Ahmad Dhani, Rizieq Tak Usah Pulang Kalau Tidak Mau Dikriminalisasi
Cari Berita

Ahmad Dhani, Rizieq Tak Usah Pulang Kalau Tidak Mau Dikriminalisasi

MARJIN NEWS
12 March 2018

"Pada kesimpulan akhir Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memberikan putusan bahwa Mas Dhani tidak ditahan atau bisa pulang langsung," ujar Hendarsam (Foto: Istimewa)
Jakarta, marjinnews.com - Pasca diperiksa jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hampir 3,5 jam pada Senin (12/3/2018). Musikus Ahmad Dani tersenyum sumringah. Pemeriksaan yang dilakukan setelah berkas perkara kasusnya dinyatakan lengkap sehingga penyidik dari kepolisian Jakarta Selatan melakukan pelimpahan tahap dua, yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti.

Dhani sampai ke gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan di Jalan Tanjung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pukul 12.00 WIB. Ia diperiksa kurang lebih 3,5 jam dan baru keluar gedung tersebut pukul 15.30 WIB.

Penasihat hukum Dhani, Hendarsam Marantoko mengatakan, usai melalui pemeriksaan itu, kliennya tidak ditahan.

"Pada kesimpulan akhir Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memberikan putusan bahwa Mas Dhani tidak ditahan atau bisa pulang langsung," ujar Hendarsam seperti dilansir tribun.jakarta.com.

Menurut Hendarsam, kliennya tidak ditahan karena pertimbangan jaksa yang menyebut Dhani tidak memenuhi syarat subjektif dan objektif penahanan.

"Kejaksaan melihat bahwa mas Dhani kooperatif dan mas Dhani setiap proses itu tepat waktu dan berkeyakinan bahwa akan menjalani persidangan dengan tepat waktu juga," kata Hendarsam.

Setelah diputuskan tidak ditahan, Dhani yang menjadi tersangka kasus ujaran kebencian, mengimbau agar imam besar FPI Rizieq Shihab tak kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.

Menurutnya, kepulangan Rizieq bisa membuatnya langsung ditahan pihak kepolisian.

"Kalau tanggapan saya memang Habib Rizieq jangan pulang, gitu saja. Ya kalau pulang nanti bisa seperti saya, dikriminalisasi," kata Dhani di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Mengenakan peci hitam yang selaras dengan warna kausnya, pentolan band Dewa 19 itu lebih banyak tersenyum di depan para wartawan.
Ketika diwawancarai pun ia masih menunjukkan perangai santai.

"Ini jelas kriminalisasi, jelas, kalau menurut saya," ujar Dhani di Mapolres Jakarta Selatan seperti dilansir tribunnews.com.

Polres Jakarta Selatan sebelumnya menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian lewat cuitan sarkastis. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada 23 November 2017.

Ahmad Dhani dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian terkait ujaran kebencian. Dhani dijerat dengan UU ITE pasal 28 dan terancam hukuman enam tahun penjara. (AA/MN)