Penjelasan Kades Compang Wesang Terkait Tudingan Mantan Bendahara Desa yang Undur Diri

Berhubung tudingan-tudingan tersebut sudah dikonsumsi publik, saya perlu mengklarifikasinya di sini. (Foto: Istimewa)
Borong, Marjinnews.com - Polemik antara Bendahara Desa dengan Kades Compang Wesang yang berujung pada pengunduran diri Bertolomeus Tavano yang menjabat sebagai Bendahara Desa Compang Wesang, akhirnya pihak Marjinnews.com berhasil mengkonfirmasi langsung ke Kepala Desa Compang Wesang pada hari ini Jumaat (16/3) terkait kisruh yang terjadi diantara keduanya.

Berikut adalah Penjelasan Kades Compang Wesang Terkait Tudingan Mantan Bendahara Desa Compang Wesang, Bertolomeus Tovano.

Saya, Kades Compang Wesang atas Nama Yulius Lesing, menyampaikan bahwa, tudingan yang disampaikan oleh Sdr Bertolemeus Tavano, mantan bendahara di desa saya, seperti dilansir media marjinnews.com pada Kamis, 15 Maret 2018 sangatlah serius dan saya menyayangkan bahwa berita itu dipublikasi tanpa terlebih dahulu meminta klarifikasi kepada saya.

Berhubung tudingan-tudingan tersebut sudah dikonsumsi publik, saya perlu mengklarifikasinya di sini. 

Silahkan juga rekan-rekan wartawan meminta informasi lain dari warga desa saya atau pihak terkait lainnya.

Terkait tudingan bahwa saya otoriter dan hanya bekerja sendiri, itu tidaklah berdasar.

Sejak awal memimpin desa, terhitung April 2017, komitmen saya adalah warga desa dilibatkan dalam semua urusan terkait desa, termasuk penggunaan anggaran, sebagaimana yang dimandatkan oleh undang-undang, juga selalu ditekankan oleh pihak pemerintah di atas saya, termasuk camat dan pejabat di instansi terkait di kabupaten, juga oleh pendamping desa. Dan, notulensi serta berita acara rapat di desa minimal menjadi bukti implementasi komitmen itu.

Seharusnya Sdr Bertolomeus paham soal itu, mengingat saudara juga ikut terlibat dalam rapat-rapat itu.

Terkait perannya, di mana ia menyebut tidak difungsikan, tidaklah demikian. Memang benar bahwa dalam beberapa kali transaksi atau pengeluaran uang dari kas desa, misalnya untuk pembayaran proyek sesuai RAB per item, Sdr Bertolomeus tidak ada.

Tapi, itu bukan karena sengaja. Ia dihubungi via teleponnya saat dibutuhkan, tetapi ia tidak datang. Saya beberapa kali menegurnya soal ini.

Anda bisa mengecek hal ini juga ke sekertaris desa, yang selalu hadir dalam proses transaksi itu, selain saya sendiri. Kami kemudian memberitahu Sdr Bertolomeus soal pengeluaran uang itu dan menyerahkan kuitansi untuk dia tandatangani.

Dana desa yang dicairkan dari bank juga hanya bertahan beberapa malam di tempat kami, karena kemudian langsung dicairkan.

Perlu saya informasikan pula bahwa sejak awal, ia mengatakan kepada saya agar lebih baik uang tunai tidak diamankan di tempatnya, mengingat ia masih anak muda dan takut terjadi kehilangan. Karena itu, berangkasnya kemudian ditempatkan di rumah kami.

Uang biasanya tidak bertahan lama, karena selalu cepat dicairkan. Saya tentu merasa perlu mengontrol ketat arus kas di desa, karena sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, pemegang kuasa tertinggi anggaran di desa adalah kepala desa. Dalam hal ini, koordinasi dengan bendahara masuk dalam tugas koordinatif.

Lebih dari itu, kades adalah pemegang kuasa anggaran desa.

Terkait pelaksanaan proyek-proyek di Desa Compang Wesang, sangat tidak masuk di akal jika itu disebut hanya dikerjakan oleh kepala desa. Sejak awal, Sdr Bertolomeus juga tahu, ada tim yang dibentuk untuk membantu secara teknis pelaksanaan proyek-proyek, yaitu Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) di mana mereka ini ada di bawah koordinasi kaur pembangunan. Bisa dicek ke warga desa, merekalah yang membantu mengurus proyek-proyek itu.

