, bantu tante di dapur, nyapu..."

Terdorong belas kasihan, Ginny mempekerjakan dia sebagai asisten pembantu. Walaupun ia beberapa kali diperingatkan oleh banyak kawan dan saudara, "awas loh, anak itu jangan-jangan suruhan gerombolan penipu yang akan merampok kamu".

Ima, si kecil itu ternyata cerdas dan rajin. Dari seminggu hingga sebulan, sampai enam bulan, Ginny merasa hidupnya kini terasa tak lengkap tanpa celotehan Ima. Anak itu bahkan mengajak Ginny datang ke perkampungan kumuh, tempat ibu dan saudara-saudaranya tinggal. 

Ima mengajari dia naik angkot ke pelosok-pelosok Surabaya tanpa takut. Matanya jadi terbuka pada sisi lain kehidupan kota Surabaya. Bahkan mulai bulan keenam, ia menawarkan diri jadi guru relawan untuk anak jalanan teman-teman Ima.

Ginny menemukan "anak-anak"nya di kampung kumuh itu. Sakit kepala tak pernah datang lagi. Ia kembali mengingat bagaimana perjuangannya dengan beberapa kawan sewaktu ia mahasiswa. Berjuang untuk mereka yang ia sebut tertindas. Bersuara atas mereka yang bagi dia terpinggirkan.

Ia merenung di pojok salah satu rumah kumuh tempatnya menemukan arti sebuah kebahagiaan. Arti sebuah perjuangan yang sesungguhnya.

Dengan berlahan ia membuka Mac Booknya ketika sampai di rumah. Banyak kawannya berfoto ria dengan dedaun palma di tangan mereka. Ia tersadar, aktivitasnya di perkampungan membuatnya lupa bahwa ia telah memasuki babak baru masa paskah, sebuah peringatan penting dalam ritual keagamaan yang dianutnya.

Ia tersungkur di depan patung Bunda Maria di sudut kamarnya. Air matanya mengalir deras. Ibarat bulir-bulir rosario yang berjatuhan ke lantai ubin rumahnya nan mengkilap ala Maxim Gorki dalam novel Ibunda yang diterjemahkan Pram itu.

Ia termangu menyebut nama Allah Tuhan-nya. Ia mulai mengingat kesalahan-kesalahannya selama ini. Menjilat keringat bahkan ideologi yang dianutnya semasa menjadi aktivis dahulu. Politik praktis membuatnya seolah buta. Buta segala macam hal. Ia lelah, ia hendak bertobat.

Tanpa sengaja ia merangkak ke arah tumpukan buku di lemari. Ia membuka Madilog, sambil mengingat Ima ia menulis singkat "Kalau hidup anda adalah kertas putih, seberharga apa kertas itu tergantung pada apa yang anda tulis di atasnya".

Dalam lelap ia menyempatkan diri merenungkan makna sebuah ungkapan Dalai Lama, "Happiness is not something ready made. It comes from your actions".

Oleh: Andi Andur

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,109,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,144,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,537,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,200,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1031,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,45,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Refleksi Paskah Seorang Mantan Aktivis
Refleksi Paskah Seorang Mantan Aktivis
https://4.bp.blogspot.com/-ESy8L3Sn7is/Wrfg7jane0I/AAAAAAAADRU/rHRwPEFQEJ8B4lVpN_MiES7rbbV0U5AXQCLcBGAs/s320/Mantan%2BAktivis.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ESy8L3Sn7is/Wrfg7jane0I/AAAAAAAADRU/rHRwPEFQEJ8B4lVpN_MiES7rbbV0U5AXQCLcBGAs/s72-c/Mantan%2BAktivis.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/03/refleksi-paskah-seorang-mantan-aktivis.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/refleksi-paskah-seorang-mantan-aktivis.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy