$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Di Sumba Barat Daya Ada Calon Bupati Berijazah Palsu

Dugaan penggunaan ijazah palsu calon bupati petahana Sumba Barat Daya itu diadukan oleh Amos Aleksander Lafu. (Foto: Istimewa)
Kupang, Marjinnews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik dengan teradu Ketua dan anggota KPU dan Ketua Panwaslu Sumba Barat Daya (SBD) terkait dugaan kepemilikan ijazah palsu calon Bupati SBD Markus Dairo Talu.

"Sidang DKPP dengan agenda pemeriksaan para teradu itu akan dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu NTT pada Kamis, (15/3)," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada wartawan di Kupang, Rabu (14/3).

"Untuk kasus dugaan ijazah palsu cabup Sumba Barat Daya, kami ingin menyampaikan kepada rekan-rekan media bahwa DKPP akan menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik di Kupang," katanya.

Jemris Fointuna mempersilakan media untuk meliput proses persidangan di Kantor Bawaslu NTT.

"Nanti teman-teman bisa langsung ikuti persidangan supaya bisa mengetahui permasalahan yang lebih jelas, karena ini sudah wilayahnya DKPP. Bawaslu hanya memfasilitasi tempat," katanya.

Dugaan penggunaan ijazah palsu calon bupati petahana Sumba Barat Daya itu diadukan oleh Amos Aleksander Lafu.

Sebelumnya, calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu (MDT) dilaporkan Aliansi Rakyat Peduli Demokrasi Jujur dan Adil (ARPDJA) ke Panwaslu SBD atas dugaan kepemilikan ijazah palsu dan beberapa kejanggalan yang perlu ditelusuri oleh Panwaslu dan KPU SBD.

Yohanes Mone, salah satu anggota aliansi mengaku langkah yang diambil ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian sebagai warga negara Indonesia yang ingin mewujudkan demokrasi yang jujur dan adil dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Kami melaporkan dugaan ijasah palsu calon Bupati, Markus Dairo Talu (MDT) karena ada beberapa kejanggalan pada ijasah SD, antara lain tidak memiliki materei sebagaimana lazimnya dengan ijazah lainnya," katanya.

Menurut (ARPDJA), pada copyan ijazah tanpa cap stempel sekolah yang bersangkutan. "Pada pas foto pemilik ijazah tidak terdapat cap jempol dan tanda tangan sebagaimana biasanya sesuai ketentuan yang berlaku," kata Mone.

Kejanggalan lain juga terdapat pada ijasah SMP, yang mana tulisan tangan tidak sama antara satu isian dengan isian berikutnya, serta terkesan menggunakan ballpoin dengan tinta yang berbeda.

Bahkan diduga telah dilakukan tipex untuk melakukan penulisan ulang, lalu dicopy lebih lanjut. Pada ijazah SMP tertulis tahun ujian pada tahun 1978 sedangkan tahun lulus tahun 1979.

Selanjutnya tahun penetapan peserta ujian 1978 sama dengan tahun ujian tahun 1978 dan tercatat bahwa ujian tersebut berlangsung pada bulan November 1978.

Padahal semestinya, tahun penetapan peserta ujian tahun 1978, lalu tahun ujian 1979 dan tahun ijazah 1979, sesuai tahun ujian.

"Kami minta KPU dan Panwaslu Sumba Barat Daya untuk menindaklanjuti laporan ini," katanya.(RN/MN)

Sumber: Antara Kupang

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Di Sumba Barat Daya Ada Calon Bupati Berijazah Palsu
Di Sumba Barat Daya Ada Calon Bupati Berijazah Palsu
https://1.bp.blogspot.com/-COouzxcmEZs/Wqk1ixVtqaI/AAAAAAAACmw/BHIVYIAk66gHMkXH2vHbi6s5venVuiDeQCLcBGAs/s320/IMG-20180124-WA0016-1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-COouzxcmEZs/Wqk1ixVtqaI/AAAAAAAACmw/BHIVYIAk66gHMkXH2vHbi6s5venVuiDeQCLcBGAs/s72-c/IMG-20180124-WA0016-1.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/03/di-sumba-barat-daya-ada-calon-bupati.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/di-sumba-barat-daya-ada-calon-bupati.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close