$type=carousel$cols=3

Will you be my Valentine?

Ahhh...... aku tak ingin mengingatnya lagi. Aku tak ingin menangisi sesuatu yang tidak pantas untuk kutangisi, lagi. Walaupun aku sadar, a...

Ahhh...... aku tak ingin mengingatnya lagi. Aku tak ingin menangisi sesuatu yang tidak pantas untuk kutangisi, lagi. Walaupun aku sadar, aku selalu diburu bayang-bayang itu. (gambar : istimewa)

   Valentine kali ini bagiku tidak ada bedanya dengan hari-hariku biasanya.  lebih tepatnya tidak ada yang spesial. Mungkin karena aku sudah terlalu betah di zona nyamanku.
Zona dimana aku merasa tenang dalam diamku, merasa tenang dalam pelarianku dari bayang-bayang masa lalu. dulu Aku pernah jatuh dalam dekapan hangat seorang kekasih. Aku pernah menikmati indahnya berciuman, indahnya berpelukan layaknya pasangan-pasangan itu. Aku pernah merasakan indahnya mabuk karena mencintai dan dicintai. Tapi semua itu hancur. dekapannya berubah menjadi luka yang menganga. Cintanya meninggalkan duka, ketika jarak dan waktu tak lagi mengizinkan aku untuk menikmati semua itu. Mungkin waktu itu aku yang terlalu egois. Atau mungkin juga dia. Intinya kami tak lagi percaya kalau jarak sebenarnya tantangan bagi kami untuk bagaimana menahan rindu.

   Ahhh...... aku tak ingin mengingatnya lagi. Aku tak ingin menangisi sesuatu yang tidak pantas untuk kutangisi, lagi. Walaupun aku sadar, aku selalu diburu bayang-bayang itu, aku selalu dihantui kenangan manis itu. Memang aku pernah tergoda untuk mencintainya lagi, tetapi aku tersadar, mencintainya lagi sama dengan membaca novel dua kali, yang aku sendiri sudah tau endingnya bagaimana.
   Sekarang aku sudah mencoba membuka hatiku kepada cinta yang lain. Yang tentunya hatiku berharap takkan berujung luka lagi. Tidak meninggalkan duka. Berat, namun aku tidak menyerah untuk berusaha, hingga aku menemukan seorang Gadis.
 Aku memang bukan salah satu dari mereka yang percaya pada cinta pada pandangan pertama. Suka, mungkin.

Seiring berjalannya waktu, perlahan aku mulai menyukainya meskipun itu masih menjadi bahan ceritaku dengan angin. Dari diamku, aku selalu memandangnya. Dari diamku pula, aku mengaguminya. Dia bukan seperti gadis-gadis lain. Dia sederhana. Sesederhana aku menyukainya. Setiap kali aku melihat tanda online di whatsAppnya, ingin sekali aku menyapanya, walau hanya sekedar say hay. Setiap dia posting foto dirinya yang anggun itu, ingin sekali aku berkomentar seperti mereka yang lain. Namun, selalu gagal karena keberanianku dikalahkan rasa malu, takut kalau seandainya dia tak menyukai caraku. Memang aku bukan pujangga yang pandai menyusun kata. Tetapi setidaknya rasa kagumku bisa aku sulap menjadi kata-kata puitis seperti kata-kata pujangga itu. Pernah sekali aku berani. Aku sudah mengetik banyak kata, namun sejenak nyaliku menciut, sehingga jariku tak mampu menekan tombol kirim, dan malah nyasar di tombol hapus. Mungkin aku terlalu bodoh, atau memang nyaliku terlalu kecil untuk menjadi seorang pria sejati. hingga Suatu waktu, aku melihatnya bersandar di bahu pria lain. Tangannya menggandeng tangan pria lain. Hatiku sejenak menjadi remuk berkeping-keping. Sebagian serpihannya bersama debu diterbang angin. Ingin sekali aku berteriak di kupingnya kalau sebenarnya aku cemburu. Tetapi, disaat bersamaan aku terbangun dari lamunanku. Siapa aku, sehingga pantas untuk cemburu??

Sepertinya usahaku tidak sampai disitu. Aku kembali menyatukan kepingan-kepingan hatiku yang sudah remuk itu, dan menampung keberanianku sebanyak-banyaknya. Kali ini aku percaya kalau meraih sesuatu memang butuh perjuangan.
   Tibalah hari, dimana yang ada pasangan sibuk mencari kado untuk pasangannya, yang jomblo sibuk mencaci yang berpasangan, dan aku yang berada diantara dua golongan manusia itu, malah terjebak di dalam sebuah dilema. Mungkinkah ini saat yang tepat aku mengungkapakan isi hatiku kepada gadis pujaanku itu?? Mungkinkah ini saat yang tepat aku menyatakan perasaanku yang sesungguhnya kepada gadis itu? Tapi tunggu dulu. Ada pesan masuk di whatsAppku, dan dari gadis itu. Sejenak aku seakan terbang, melayang. apakah ini pertanda baik?? Aku cek pesan darinya, singkat saja.
“happy valentine day nana. Sebagai sesama jomblo, tidak ada salahnya kita saling mengucapkan selamat.. hehehe. Jangan lupa pergi misa rabu-abu..”

