PRIMAKER Gelar Pemilihan Ketua Baru
Cari Berita

PRIMAKER Gelar Pemilihan Ketua Baru

MARJIN NEWS
25 March 2018

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota aktif PRIMAKER beserta dosen STIKIP Valens Suhardi dan Ansi Jehata selaku moderator PRIMAKER. Dalam pemilihan ini juga, anggota PRIMAKER disemangati oleh arahan –arahan dari mantan ketua beserta kedua moderator. (Foto: Ira)
Ruteng, Marjinnews.com - Perhimpunan mahasiswa kecamatan Ruteng (PRIMAKER) mengadakan pemilihan ketua. Surni asu’e terpilih secara aklamasi sebagai ketua, melalui forum musyarawarah umum yang diikuti semua anggota PRIMAKER. Surni Asu’e terpilih menggantikan saudara Oskar Jong, pada sabtu (24/03/2018) di ruang Chomsky 02 STKIP St. Paulus Ruteng.

Pemilihan ini merupakan komitmen dari setiap anggota untuk menghidupkan kembali PRIMAKER yang sejak tahun 2015 vakum.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota aktif PRIMAKER beserta dosen STIKIP Valens Suhardi dan Ansi Jehata selaku moderator PRIMAKER. Dalam pemilihan ini juga, anggota PRIMAKER disemangati oleh arahan –arahan dari mantan ketua beserta kedua moderator.Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ito Ndasung, selaku pemimpin rapat.

Dalam sambutan perdana sebagai ketua PRIMAKER, Surni Asu’e menegaskan bahwa anggota harus berpartisipasi aktif dalam membangun PRIMAKER dalam satu kedepan.

“Suksesnya sebuah organisasi tidak terletak pada punggung ketuanya,tetapi keterlibatan aktif dari semua anggota,” ujaranya

Sementara itu Ansi Jehata menegaskan tiga hal yang harus dimiliki oleh PRIMAKER diantaranya Program kerja, disiplin, dan pelaksanaan. Dia bermaksud untuk ada kejelasan dalam program kerja, karena kepengurusan sebelumnya banyak program kerja yang dirancang tetapi tidak dilaksanakan.

Valens Jehata, juga menyamapaikan kepada semua anggota PRIMAKER untuk sama- sama bekerja dalam membangun organisasi dalam satu tahun kedepan, Ia juga menyampaikan untuk lebih aktif dalam membangun PRIMAKER.

“Saya menyampaikan terima kasih atas inisiatif dari teman-teman untuk membangun kembali PRIMAKER Yang sudah lama mati suri," tukasnya. (RN/MN Ira Irmawati)