Untuk tahun 2017, ada dua proyek besar di desa kami, yakni pembangunan drainase dan telford di Dusun Golo Ara. Siapa yang kerja? Warga desa sendiri. Selama proses pengerjaan, saya juga selalu ikut terlibat mengontrol di lapangan. Untuk di Wesang, yang dikerjakan adalah pembukaan akses jalan menuju salah satu dusun yang selama ini terisolasi, yaitu Dusun Geleng.

Sesuai dengan kesepakatan, dengan mempertimbangkan medan yang sulit, dipakailah alat berat. Itu bukan keputusan sepihak, tetapi dimusyawarah di tingkat desa.
Tudingan berikut, terkait memakan uang siltap perangkat, yang disebutnya setiap bulan, juga sangat serius. Masa saya bisa seenaknya seperti itu?

Jika yang dimaksud dengan pemotongan itu adalah terkait masalah uang pribadi keluarga saya yang dipinjam saat ada perangkat yang memiliki kebutuhan mendesak, termasuk Sdr Bertolomeus sendiri, semestinya ia paham, hal yang sebenarnya tidak terlalu sopan untuk saya sampaikan di sini. 

Tapi, saya mau tidak mau membukanya, demi menghindari fitnah terhadap saya. Sdr Bertolomeus sendiri, jika jujur, sejatinya tahu bahwa ada tanggung jawab untuk mengembalikan apa yang sudah dipinjam, dengan alasan kebutuhan mendesak, termasuk dari anak saya, yang sampai sekarang pun belum ia penuhi, juga tunggakan di kios yang tidak juga dibayar. 

Beberapa kali gaji saudara memang saya potong, untuk uang yang saudara pinjam langsung ke saya, karena saat meminjam mengatakan, ‘Ta kraeng tua, maram eme tiba gaji cepisa, potong nitu kat lite.’ (kalau terima gaji, potong saja nanti). Bagi saya, saling membantu adalah kewajiban moral, dan itu menjadi bagian dari praktek hidup saya sejak dahulu, jauh sebelum menjadi kades.

Jika yang dimaksud oleh Sdr Bertolomeus dalam berita itu adalah terkait masalah siltap untuk bulan April 2017, sebagaimana yang juga pernah disampaikannya pada kesempatan lain, perlu saya informasikan bahwa SK para perangkat desa, sesuai rekomendasi camat adalah berlaku sejak Mei 2017.

Hanya saya yang praktis bertugas sejak April, sesuai SK. Jadi, siltap untuk mereka, termasuk untuk Sdr Bertolomeus diterima mulai Mei.

Terkait dengan yang disebut dalam berita itu “SPP setiap bulan tidak dikasih”, kami tidak tahu maksudnya apa. Kecuali kalau yang dimaksud adalah terkait SPDP, surat perintah perjalanan dinas. Tudingan Sdr Bertolomeus juga tidak berdasar.

Bukti kuitansi penerimaan uang perjalanan dinas ada pada kami, yang siap kami konfrontasikan.

Saya tidak tahu, apa yang diinginkan oleh Sdr Bertolomeus dengan adanya tudingan-tudingannya.

Yang jelas, tudingan muncul setelah ia mengundurkan diri dari posisinya. Dalam pembicaraan saat menyerahkan surat pengunduran diri itu, ia mengatakan kepada saya, ia tidak mampu menjalankan tugasnya dan banyak yang belum bisa ia pahami terkait tanggung jawabnya.

Dan, saya menghargai pilihannya saat itu, mengingat banyak juga tugasnya yang terbengkelai.

Pasca keputusannya diketahui banyak warga, dari pihak keluarganya ada yang melakukan pendekatan kepada saya, yang mengaku dimintai oleh Sdr Bertolomeus untuk membatalkan surat pengunduran dirinya atau memberi ia posisi baru sebagai staf di desa. Mereka bertamu di rumah saya.

Saya menghargai itu, tetapi meminta agar ia sendiri harus hadir, karena dialah yang akan bekerja. Namun, ia tidak hadir dan saya mendapati informasi, ia mengatakan, “ite (keluargannya) saja yang omong.

