$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Magdalena dan Sang Pujangga yang Pindah Agama

Hanya debu aku Tuhan.
Tidak begitu bernilai dimataMu
Adakah harapan untukku bisa kembali pulang? (Foto: Ilustrasi)
Matahari sudah kembali ke peraduan, bulir-bulir  air hujan berlahan berjatuhan membasahi paving halaman yang tidak terlalu luas. Keengganan sang daun yang menolak bungkam dengan kesejukan itu nyata terlihat dengan gerakannya hampir seperti tertiup angin. Paduan suara ria memekikkan senandung pujian datang dari genangan air yang enggan surut. Nada-nada sumbang jangkrik bersafari dengan suara besar sang kodok.

Alunan senandung Adzan Maghrib dari Surau yang di jaga Kiai Hasyim mengelus sore menuju malam. Teriakan tukang parkir menjadi penyempurna suasana syahdu menutup cerita hari ini. Tetapi tidak bagi penjaja makan malam dan pemburu kenikmatan jasmani di lorong-lorong kehidupan yang penuh dengan desahan kenikmatan. Sebuah ciuman dan kehangatan lelaki hidung belang pun menjadi sebuah dambaan yang selalu di nanti setiap penjelajah malam kota.

Semakin lama beradu kasih, semakin banyak rupiah berserakan jatuh dari celana dengan resleting yang sudah terbuka. Highhills yang mengkilap pun kembali menjadi sampah tak berguna bersama kutang dengan berbagai aneka warna, merk dan ukuran.

Begitulah malam bergulir dengan cepat seperti waktu yang tidak kenal ampun menyiksa manusia untuk selalu berpacu. Setiap detik detaknya selalu berguna meski terkadang menysahkan.

****
"Selamat Paskah Tuhan, aku mencintaiMu dengan setulus hatiku".

Hanya itu yang bisa dia ucapkan sembil menyembunyikan kepalanya di balik kedua tangan yang tersimpuh lesu di atas meja kerja. Lantunan lagu rindu Koes Plus menemani dukanya. Dimana-mana kertas berserakan tidak beraturan, tisu-tisu putih berlembab menjadi penghias kursi berlapis kain satin pemberian seorang kawan beberapa waktu lalu.

Hanya debu aku Tuhan.
Tidak begitu bernilai dimataMu
Adakah harapan untukku bisa kembali pulang?

Tulisnya dalam sebuah kertas yang belum sepenuhnya tercetak. Ia menoleh ke arah jendela tempat berjuta angin dengan semilirnya nan mesra menghibur kegundahan hatinya. Tidak seorang pun nyata terlihat, selain lambaian daun pepaya yang mengejeknya manja.

Berjuta kali aku mencoba mengerti,
Berjuta kali aku mencoba memahami,
Berjuta kali pula aku tidak mengerti,
Berjuta kali juga aku tidak memahami,

Bisiknya sambil meraih sebuah buku tebal bertuliskan Alkitab pada sampul luarnya.

****
Cukup sudah kita bertengkar soal waktu, berkelahi soal engkau dan aku di masa lalu. Mungkin ini berat, mungkin juga sebuah tantangan yang besar untuk wanita jalang sepertimu. Untuk apa engkau bertato salib di pangkal pahamu yang hina? untuk apa pula engkau menodainya dengan sumpah serapah dari balik desahan kenikmatan setiap lendir yang menetes dari pangkal lidahmu? Bukannya sok suci atau mencoba menggurui, harusnya engkau paham maksudku Magdalena.

"Lalu apa pedulimu terhadapku?" Berontak wanita itu dengan terengah-engah membakar rokoknya lalu meniup asapnya ke arah dinding bergambarkan seorang anak tukang kayu bernama Yesus yang tengah berdoa kepada Bapa-Nya di Taman Getsemani.

"Dia berdoa untukku. Dia melihat penderitaanku. Tidak kah engkau mempercayai itu? tidak kah engkau membaca buku ini" Gertaknya sambil menunjuk sebuah buku tebal dari lemari rias yang penuh wewangian bermerk luar negeri.

