Dua Hari Ikut Ujian, Siswa Kelas XII di Manggarai Timur Meninggal Karena Rabies
Cari Berita

Dua Hari Ikut Ujian, Siswa Kelas XII di Manggarai Timur Meninggal Karena Rabies

MARJIN NEWS
23 March 2018

Rest in Peace Rit, anak murid terbaik. Flying high with the angels to the heaven. (Foto: Ilustrasi)
Borong, marjinnews.com - Kabar duka kembali datang dari keluarga besar civitas akademik SMAN 7 Kota Komba, Manggarai Timur, NTT salah satu peserta didik mereka yang tengah mengikuti ujian akhir meninggal dunia akibat gigitan anjing yang diduga terkena rabies satu bulan lalu.

"Dia digigit anjing bulan lalu, namun tidak diperiksa ke rumah sakit oleh pihak keluarga" ujar Ronald Adipati, salah satu guru di sekolah tempat Margaretha bersekolah kepada marjinnews.com pada Jumat, 23 Maret 2018 malam.

Rita sapaan akrab Margaretha sempat mengikuti ujian akhir pada hari Senin dan Selasa kemarin. Namun karena kondisinya makin parah dia tidak bisa ikut hingga akhir.

"Dia ikut ujian dua hari kemarin. Sementara pada Rabu dan Kamis ia tidak bisa ikut karena sudah sangat parah" terang Ronal.

Gadis kelahiran Ranameti, 12 Pebruari 1999 itu bagi teman-teman sekelasnya sangat pandai. Menurut Ronal, pelajar asal Waerana, Desa Ronggakoe, Kecamatan Kota Komb, Manggarai Timur telah membuat merasa sangat kehilangan dan terpukul. Hal itu diketahui dari status facebook Ronald yang diposting pada Jumat, 23 Maret 2018 pada pukul 18.00 WIB:

"Karena kita diciptakan dari tanah, kita pun pada akhirnya kembali menjadi tanah".

Manusia bukanlah penentu takdir, penentu awal dan akhir. Bukan pula peramal handal
Dia yang di atas penentu segalanya.

Hari ini pula kau ditentukan untuk kembali kepada-Nya.
Kami tak kuasa menolak. Kami juga tak punya kuasa menahan. Apa yang tertulis di atas tetaplah tertulis.

Kami segenap Civitas Akademika SMAN 7 Kota Komba melepas kepergianmu bersama duka, air mata dan kenangan yang menumpuk.

Deretan wajah duka, kehilangan juga air mata kami takkan mampu menghapus kenangan kami tentangmu.

Rest in Peace Rit, anak murid terbaik. Flying high with the angels to the heaven.

Postingan Ronald membuat banyak netizen merasa sangat sedih. Kepada marjinnews.com, Ronald juga menyampaikan harapannya kepada pihak terkait untuk memberantas rabies di Manggarai Timur.

"Dinas kesehatan harus lebih intens melakukan sosialisasi terkait bahaya rabies kepada masyarakat. Selama ini, banyak kejadian yang terjadi di masyarakat yang luput dari pantauan pemerintah sehingga masyarakat terkesan "mati bodoh" karena kurangnya sosialisasi" tutup Ronald. (AA/MN)