Bayi Berusia 7 Bulan Hamil, Orang Tua Syok Saat Mengetahui Penyebabnya

Prinsa Rathava bersama kedua orang tuanya mendatangi rumah sakit setempat. (Foto: Istimewa) Marjinnews.com - Mendapatkan kabar putrinya ...

Prinsa Rathava bersama kedua orang tuanya mendatangi rumah sakit setempat. (Foto: Istimewa)
Marjinnews.com - Mendapatkan kabar putrinya hamil adalah kebahagiaan luar biasa untuk para orang tua. Lain hal jika putrinya mengandung tanpa ayah atau sebelum menikah.

Hal inilah yang terjadi pada pasangan asal India, Manisha dan Motisingh Rathava. Kedua orang tua tersebut kaget saat mengetahui putrinya yang baru berusia 7 bulan sudah hamil.

Awalnya Manisha dan Motisingh tak menyadari keanehan dalam diri putrinya, Prinsa Rathava.

Sejak berusia 5 bulan, perut Prinsa mulai terlihat buncit.

Cemas dengan kondisi sang anak, kedua pasangan tersebut membawa Prinsa ke rumah sakit.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan ada janin di perut Prinsa.

Kedua orang tua tersebut syok mengetahui apa penyebabnya.

Dilansir Grid.ID dari The Sun, 4 Maret 2018, janin yang ada di dalam perut Prinsa rupanya adalah adik kembarnya.

Sang ibu seharusnya melahirkan anak kembar, namun salah satu janin gagal berkembang dan bersarang di rahim kembarannya.

Kondisi langka ini disebut Foetus in foetu atau janin di dalam janin.

Dokter menunjukkan hasil X-ray perut Prinsha, kedua orang tuanya mengaku syok

Menurut dokter, kondisi ini hanya terjadi pada 200 kasus di seluruh dunia.

Pada 19 Februari 2018, Prinsa dibawa orang tuanya ke rumah sakit untuk segera dilakukan tindakan pengangkatan janin di dalam perut.

Prinsa dioperasi di rumah sakit umum Gujarat, India.

Enam tim dokter, termasuk tiga ahli anesthesi senior, bertanggung jawab dalam operasi tersebut.

Janin seberat 130 gram itu ditemukan di antara usus dan ginjal Prinsa.

Untunglah tim dokter berhasil mengangkatnya.

Kepala departemen bedah anak, Dr. Rakesh Joshi, mengatakan awalnya janin tersebut bisa lahir dengan selamat dari rahim ibu.

"Di kasus ini, janin memiliki kolom vertebra, jaringan otak, kepala dan tungkai anggota badan yang normal."

"Seharusnya ia bisa lahir dengan normal bersama saudara kembarnya," kata Dr. Rakesh Joshi.

Masih menurut Dr. Rakesh Joshi, operasi yang mereka lakukan telah berhasil dan Prinsa bisa tumbuh secara normal seperti anak-anak lain.

Kasus foetus in foetu yang dialami Prinsa ini terjadi karena janin kembar dalam rahim ibu gagal memisah.

Akibatnya, salah satu janin tak bisa berkembang dan bersemayam di dalam tubuh janin yang normal. (RN/MN)

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,45,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,157,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,259,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,352,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,26,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Bayi Berusia 7 Bulan Hamil, Orang Tua Syok Saat Mengetahui Penyebabnya
Bayi Berusia 7 Bulan Hamil, Orang Tua Syok Saat Mengetahui Penyebabnya
https://4.bp.blogspot.com/-zpwSgehX1-g/Wp1wveamZzI/AAAAAAAACUA/unDxK-4YMw0Ld1XQ3dIOPuCp7iRKHdC_ACLcBGAs/s320/20180306_002733.png
https://4.bp.blogspot.com/-zpwSgehX1-g/Wp1wveamZzI/AAAAAAAACUA/unDxK-4YMw0Ld1XQ3dIOPuCp7iRKHdC_ACLcBGAs/s72-c/20180306_002733.png
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/03/bayi-berusia-7-bulan-hamil-orang-tua.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/03/bayi-berusia-7-bulan-hamil-orang-tua.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close