"Tenangkan hatimu, aku tidak bermaksud demikian. Itu semata karena aku sangat mencintaimu Magdalena" Bisiknya sambil memeluk wanita berbibir merah ranum dengan erat. Mereka kembali bergulat dalam kenikmatan, berselancar dalam kehangatan semu, di hadapan Tuhan yang tersimpuh lesu menghadap Bapa-Nya dalam kegundahan.

****
Kado Paskah untuk Tuhan
Bukan barang mewah yang di bawa dengan kereta kencana
Bukan upeti berisikan emas dan berlian
Apalagi hati dengan ketulusan tanpa setia mencintai
Kado Paskah untuk Tuhan
Bukan euforia pujian dalam setiap sesi Pilkada
Bukan sketsa wajah dari pelukis terkenal sekelas Leonardo
Apalagi sajak-sajak kemunafikan atas sebuah kebijaksanaan
Kado Paskah untuk Tuhan
Bukan kemewahan dan gemerlap lampu temaram
Bukan kenikmatan jasmaniah yang terpuaskan semu
Apalagi desahan kenimkatan ciuman dalam setiap cumbuan
Kado Paskah untuk Tuhan
Hanya sebuah penyesalan akan segala kesalahan
Hanya kerendahan hati untuk tidak lagi menyakiti
Magda, ijinkan aku bersimpuh di hadapanmu...
Mencium kakimu lalu melepas kerinduan hati yang tidak terbendung ini

Sajak Paskah terakhir sang Pujangga untuk Tuhan

"Mas, sholat dulu yuk. Kasihan bapak sama ibu sudah menunggu", suara merdu dari balik pintu menyadarkannya dari lamunan. Dengan tergesa-gesa ia mengembalikan buku tebal bertuliskan Alkitab itu ke tumpukan paling bawah jurnal-jurnal ilmiah sang pujangga.

Senyuman manja gadis cantik berhijab menyapanya manja, merangkul lengannya ke atas sajadah lalu berdoa merayakan Paskah bersama sang pujangga yang tengah gundah gulana.

"Man jadda wa jadda", menjadi pengantar tidur lelapnya dalam pelukan, bersua hingga hanya tersisa alunan napas merambat pelan di setiap darah Tuhan di kayu salin yang dia temukan dalam mimpi indahnya malam itu.

***
Selepas terengah-engah dalam bayangan, dia kini sadar bahwa ia tidak lagi bersama Magdalena. Tidak ada lagi derai tawa dari balik dentuman musik pengantar raga berjoget ria di lantai dansa. Tidak ada lagi ia mempersoalkan salib di pangkal paha. Kini hanya tersisa rindu dan peluh menusuk kalbu yang berujung ke peraduan Aisyah, gadis berhijab pengagum sajak sang pujangga.

"Akan kugantung salibku pada tasbihmu", sajaknya gombal mencoba merengkuh bunga dari punuk sang unta. Aisyah mengangguk lalu berbisik, "Jangan pernah mempersalahkan cinta jika engkau pengagum rasa. Magdalena itu wanita yang luar biasa, diam-diam aku mengaguminya".

Oleh: Andi Andur

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Magdalena dan Sang Pujangga yang Pindah Agama
Magdalena dan Sang Pujangga yang Pindah Agama
https://2.bp.blogspot.com/-SUATCiJhMFw/WqgCLt9PSRI/AAAAAAAACkw/xo1g20Eo7hwHHb0rRnAArAdSoc0WWHHcQCLcBGAs/s320/20180314_005247.png
https://2.bp.blogspot.com/-SUATCiJhMFw/WqgCLt9PSRI/AAAAAAAACkw/xo1g20Eo7hwHHb0rRnAArAdSoc0WWHHcQCLcBGAs/s72-c/20180314_005247.png
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/magdalena-dan-sang-pujangga-yang-pindah.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/magdalena-dan-sang-pujangga-yang-pindah.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close