Pastor Kapelan St. Yusuf Benteng Jawa Terlibat Langsung Membangun Gereja Stasi Necak
Cari Berita

Pastor Kapelan St. Yusuf Benteng Jawa Terlibat Langsung Membangun Gereja Stasi Necak

15 March 2018

Umat dari stasi Necak yang tergabung di dalam Forum Peduli Pembagunan Gereja Stasi Necak (FP2GSN), dan juga Pastor Kapelan Paroki St. Yusup Benteng jawa Romo Agustinus Ganggung Pr. turut serta berpartisipasi dalam pengerjaan Gereja ini. (Foto: OS)
Borong, Marjinnews.com - Pembangunan Gereja Stasi Necak Benteng Jawa, Kecamatan Lambaleda, Manggarai Timur, sudah mulai dilakukan, pada hari ini Kamis (15/03).

Umat Stasi Necak yang tergabung di dalam Forum Peduli Pembagunan Gereja Stasi Necak (FP2GSN), dan juga Pastor Kapelan Paroki St. Yusup Benteng jawa Romo Agustinus Ganggung Pr. turut serta berpartisipasi dalam pengerjaan Gereja ini.

Tahap awal dari pembagunanbgereja ini dimulai dengan pembuatan fondasi. Tampak terlihat semangat yang begitu luar biasa dari umat stasi Necak di dalam ikut membangun gereja ini. Demikian kata Romo Agustinus Ganggung Pr. kepada Marjinnews.com Kamis malam.

Romo Agustinus menjelaskan, pihak paroki, sangat mengapresiasi dari pembangunan gereja ini. Melihat semangat yang luar biasa dari umat, ini merupakan motivasi dan niat yang tulus.

"Dengan antusias dan semangat yang tinggi ini, saya yakin donatur akan turut memberi dukungan demi tercapainya pembangunan gereja ini. Ujarnya.

Romo Agustinus menambahkan, gagasan Forum Peduli Pembangunan Stasi Necak (FPPSN) boleh terbilang sungguh luar biasa dalam menginisiatif pembangunan gereja-nya sendiri.

Sementara itu, Ketua Stasi Necak, Agustinus Jelahu juga ikut mengapresiasi atas antusias dari umat Stasi Necak

"Mereka sungguh semangat dalam pengerjaan pembagunan gereja ini," ujar Jelahu.

Tokoh masyarakat Stasi Necak, Marselinus Sintus juga berharap, kiranya kekompakan dalam membangun gereja ini terus berlanjut dan tidak akan pudar demi hasil yang baik.

Selain itu, Agustinus Aser yang merupakan salah satu Anggota FP2GSN menginginkan agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

"Harapan saya sekiranya pembangunan ini bisa berhasil, karena gereja sebagai tempat pelayanan untuk umat sendiri. Kami tidak akan berjalan sendiri, berkat kerjasama seluruh umat yang sungguh luar biasa. Semoga umat tetap terjaga, sehingga nantinya kegiatan pembangunan ini bisa berhasil, pungkas Aser.

Dari informasi yang kami terima, pekerja yang ikut bekerja hari ini terdiri dari Tujuh (7) kelompok umat basis (kbg) yang ada di Stasi Necak. (OS/RN/MN)