Jelang Pilkada, IYC Jawa Timur Serukan Agar Anak Muda Kawal Demokrasi
Cari Berita

Jelang Pilkada, IYC Jawa Timur Serukan Agar Anak Muda Kawal Demokrasi

14 March 2018

Di samping itu pemuda khususnya mahasiswa memiliki tugas besar dalam mengawal jalannya pemilu 2018 agar mampu berjalan secara transparan, jujur dan adil (Foto: Dok. Pribadi).
Demokrasi sebagai sebuah sistem politik yang diterapkan di Indonesia menjadi diskursus tersendiri yang dibahas di berbagai kalangan, baik masyarakat, politisi dan anak muda. Anak muda menjadi salah satu kalangan yang menjadi sasaran  demokrasi, dan peran anak muda sangat penting karena anak muda merupakan generasi penerus bangsa

Tanpa kita sadari sebentar lagi Republik kita akan menyeleggarakan hajatan besar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 Daerah Kota, Kabupaten dan Provinsi di seluruh tanah air.

Dalam upaya penegakan demokrasi di Indonesia, dimana hal ini adalah hal yang paling penting dalam sebuah Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai sarana politik untuk mewujudkan kehendak rakyat kepada negara.

Untuk wilayah Jawa Timur sendiri akan turut menjadi salah satu dari sekian banyak daerah yang memilih kepala daerahnya.

Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang melakukan kompetisi dalam merebut pucuk pimpinan di Jawa Timur ini memiliki banyak janji – janji politik yang disampaikan kepada rakyat dengan berbagai model pendekatan yang dilakukan untuk menarik simpati dari masyarakat.


Menaggapi fenomena ini, Indonesia Youth congress Jawa Timur (IYC JATIM), mengajak seluruh warga masyarakat Jawa Timur untuk lebih peduli dan mengawasi setiap proses yang dilakukan dalam pemilihan umum nanti tanggal 27 Juni 2018. Sebagai bentuk solusi yang ditawarkan oleh generasi muda

Ketika mulai memasuki era reformasi menjadi pengharapan besar agar demokrasi di negeri ini semakin berjalan baik akan tetapi kondisi lain perubahan aturan main pemilu menyebabkan  kran demokrasi kita terbuka lebar berdampak pada cost politik kita semakin tinggi hal ini tentunya menjadi kendala besar bagi para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memiliki kualitas dan kapabilitas baik.

Bagaimana Peran Anak Muda?
Disinilah peran sentral DPW IYC Jawa Timur dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Perioden 2018 – 2023 pada Tanggal 27 Juni 2018 nanti, dimana pemuda sebagai kekuatan terbesar pembangunan bangsa sebisa mungkin mampu memberikan pencerdasan kepada masyarakat agar tidak asal memilih calonnya yang akan duduk sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, namun masyarakat diharapkan tahu dan paham bagaimana kapasitas dan kapabilitas calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.

Di samping itu pemuda khususnya mahasiswa memiliki tugas besar dalam mengawal jalannya pemilu 2018 agar mampu berjalan secara transparan, jujur dan adil. Bagaimana pemuda dan mahasiswa mampu melaksanakan fungsinya sebagai agen of control dalam jalannya Pemilu agar penyelenggara pemilu seperti KPU dan BAWASLU mampu bersikap senetral mungkin tanpa harus membela pihak manapun.

Setidaknya dengan pemaksimalan peran pemuda ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik dan bermutu serta siap mengabdi kepada rakyat sebagai kekuasaan teringgi dalam sebuah sistem demokrasi.

Pemilu tak hanya menjadi hajatan demokrasi yang semata-mata memilih para calon wakil rakyat  saja namun menjadi sebuah harapan besar masyarakat Indonesia untuk memperoleh haknya untuk merasakan keadilan dan kedaulatan yang menjadi amanat UUD 1945.

Oleh: Komang Rahman
Ketua DPW Indonesian Youth Congress Jawa Timur