Foto Viral Bupati Manggarai yang Dituduh Menghina Adat Manggarai, Ini Jawaban Deno

Ini foto yang menuai banyak komentar netizen terkait indikasi penghinaan terhadap budaya Manggarai oleh beberapa pejabat Pemda Manggarai dalam sebuah acara beberapa hari lalu (Foto: Istimewa)
Ruteng, marjinnews.com - Viralnya foto yang memperlihatkan sosok Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai, Flores Nusa Tenggara Timur yang duduk di kursi sementara beberapa tokoh adat duduk di lantai beralaskan tikar di media sosial hari ini mengundang banyak respon beragam dari netizen.

Foto yang pertama kali diupload oleh akun facebook Matias Mance Mboi itu langsung menarik netizen berkomentar. Hasilnya mengejutkan, dalam waktu 54 menit total 115 menanggapi foto itu dan terdapat 164 komentar.

Foto yang dimaksud tersebut adalah hasil dokumentasi Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai pada 11 Maret 2018 silam yang menurut data dari akun facebok resmi Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai menjelaskan bahwa itu merupakan kegiatan koordinasi persiapan Rakornis di Ruteng bersama Sekjen PDTU Kemendes dan PDTT RI.

Dalam kegiatan tersebut Sekertaris Dirjen PDTU (Pengembangan Daerah Tertentu) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Aisyah Gamawati, bersama rombongan melaksanakan kunjungan perdana ke Kabupaten Manggarai.

Kunjungan tersebut adalah bagian dari koordinasi dan persiapan jelang Rapat Koordinasi Teknis atau Rakornis Tingkat Nasional yang akan digelar bulan Maret 2018 di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Rangkaian kunjungan ini diawali dengan agenda tatap muka dengan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai serta seluruh jajarannya di Aula Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai, Senin (12/03) pukul 08.00 Wita.

Dari rilis postingan facebook tersebut juga dietahui Aisyah Gamawati menjelaskan, Kabupaten Manggarai terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Rakornis tingkat nasional karena merupakan satu dari 16 kabupaten terintegrasi yang mendapat perhatian khusus dari kementerian. Selain itu, Manggarai merupakan salah satu kabupaten yang serius berupaya mengentaskan kemiskinan melalui program unggulan Simantri (Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi).

"Kami mendapat informasi bahwa di sini (Kabupaten Manggarai, red) sudah ada kegiatan Simantri, di mana satu desa dikeroyok oleh beberapa dinas. Kegiatan tersebut tidak jauh berbeda dengan yang akan kami laksanakan," ujarnya.

Tujuan pelaksanaan Rakornis yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2018 mendatang adalah dalam rangka mempertajam program-program yang akan dilaksanakan Kemendes-PDTT di Kabupaten Manggarai.

"Kami ingin menajamkan program yang akan dilaksanakan tahun ini di Kabupaten Manggarai antara lain Pengadaan Kapal Barang, Pembangunan Sarana Air Bersih dan Program Generasi Sehat. Selain itu, kami juga ingin menyiapkan program tahun 2019 karena Kabupaten Manggarai juga akan mendapat Dana Alokasi Khusus", tutur Aisyah Gawamati.

Dokumentasi yang dirilis  akun facebook resmi Humas dan Protokol Kabupaten Mnggarai beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan yang sama dirinya juga menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung 4 Program Prioritas Kemendesa PDTT yang salah satunya terkait dengan program unggulan kawasan pedesaan atau produk unggulan desa, maka pihaknya memutuskan melaksanakan program di 16 kabupaten termasuk Kabupaten Manggarai.

"Kalau satu desa memiliki satu produk unggulan maka skala ekonomi desa akan lebih besar. Jika skala ekonomi besar maka investor dan perbankan pasti akan datang dan kami pasti akan fasilitasi itu", tuturnya.

Sebagai langkah awal, dirinya Sekjen Aisyah Gamawati akan mengajukan permohonan kepada Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi untuk mengikutsertakan satu petani Manggarai pada iven Expo di Malaysia.

"Dalam waktu dekat Menteri akan melakukan expo di Malaysia. Kami akan minta izin untuk membawa salah satu petani yang membawa contoh kopinya untuk dipamerkan dan diperkenalkan kepada para pengusaha," kata Aisyah Gamawati.

Petani kopi dipilih karena berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui BP4 dan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, kopi merupakan komoditi pertanian dengan tingkat produksi yang cukup tinggi di wilayah Manggarai.

"Harapannya, kopi produksi Manggarai dapat dikenal oleh mancanegara. Seluruh biaya akan ditanggung dan mohon diseleksi petani yang akan kami bawa," lanjutnya.

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasiasi atas rencana Kemendes-PDTT tersebut.

"Ini merupakan satu tanda bahwa kami tidak sendirian mengurus rakyat Manggarai. Kami dibantu dan didukung. Yang terutama adalah bagaimana sinergisitas secara vertikal antara kabupaten, propinsi, dan pusat," tuturnya mengawali sambutan.

Dijelaskannya, upaya mengurangi penduduk miskin di Manggarai dimulai dari usaha meningkatkan pendapatan para petani.

"Dari 131 ribu angkatan kerja di daerah ini, 90 ribu lebihnya bekerja di sektor pertanian. Data orang miskin sendiri banyak di desa dan pekerjaan mereka adalah petani. Kalau mereka mau dibuat keluar dari kemiskinan, maka kita harus melihat apa pekerjaan mereka dan kita coba masuk melalui program itu", tutur Bupati Deno Kamelus.

Terkait Simantri atau sistem manajemen pertanian terintegrasi yang saat ini dilaksanakan di Kabupaten Manggarai, menurut Bupati Manggarai, output yang diharapkan adalah peningkatan produksi hortikultura.

"Untuk menghasilkan itu tentu perlu ada input. OPD terkait harus berkontribusi secara proporsional", lanjutnya. Sebagaimana diketahui, Program Simantri melibatkan sejumlah OPD atau Organisasi Perangkat Daerah, antara lain Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas PU dan PR, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Badan Pertanahan, dan pihak Perbankan.

Usai tatap muka, Sekertaris Dirjen PDTU Kementerian PDT RI bersama rombongan meninjau Kelompok Tani Simantri IX Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggara.

Sementara itu, menanggapi foto yang viral di media sosial karena diduga menghina adat Manggarai, Bupati Deno menjawab demikian ketika dimintai klarifikasi oleh marjinnews.com.

"Saya dan Wakil Bupati sampaikan terima kasih untuk kritikan dan saran karena kecintaan kita bersama akan budaya Manggarai demi kebaikan ke depan. Semangatnya budaya Manggarai, semangat budaya Manggarai yang sama itulah juga mestinya menjadi nilai dalam bertutur, memilih diksi untuk mengungkapkan pikiran kita apa saja. Karena disitulah kita bisa menilai yang berbicara itu orang tahu adat (Manggarai) atau sebaliknya, tidak tahu budaya" terang Deno melalui pesan WhatsApp.

"Saya teringat tulisan Herbeth Feith dalam satu buku yang kalau tidak salah ingat judulnya 'Indonesian Political Thingking yang mengatakan kualitas orang diukur dari ucapannya, dari kata-kata atau diksi yang digunakan waktu dia berbicara atau yang dia tuangkan dalam bentuk lain seperti tulisan" Lanjut Bupati Deno.

Sementara itu, Deno juga menegaskan bahwa pihaknya (Humas Kabupaten Manggarai) saat ini tengah menyiapkan klarifikasi soal foto yang dinilai tidak menghargai adat Manggarai itu. (AA/MN)


COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,162,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,182,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,570,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,37,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,278,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,117,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,62,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,291,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,257,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,416,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1136,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,37,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,68,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Foto Viral Bupati Manggarai yang Dituduh Menghina Adat Manggarai, Ini Jawaban Deno
Foto Viral Bupati Manggarai yang Dituduh Menghina Adat Manggarai, Ini Jawaban Deno
https://4.bp.blogspot.com/-xst-qgEGjbY/WqjZzkPfdlI/AAAAAAAADL0/ffUWaMRzFk0YB7fReuOPhe30HgJq1Zs1QCLcBGAs/s320/Foto%2BTerkait%2BPenghinaan%2BTerhadap%2BAdat%2BMangarai.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-xst-qgEGjbY/WqjZzkPfdlI/AAAAAAAADL0/ffUWaMRzFk0YB7fReuOPhe30HgJq1Zs1QCLcBGAs/s72-c/Foto%2BTerkait%2BPenghinaan%2BTerhadap%2BAdat%2BMangarai.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/foto-viral-bupati-manggarai-yang.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/foto-viral-bupati-manggarai-yang.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close