Aku tidak peduli kalimat terakhirnya. Oh Tuhan, ternyata dia jomblo juga. Padahal tadi maksudku, aku ingin nyalip di tikungan (tikung)..... tetapi ternyata dia jomblo juga. Tidak menunggu lama lagi, Aku membalas pesannya, “happy valentine juga enu. Have a nice valentine day”. Tidak lupa kuselipkan gaya berbahasa inggrisku yang masih jatuh bangun itu, dan emoticon love.

    Aku sudah berani. Nyaliku sudah besar menyatakan cintaku padanya. keberanianku sudah seperti tersulut api. Dengan manis, jemariku berlaga diatas layar handphoneku. Tidak perlu panjang-panjang. Aku takut dia tidak suka membaca. Aku mengetik langsung pada intinya saja, isi hatiku. Di akhir kata-kata yang kurangkai bak kata-kata seorang pujangga, aku bertanya yang tentunya harus dia jawab.

Will You Be My Valentine?

Aku tidak peduli, Kalaupun dia tidak menjawabnya di hari valentine, hari ini, itu tidak masalah. Bagiku, hari dimana aku mencintainya dan dia mencintaiku, itu adalah valentine. persetan dengan definisi valentine para ahli dan St. Valentinus.
Persembahan khusus buat gadis yang aku puja dalam diamku,
Buat gadis yang diam-diam namanya aku sebut dalam percakapanku dengan Tuhan,
Buat gadis yang menjadi cinta rahasiaku.

Jogja, 14 Februari 2018




Oleh : Risto Tulus
Anggota KOPERASI Yogyakarta


Komentar

loading...
Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Ahok,25,Aktivis,1,Alam,2,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,211,Asmat,4,Asusila,5,Badung,7,Bali,94,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,12,BBM,1,Bencana Alam,1,Berita,2,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,39,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Camilian,1,Cerpen,135,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,433,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,21,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,E-KTP,4,Editorial,38,Edukasi,1,Ekonomi,3,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,27,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,5,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,3,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,20,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,29,Human Trafficking,4,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,6,Imlek,2,Indonesia,1,Indonesian Idol,11,Inspirasi,3,Internasional,14,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,1,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,2,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,2,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,222,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,1,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemanusiaan,65,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,4,Kepemudaan,121,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,13,Komodo,5,Komunikasi,1,Komunitas,5,Korban,1,Korupsi,57,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,45,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,40,Lakalantas,7,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,1,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,13,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,35,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,79,Manggarai Barat,1,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,Narkoba,5,Nasional,222,Natal,19,Ngada,1,Novanto,1,Novel,15,NTT,104,Nyepi,2,Olahraga,10,Opini,320,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,20,Partai Politik,23,Paskah,4,pelajar,1,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,80,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,22,Peristiwa,783,Peritiwa,1,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,Pilgub,41,Pilkada,100,PKRI,1,PMII,1,PMKRI,21,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,59,Politikus,4,POLRI,6,Pristiwa,18,Prosa,1,PSK,1,Puisi,51,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,7,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,21,Sajam,1,Sastra,2,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,Somasi,1,Sosial,1,Sosok,3,Sospol,35,Start Up,1,Sumba,11,Surabaya,31,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,Tokoh,14,Tol Laut,1,Toleransi,2,traveling,3,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Will you be my Valentine?
Will you be my Valentine?
https://4.bp.blogspot.com/--Yshtqog3n0/WoS8a3IBWNI/AAAAAAAAAGU/UxfrOKWs0oUJR8fAV2HPLe9Ima7WuGE1gCLcBGAs/s320/Tim_Ng.jpg
https://4.bp.blogspot.com/--Yshtqog3n0/WoS8a3IBWNI/AAAAAAAAAGU/UxfrOKWs0oUJR8fAV2HPLe9Ima7WuGE1gCLcBGAs/s72-c/Tim_Ng.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/02/will-you-be-my-valentine.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/will-you-be-my-valentine.html
true
971126874416220402
UTF-8
Tampilkan Semua Artikel Belum Ada Tulisan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Penulis Home Halaman Tulisan Lihat Semua Rekomendasi LABEL Arsip CARI Semua Tulisan Tidak Ditemukan Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy