Kritik Paus Fransiskus Soal Salib yang Dijadikan Perhiasan

Dalam pidato terbarunya, Paus Fransiskus telah mengkritik orang-orang yang mengenakan salib sebagai barang-barang fesyen (Foto: Istimewa).
Religi, marjinnews.com - Tidak bisa dipungkiri, perkembangan zaman yang semakin maju membuat segala sesuatunya menjadi mungkin saja terjadi. Berbagai pencapaian ilmu pengetahuan dan teknologi telah sampai pada sebuah titik dimana nilai-nilai religius itu lekang akibat ketidakpahaman umat manusia masa sekarang.

Dari sekian banyak perkembangan yang dimaksud, satu hal yang menarik perhatian pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus adalah pemakaian barang-barang bernuansa katolik untuk kebutuhan fesyen semata.

Dalam pidato terbarunya, Paus Fransiskus telah mengkritik orang-orang yang mengenakan salib sebagai barang-barang fesyen.

Ia melabeli tindakan ini sebagai "penyalahgunaan". Berdasarkan laporan dari The Independent, pidato tersebut disampaikan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, setelah layanan Angelus minggu.

Pria berusia 81 tahun itu mengatakan bahwa simbol agama harus "direnungkan dan dipahami" daripada dikomersialkan sebagai aksesoris yang trendi.

"Salib bukanlah benda hias atau aksesori pakaian yang kadang-kadang disalahgunakan," ucapnya.

"Citra Yesus yang disalibkan mengungkapkan tindakan kasih yang tertinggi, sumber kehidupan dan keselamatan bagi manusia," ungkapnya.

Paus melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana salib harus dianggap lebih dari sekadar objek estetika. Ia mengingatkan tentang makna religiusnya yang kuat dengan menjelaskan apa maknanya bagi dirinya.

"Bagaimana saya melihat salib? Seperti sebuah karya seni, untuk melihat apakah itu indah atau tidak indah? Atau apakah saya melihat ke dalam, di dalam luka-luka Yesus sampai ke hatinya?," paparnya.

"Yesus ingin memperjelas bahwa urusannya yang ekstrem - yaitu, salib, kematian, dan kebangkitan - adalah tindakan yang menghasilkan."

"Luka-lukanya telah menyembuhkan kita - buah yang akan berbuah bagi banyak orang," ucapnya seperti dilansir kompas.com.

Paus Fransiskus juga berkomentar bahwa salib telah menjadi pokok busana yang populer selama bertahun-tahun. Tokoh-tokoh seperti Madonna, Jennifer Aniston dan Naomi Campbell sering terlihat memakai perhiasan salib.

Entah atas nama gaya datau kepercayaan. Madonna memakai item fesyen berupa salib Kontroversi seputar tren yang berkembang mulai muncul pada tahun 2002, ketika Paus Yohanes Paulus II menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik.

Setelah melihat peningkatan popularitas salib yang digunakan sebagai item fesyen, Vatikan merilis tulisan yang tegas melalui Fides - organisasi amal yang berbasis di Vatikan.

Tulisan tersebut menyindir orang-orang yang mengenakan salib sebagai aksesori yang menggambarkan tren sebagai "kegilaan saat ini".

Namun, meskipun Paus Fransiskus tidak menyetujui salib sebagai barang dagangan untuk keuntungan dunia mode, ini bukan berarti bahwa ia menentang ekspresi diri melalui tren subversif. (EC/KC/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,111,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,146,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,539,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,62,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,200,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1032,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,45,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,6,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Kritik Paus Fransiskus Soal Salib yang Dijadikan Perhiasan
Kritik Paus Fransiskus Soal Salib yang Dijadikan Perhiasan
https://1.bp.blogspot.com/-GjdeLxs9AP8/Wr51vIT14OI/AAAAAAAADV4/KrBHEO6A4IYB3aP52OTGVLrLz-lNPY1NACLcBGAs/s320/paus%2Bfransiskus%2Bmarjinnews.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-GjdeLxs9AP8/Wr51vIT14OI/AAAAAAAADV4/KrBHEO6A4IYB3aP52OTGVLrLz-lNPY1NACLcBGAs/s72-c/paus%2Bfransiskus%2Bmarjinnews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/03/kritik-paus-fransiskus-soal-salib-yang.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/kritik-paus-fransiskus-soal-salib-yang.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy