Kepulangan Veronika dan Cinta Tak Terhingga Keluarga Manggarai Surabaya
Cari Berita

Kepulangan Veronika dan Cinta Tak Terhingga Keluarga Manggarai Surabaya

23 March 2018

Suasana misa pemberkatan jenazah dan penutupan peti almarhuma, Veronika Gita yang dilaksanakan di ruang jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Kamis (22/3). (Foto: Esradus)
Surabaya, marjinnews.com - Kabar meninggalnya Veronika Gita (23), mahasiswi semester VI jurusan PKn, Universitas Wisnu Wardana, Malang menggerakkan hati masyarakat Manggarai yang tergabung dalam diaspora Ikatan Keluarga Manggarai Surabaya, Gersik dan Sidoarjo pada Kamis, 22 Maret 2018 untuk turut berduka bersama keluarga yang ditinggalkan.

Mahasiswi asal Desa Melo Jing, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur itu meninggal akibat menderita sakit pada Rabu (21/3) Pukul 09.45 WIB di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Veronika sudah mulai dirawat selama sebulan terakhir. Menurut informasi dari teman kelasnya yang turut hadir dalam acara misa pemberkatan dan penutupan peti jenazah, Veronika adalah mahasiswi teladan. Mereka mengaku sangat kehilangan ketika mendengar kabar duka tersebut.

"Kami mewakili keluarga besar Universitas Wisnu Wardana Malang turut berduka cita atas kepulangan sahabat terbaik kami, Veronika. Jujur, setelah tidak melihat Veronika tidak masuk kuliah kami merasa ada yang aneh. Dia adalah sosok yang cerdas dan disiplin. Tidak pernah telat bahkan sering mengambil tempat duduk paling depan ketika perkuliahan. Dia juga sangat aktif, tidak pernah telat mengumpulkan tugas. Kami sangat kehilangan sesosok sahabat terbaik kami" ujar salah satu mahasiswa sambil tak kuasa menahan tangis.

Sementara itu, pihak orang tua Manggarai yang ada di Surabaya melalui ketuanya, Tarsi Kejuru mengatakan bahwa Veronika adalah anak mereka dan sebagai orang tua mereka memiliki tanggung jawab mengurusi kebutuhan anak-anak mereka.
Perwakilan Universitas Wisnu Wardana, Malang menyampaikan belasungkawa atas kepulangan sahabat mereka, Veronika Gita (Foto: Esradus)
"Kami sebagai orang tua yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Manggarai Surabaya, Sidoarjo dan Gersik mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya anak kami Veronika. Kami sebagai orang tuanya dan orang tua kalian pasti akan selalu mendampingi dan membimbing kalian dalam keadaan apa pun. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuataan atas peristiwa ini" ungkap Tarsi.

Pada kesempatan yang sama ketika ditanya marjinnews.com, salah satu orang yang mewakili anggota keluarga dari almarhuma Viktor Emanuel Baldi menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah dengan senang hati turut membantu segala pengurusan mulai dari administrasi, misa pemberkatan dan persiapan pemulangan jenazah ke Manggarai Timur.

"Tidak ada kata lain selain ucapan terima kasih yang kami ucapkan dari pihak keluarga kepada semua pihak yang telah dengan caranya masing-masing membantu Veronika. Saya merasa sangat tersentuh dengan kesigapan keluarga Manggarai Surabaya, Sidoarjo dan Gersik yang sudah mengurus almarhuma sampai hal-hal terkecil sekali pun. Semoga semangat kekeluargaan kita semakin berbuah banyak kebaikan untuk banyak orang" tutur Viktor seusai menjemput pastor pemimpin misa sore itu.

Jenazah Veronika akan diberangkatkan ke Bandara Juanda, Surabaya pada Pukul 04.00 WIB dini hari bersama salah satu kakak laki-lakinya yang datang mewakili keluarga besar menjemput adik perempuannya.

Kepada mahasiswa yang turut bergabung dalam misa pemberkatan di ruang jenazah RSUD Dr. Soetomo, Pater Yosef, SVD menegaskan akan pentingnya menjaga tali persaudaraan di tanah rantau. Beliau juga menekankan akan pentingnya memiliki rasa empati terhadap sesama putra-putri daerah.

"Dengan kebijaksanaan Tuhan, saudara kita Veronika harus beranjak dari tengah-tengah kita untuk sesuatu yang sudah direncanakanNya secara luar biasa. Kepada teman-teman mahasiswa, penting untuk menjalin tali persaudaraan dengan sesama di tanah rantau. Tumbuhkan rasa empati bagi sesama saudara. Dan yang paling penting adalah kita harus bisa menjaga kesehatan, menjaga pola hidup sehat supaya kita selalu diberkati Tuhan. Semoga jenazah saudara Veronika tiba di tempat tujuan dengan selamat agar bisa bertemu dengan keluarga yang sudah menanti penuh kerinduan. Veronika tenang bersama para kudus di Surga" tutup Pater Yosef.

Berdasarkan informasi yang dihimpun marjinnews.com jenazah Veronika akan tiba di Labuan Bajo pada hari Jumat, 23 Maret 2018 pada pukul 15.00 WITA. (AA/MN)