Mahasiswa asal Manggarai Mengaku Bangga Mengenakan Pakaian Adat Manggarai
Cari Berita

Mahasiswa asal Manggarai Mengaku Bangga Mengenakan Pakaian Adat Manggarai

5 March 2018

Dengan penuh antusias semua mahasiswa Wijaya putra menyaksikan konser paduan suara tersebut. (Foto: OS)
Surabaya, Marjinnews.com-Dalam rangka memperingati diesnatalis kampus unversitas Wijaya Putra Surabaya yang ke-37 tahun, unit kegiatan mahasiswa (UKM) paduan suara mahasiswa (PSM) menggelar Lomba paduan suara dengan tema "Golden voice competition" yang di laksanakan di depan wall climbing kampus I Universitas Wijaya Putra Surabaya, pada Sabtu (3/3).

Dengan penuh antusias semua mahasiswa Wijaya putra menyaksikan konser paduan suara tersebut.

Dari sekian banyak peserta yang tampil pada acara tersebut,
Lusius Harapan Kanar, yang mewakali team paduan suara asal "Himada choir" (Himpunan Mahasiswa kampus dua).

Kepada marjinnews.com, Kanar mengaku bangga bisa terpilih menjadi pemimpin paduan suara ini.

Selain itu Kanar juga mengaku bangga bisa menampilkan diri mengunakan kostum adat Manggarai.

"inilah kesempatan istimewa dalam diri saya, selain bisa memimpin team, saya bangga bisa mengenakan kostum ini, disinilah letak jati diri seorang mahasiswa Manggarai yang merantau dari Manggarai" kata Kanar.

Saya juga ingin menjukan kepada semua orang termasuk kepada budaya lain bahwa inilah kebanggaan suatu kebanggaan kami ,kami hadir untuk menujukan budaya kami, itu artinya budaya kami mampu untuk bersaing di era sekarang ini, tutup Kanar.

Sedangkan menurut Rany Renzindia, koordinator dari team Himada choir mengungkapan alasan tertarik dalam kegiatan ini,"salain memeriahkan HUT kampus, Renzindia ingin mengembangkan bakat dalam bidang tarik suara.

"Kami ingin membuktikan, bahwa kami juga memiliki potensi dalam bidang vocal, walaupun kami tidak memiliki UKM tersebut (paduan suara), dan yang paling penting kami ingin membangkitkan semangat mahasiswa kampus 2 (dua) untuk menyalurkan bakat dan minatnya, tutup Renzindia.(OS/MN)