” Sdr Bertolomeus pun pernah menghubungi pejabat di dinas di kabupaten dan meminta bantuan untuk berbicara kepada saya agar memberinya kesempatan untuk menjadi staf lagi. Namun, saya lagi-lagi menegaskan, tidak bisa seenaknya saja. Ada tahap yang mesti dilalui.

Tudingan Sdr Bertolomeus juga makin deras setelah saya mengangkat penggantinya, Sdr Aleks Kombak sebagai bendahara yang baru.

Saya mendapat informasi bukti chat Sdr Bertolomeus yang juga mempersoalkan pengangkatan itu, berhubung Sdr Aleks dianggap tidak berdomisili di kampung Wesang dan lebih banyak tinggal di luar desa.

Masalah ini sudah saya bicarakan dengan Camat Poco Ranaka dan beliau kemudian menerbitkan rekomendasi, yang menyetujui pengangkatan Sdr Alex, yang memang warga asli desa. 

Keluarga besar Aleks sempat melapor kepada saya soal pernyataan Sdr Bertolomeus yang disampaikan lewat WA ke seseorang yang mereka anggap menghina mereka.

Namun saya meminta agar masalah itu diselesaikan oleh dusun dan mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan.

Hingga kini, saya tidak tahu persis, apa yang diinginkan oleh Sdr Bertolomeus dengan tudingan-tudingannya, karena upaya untuk meminta klarifikasinya tidak direspon. Seketaris desa kami, yang juga paman kandungnya tidak berhasil mengajakannya bicara baik-baik.

Tapi, pesannya yang yang ia kirimkan ke salah satu rekannya mungkin bisa menjawab hal itu, di mana katanya, ia menargetkan untuk mempermalukan keluarga saya, termasuk anak-anak saya. Katanya, ia akan membuat heboh di media sosial.

Jika itu yang ingin disasar, pikirkan baik-baik, karena semua yang saudara pernah sampaikan bisa jadi akan menjeratmu di kemudian hari. 

Kalaupun saudara menganggap saya sudah melakukan pelanggaran dan punya bukti soal itu, silahkan lapor ke pihak berwewenang. Prinsipnya, saya siap dievaluasi, tapi tentu saja tidak dengan seenaknya melempar tudingan.

Saya sudah pernah menjabat kepala desa sebelumnya, di Desa Golo Lobos, desa induk yang mencakup kampung Lame dan Pelus, sebelum Desa Compang Wesang mekar.

Tugasnya yang saya jalani sampai akhir, tanpa ada masalah. Tekad saya untuk maju lagi dalam Pilkades Compang Wesang tahun lalu, karena ikut didorong oleh warga dan syukur dari lima kandidat, saya yang diberi kepercayaan.

Saat ini, saya memilih untuk banyak mengerti terkait pernyataan saudara yang disampaikan lewat beragam cara. Saya lebih memilih fokus untuk memikirkan memanfaatkan mandat sebagai kades ini demi kemajuan desa kita.

Untuk rekan-rekan wartawan, untuk berita-berita yang berisi tudingan, apalagi dengan menyebut langsung nama seseorang, semestinya perlu berupaya mendapat konfirmasi terlebih dahulu, sebagaimana menjadi tuntutan koe etik, sebelum mempublikasi berita, agar yang kemudian terjadi tidak merupakan tudingan liar. (RN/MN)

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,162,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,182,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,570,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,37,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,278,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,117,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,62,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,291,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,257,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,416,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1136,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,37,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,68,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Penjelasan Kades Compang Wesang Terkait Tudingan Mantan Bendahara Desa yang Undur Diri
Penjelasan Kades Compang Wesang Terkait Tudingan Mantan Bendahara Desa yang Undur Diri
https://2.bp.blogspot.com/-lgleFYI3YAs/Wqtym6VzcRI/AAAAAAAACoQ/bT-PznFtpWY_k3wtQKomOekFiw-4xx-uQCLcBGAs/s320/20180316_152937.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-lgleFYI3YAs/Wqtym6VzcRI/AAAAAAAACoQ/bT-PznFtpWY_k3wtQKomOekFiw-4xx-uQCLcBGAs/s72-c/20180316_152937.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/penjelasan-kades-compang-wesang-terkait.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/penjelasan-kades-compang-wesang-terkait.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close