$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Kedaulatan Pangan Lokal Ribuan Tahun Warga Papua Tergerus Karena Raskin

Hal ini membuat banyak warga enggan lagi untuk menanam petatas dan keladi, dua makanan pokok masyarakat dataran tinggi Arfak ini (Foto: Istimewa).
Feature, marjinnews.com - Papua menjadi sorotan akhir-akhir ini dikarenakan fokus pembangunan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo di daerah paling Timur itu. Selain itu, kasus gizi buruk yang menimbulkan banyak korban jiwa membuat Papua menyita banyak perhatian publik.

Terakhir, KOMPAS cetak edisi Selasa (13/3/2018) merilis secara khusus soal revolusi pola konsumsi masyarakat Papua dari kedaulatan pangan lokal yang sudah berlangsung sejak ribuan tahun lalu menjadi pengonsumsi beras dan makanan instan lainnya yang sulit didapat oleh masyarakat dengan akses sulit dari kota penyedia bahan makanan tersebut.

Menurut ulasan tersebut, KOMPAS menyimpulkan bahwa program beras subsidi atau raskin menjadi momok besar bagi masyarakat Papua.

"Anak-anak tidak mau makan keladi (talas) dan petatas (ubi talas) lagi. Maunya beras terus. Orang tua akhirnya ikut juga" ungkap Sadrak Waran (33), warga Kampung Awibi, Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak seperti dilansir kompas pada Rabu (7/3/2018).

Realitas ini menjadi beban yang cukup berat bagi mereka. Pasalnya, untuk membeli raskin seharga Rp 12.000 (untuk beras kualitas bagus Rp 25.000) per kilo gram di kota yang memerlukan waktu dua hari dengan berjalan kaki dan membutuhkan waktu sekitar 3 jam memakai mobil dengan ongkos Rp 120.000 per orang.

Hal ini membuat banyak warga enggan lagi untuk menanam petatas dan keladi, dua makanan pokok masyarakat dataran tinggi Arfak ini.

Menurut kajian SG Harbele dan tim dari Australian National University tahun 1991 menemukan jejak penghunian masyarakat di dataran tinggi Lembah Baliem, Papua sejak sekitar 27.000 tahun lalu dan mulai membudidayakan keladi 7.000 tahun lalu.

Sementara itu, Tim Denhan, arkeolog dari Flinders University di Adelaid, Australia pada tahun 2003 memublikasikan temuannya tentang jejak budidaya keladi di Kuk Swamp, Papua Niugini sejak 10.000 tahun lalu dan kemudian budidaya pisang sejak 6.950 tahun lalu.

Dengan demikian orang Papua yang merupakan imigran pertama di Asia Tenggara sekitar 50.000 tahun lalu ini memiliki tahapan revolusi pertanian sendiri yang terpisah dengan peradaban lain.

Kemampuan budidaya tanaman ini telah dimiliki jauh sebelum kedatangan petani Austronsia ke Nusantara sekitar 4.500 tahun lalu. Selain keladi dan pisang, tanaman tebu pertama kali didomestifikaso oleh nenek moyang orang Papua.

Data dari Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian tahun 2009-2013, konsumsi umbi-umbian di Papua Barat tinggal 9,94 persen. Sementara konsumsi beras mencapai 51,39 persen.

Konsumsi beras ini menempati peringkat keempat terendah di Indonesia setelah Papua, Maluku Utara, dan Maluku. Adapun Papua, konsumsi umbi-umbian sekitar 30,39 persen atau yang tertinggi di Indonesia.

Program pemerintah pemberian akses beras murah kepada masyarakat ini dinamakan operasi pasar khusus pada tahun 1998 dan kemudian diubah menjadi raskin pada tahun 2002. Pada 2017, program ini kemudian diganti Jokowi menjadi beras sejahtera.

Meski sering berganti nama, pemenuhan kebutuhan pangan yang dipercayai pemerintah ini adalah kecukupan beras. Padahal, tidak semua masyarakat di Indonesia secara tradisional mengonsumsi beras, seperti masyarakat Papua.

Tanggapan kalian bagaimana sobat muda? Jika kalian berminat memberikan pendapat, sampaikan di kolom komentar. (AA/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Kedaulatan Pangan Lokal Ribuan Tahun Warga Papua Tergerus Karena Raskin
Kedaulatan Pangan Lokal Ribuan Tahun Warga Papua Tergerus Karena Raskin
https://4.bp.blogspot.com/-QILiPRDHpHs/Wq7cNa1pALI/AAAAAAAADNk/rYhx7jBb8IQcVMc_NPzIrc2RbRa7Jgc7QCLcBGAs/s320/Mama%2BPapua%2Bmarjinnews.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-QILiPRDHpHs/Wq7cNa1pALI/AAAAAAAADNk/rYhx7jBb8IQcVMc_NPzIrc2RbRa7Jgc7QCLcBGAs/s72-c/Mama%2BPapua%2Bmarjinnews.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/kedaulatan-pangan-lokal-ribuan-tahun.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/kedaulatan-pangan-lokal-ribuan-tahun.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close