Pemuda Perkit Akan Menggugat Gubernur Kepri
Cari Berita

Pemuda Perkit Akan Menggugat Gubernur Kepri

5 March 2018

Pemuda Perkit Batam menghimbau Gubernur Kepri jangan gegabah untuk memberikan SK kepada ketujuh nama hasil revisi DPRD Kepri diantaranya Ahmadi, James F Papilaya, Mukhamad Rafik, Hengky Mohari, Sahat Saragi, Suherminta, Tito Suwarno tegas Abdurrahman. (Foto: JP)
Batam, Marjinnews.com - Berdasarkan hasil fit and proper tes yang telah dilewati oleh kandidat calon KPID-Kepri (Komisi Penyiaran dan Informasi Daerah Kepri) menghasilkan sembilan nama diantaranya Muhith, Ahmadi, James F Papilaya, Mukhamad Rafik, Mahyudin, Hengky Mohari, Sahat Saragi, Suherminta, Tito Suwarno.

Sembilan nama kandidat calon KPID-Kepri tersebut diajukan oleh DPRD Kepri ke Gubernur Kepri berdasarkan ranking yang diraih atas hasil fit and proper tes di komisi 3 DPRD Kepri diantaranya Muhith, Ahmadi, James F Papilaya, Mukhamad Rafik, Mahyudin, Hengky Mohari, Sahat Saragi, Suherminta, Tito Suwarno.

Setelah sembilan nama kandidat calon KPID-Kepri sampai kepada Gubernur Kepri maka Nurdin Basirun meminta untuk memangkas dua orang calon kandidat karena KPID-Kepri hanya membutuhkan tujuh orang kandidat akan menjabat sebagai KPID-Kepri.

Berkas sembilan nama kandidat calon KPID-Kepri dikembalikan oleh Nurdin Basirun kepada DPRD Kepri untuk melakukan pemangkasan dari kesembilan nama yang awalnya diajukan kepada Gubernur Kepri ungkap Abdurrahman sekretaris  Pemuda Perkit Batam saat ditemuin dalam acara Mubes PK-NTT di hotel Golden View Batam.

Setelah mengalami proses revisi di DPRD Kepri dan diajukan kembali kepada Gubernur Kepri malah nama Muhith yang merupakan kandidat calon dengan ranking pertama dan Mahyudin merupakan ranking kelima tidak masuk dalam tujuh nama calon kandidat KPID-Kepri ungkap Abdurrahman.

Kedua nama yaitu Suherminta dan Tito Suwarno masuk dalam tujuh nama kandidat calon KPID-Kepri yang diajukan DPRD Kepri kepada Gubernur Kepri tegas sekretaris Pemuda Perkit Batam.

Pemuda Perkit Batam menghimbau Gubernur Kepri jangan gegabah untuk memberikan SK kepada ketujuh nama hasil revisi DPRD Kepri diantaranya Ahmadi, James F Papilaya, Mukhamad Rafik, Hengky Mohari, Sahat Saragi, Suherminta, Tito Suwarno tegas Abdurrahman.

Seandainya Gubernur Kepri melakukan kecerobohan tersebut maka Pemuda Perkit Batam akan siap menempuh jalur hukum dengan cara menggugat melalui (Pengadilan Tata-Usaha Negara) PTUN papar Abdurrahman.

Sudah terlihat jelas kesalahan tersebut tidak boleh ditolerir, karena perbuatan tersebut merupakan bukti bahwa telah terjadi pembohongan publik dan merupakan pelanggaran hukum tutup Abdurrahman.(Jony Pandiangan)