$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

LMND Komisariat UIT Makassar Mengecam Penggusuran Ruman Warga di Tanjung Sari, Sulteng

Selain menolak UU MD3, LMND melalui suratnya yang ditandatangani oleh Said Ahmad dan Aida Arabiti mengecam aksi penggusuran rumah warga di Tanjung Sari, Sulewesi Tengah yang dinilai mengangkangi UUD 1945. (Foto: RN)

Makassar, marjinnews.com - Aksi menolak UU MD3 kembali terjadi. Kali ini datang dari LMND Komisariat Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar.

Selain menolak UU MD3, LMND melalui suratnya yang ditandatangani oleh Said Ahmad dan Aida Harabiti mengecam aksi penggusuran rumah warga di Tanjung Sari, Sulewesi Tengah yang dinilai mengangkangi UUD 1945.

Berikut rilis penolakkan LMND UIT yang dikirim ke marjinnews.com pada Sabtu, 24 Maret 2018.

Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) dalam Pasal 122 huruf K, 74 UU MD3 disebutkan DPR bisa mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.

Pasal ini membuat DPR maupun anggotanya bisa bertindak otoriter kepada orang lain. Karena pasal tersebut, tidak menjelaskan secara konkrit. Pasal ini juga mengancam demokrasi Indonesia artinya, masyarakat dan media yang menyampaiakn pendapat secara lisan maupun tertulis terkait kebijakan DPR yang sewenang-wenang, bisa dianggap merendahkan kehormatan DPR di depan publik.

Karena UU MD3 bersifat multitafsir yang bertentangan dengan UUD 1945 pasal 28. Pasal 84 dan 15 Tentang Komposisi Pimpinan DPR dan MPR, pasal ini lebih punya kontroversi politik karena kursi pimpinan DPR yang semula satu ketua dan empat wakil, menjadi satu ketua dan lima wakil.
Pasal tersebut menurut kami, dapat mengancam keuangan negara.

Tidak hanya UU MD3 tetapi adapun Amandemen UUD 1945 dan RUU KHUP yang berpotensi mengarahkan bangsa Indonesia pada sistem orba. RUU KHUP tidak jauh beda dengan UU MD3, karena dari dua UU tersebut membawa Indonesia jauh dari cita-cita para pendahulu kita.

Dalam RUU KHUP pada Pasal 134, Pasal 136 bisa, Pasal 137 KUHPidana bisa menimbulkan ketidakpastian hukum (rechtsonzekerheid) karena amat rentan pada tafsir apakah suatu protes, pernyataan pendapat atau pikiran Berupa kritik atau penghinaan terhadap Presiden dan/atau Wapres.

Ketiga pasal tersebut berpeluang pula menghambat hak atas kebebasan menyatakan pikiran lewat lisan, tulisan, dan ekspresi sikap tatkala ketiga pasal. Menurut kami, sangat kontradiksi dengan UUD 1945 pasal 28 yang berbunyi “setiap warga negara berhak menyatakan pendapat secara lisan maupun tulisan di depan publik”.

Apalagi Amandemen UUD 1945 yang saat ini menurut kami akan terjadi perubahan sistem politik Indonesia. Karena dalam amandemen Undang-Undang ternyata memiliki dasar untuk kepentingan asing dan juga akan mengarahkan sistem presidensil berubah menjadi sistem parlementer. 

Sehingga kekuasaan tertinggi, tidak lagi berada di eksekutif melainkan berada dalam kekuasaan legilsatif (MPR). Dan presiden tidak lagi dipilih oleh rakyat, tetapi dipilih langsung oleh MPR.

Masalah yang menimpa masyarakat Tanjung Sari Kabupaten Luwuk Banggai Sulawesi Tengah. Objek tanah yang dipersengkatan oleh kedua belah pihak itu tidak lebih dari 600 meter persegi, tetapi penggusuran justru terjadi di luar objek yang disengketakan. Bahkan luas lahan pemukiman warga yang digusur mencapai 22 hektar.

Penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah Luwuk Banggai menurut kami, sangat tidak berprikemanusiaan karena penggusuran  dengan tindakan meneror oleh aparatur negara dengan bunyian senjata untuk menembak rakyatnya sendiri. 

Akibat dari pengusuran tersebut, rakyat kehilangan tanah sebagai tempat kehidupan mereka, anak-anak yang ingin memperoleh pendidikan kini terancam ketakutan. Sehingga mereka tidak melakukan aktivitas pendidikan.
Tindakan tersebut merupakan tindakan yang tidak berdasarkan pada aturan dasar negara Indonesia, yaitu UUD 1945 pasal 31 yang berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.” 

Akan tetapi dengan tindakan represif yang dilakukan oleh aparatur negara, sehingga pendidikan tak dapat diperoleh anak-anak bangsa, khususnya anak-anak yang ada di Tanjung Sari.

Seharusnya tanah tersebut, dikuasai oleh negara sebagai mana muatan UUD 1945 pasal 33 ayat 3 “Seluruh kekayaan alam yang bersifat strategis dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat” dan diperkuat oleh UUPA Nomor 5 Tahun 1960, yaitu pemberian tanah pada kaum miskin.

Sampai saat ini, permasalahn di bangsa belum dapat terselesaikan. Karena Pancasila hanya dijadikan sebagai konsep yang berdiam di atas ‘menara gading.’ Demokrasi yang dicita-citakan oleh penduhulu kita merupakan demokrasi secara politik dan ekonomi harus berjalan sejajar untuk mencapai kesejateraan rakyat. Namun karena terapan demokrasi di rezim saat ini.

Merupakan demokrasi Eropa-Barat, bukan demokrasi yang dicita-citakan oleh pendahulu bangsa. Sehingga untuk mencapai kesejateraan rakyat sulit dinikmati seluruhnya oleh masaryarakat indonesia.

Karena persoalannya Pancasila tidak dijadikan pedoman dalam melakukan tindakan secara politik, ekonomi, dan lain-lain. Pemerintah harus bertindak secara adil terhadap warga negara Indonesia. Karena tujuan berbangsa dan bernegara adalah mencapai masarakat adil dan makmur.

Untuk mencapai masarakat adil dan makmur, maka Pancasila yang menjadi roh bangsa atau dasar negara harus menjiwai secara aktualitas. Untuk mencapai masyarakat adil dan makmur, maka kami dari Eksekutif Komisariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (E.Kom-LMND) Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menuntut sebagai berikut:

1. Tolak RUU KHUP.
2. Hentikan penggusuran rumah rakyat Tanjung Sari Kabupaten Luwuk Banggai Sulawesi Tengah.
3. Laksanakan pasal 33 UUD 1945.
4. Bangun industri nasional.
5. Tegakan demokrasi sejati.
6. Kembali ke Nawacita & Trisakti.
Untuk diketahui, KAPOLRI sudah mencopot Kapolres di wilayah penggusuran akibat berprilaku represif terhadap warga masyarakat ketika melakukan penggusuran tersebut. 
(SJ/AA/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: LMND Komisariat UIT Makassar Mengecam Penggusuran Ruman Warga di Tanjung Sari, Sulteng
LMND Komisariat UIT Makassar Mengecam Penggusuran Ruman Warga di Tanjung Sari, Sulteng
https://4.bp.blogspot.com/-8CAsBl7BKSQ/WrZHrGK8cCI/AAAAAAAAAC0/bomOwrwrxyQ_F4XIq_9TCTpAWZKKFsXeACLcBGAs/s320/IMG-20180324-WA0013.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-8CAsBl7BKSQ/WrZHrGK8cCI/AAAAAAAAAC0/bomOwrwrxyQ_F4XIq_9TCTpAWZKKFsXeACLcBGAs/s72-c/IMG-20180324-WA0013.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/lmnd-komisariat-uit-makassar-mengecam.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/lmnd-komisariat-uit-makassar-mengecam.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close