Waketum FERARI: Advokat Pembela Firman Wijaya Demi Kehormatan Profesi

Advokat tetap mengedepankan kepentingan penegakan hukum dan keadilan sebagai bagian dari kepentingan umum yang harus diutamakan ketimbang ...

Advokat tetap mengedepankan kepentingan penegakan hukum dan keadilan sebagai bagian dari kepentingan umum yang harus diutamakan ketimbang kepentingan pribadi (Foto: Istimewa).
Bersatunya Advokat-Advokat dari berbagai organisasi Advokat tidak boleh dipandang sekadar hanya untuk satu sikap yang sama yaitu membela kehormatan profesi, akan tetapi bersatunya Advokat-Advokat dalam satu gerakan bersama Advokat Firman Wijaya adalah merupakan wujud bersatunya Advokat kepentingan penegakan keadilan dan kebenaran terganggu atau dicoba dihalang-halangi untuk kepentingan lain oleh dan atas nama siapapun juga.

Sikap bersatunya Advokat, pertanda Advokat tetap mengedepankan kepentingan penegakan hukum dan keadilan sebagai bagian dari kepentingan umum yang harus diutamakan ketimbang kepentingan pribadi. Advokat dan masyarakat hendak menunjukan bahwa Advokat dan siapapun warga bangsa tidak takut berbicara atas nama kebenaran dan keadilan.

Bersatunya Advokat dalam TIM ADVOKASI UNTUK KEHORMATAN PROFESI dalam satu kekuatan besar, tidak lain adalah ingin mengajak semua Advokat untuk tidak takut terhadap setiap sikap yang mengancam profesi Advokat dalam menjalankan profesinya.

Pada sisi yang lain Advokat Indonesia ingin menunjukan bahwa Advokat tetap peduli kepada upaya KPK membongkar keterlibatan beberapa pihak yang disebut-sebut sebagai penerima dana korupsi e-KTP, termasuk dari unsur Partai Pokitik.

Ini adalah perwujudan daripada Itikad baik Advokat-Advokat untuk membela sekaligus menghormati profesinya sebagai konsekuensi logis dari hak imunutas advokat yang telah diperluas oleh putusan MK termasuk tindakan advokat yang sedang membela klien di luar Pengadilan.

Imunitas Advokat yang diberikan oleh UU terhadap profesi Advokat tidak dimaksudkan sebagai hadiah atau bonus untuk melindungi kepentingan pribadi Advokat-Advokat dalam melakukan pembelaan terhadap Kliennya akan tetapi Kekebalan atau Imunitas Advokat dimaksud ditujukan untuk melindungi Advokat dalam menegakan hukum dan keadilan demi mewujudkan perlindungan terhadap kepentingan umum, kepentingan bangsa dan negara.


Dengan demikian Advokat tidak akan tinggal diam dan tidak akan takut menghadapi siapapun, ketika ada pihak-pihak yang aecara langsung atau tidak langsung mencoba menghambat atau merintangi alat negara dalam menjalankan fungsinya menegakan hukum demi kemaslahatan rakyat.

Apalagi kalau ada kekuatan yang hendak mencoba menghalangi Advokat dalam menegakan hukum sebagaimana halnya SBY atas nama melindungi nama baik pribadi dan kelurganya, lantas melaporkan Advokat Firman Wijaya ke Polri, maka sikap SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, red)  yang demikian harus dianggap sebagai sikap yang bertujuan mencegah Advokat Firman Wijaya tidak boleh menguji fakta-fakta persidangan sepanjang menyangkut nama dan kepentingan SBY dan Partai Demokrat.

Kekuatan orang perorang atau kelompok organisasi yang mencoba menghalangi-halangi sikap kritis masyarakat termasuk profesi Advokat dalam penegkan hukum khususnya upaya untuk membantu KPK di forum manapun demi mengungkap tuntas setiap kasus korupsi termasuk di dalamnya korupsi e-KTP sebagaimana hal itu dilakukan oleh Advokat Firman Wijaya dalam mengkonfirmasi Saksi Mirwan Amir terkait kesaksiannya bahwa dirinya pernah mengusulkan kepada SBY yang pada waktu itu sebagai Presiden RI supaya membatalkan proyek e-KTP karena berbagai persoalan yang muncul. Namun oleh SBY menolak dengan alasan akan ada Pilkada.

Sikap SBY yang demikian, bagi Advokat hal itu dapat dikualifikasi sebagai sikap yang merintangi KPK dalam penyidikan kasus korupsi e-KTP yang oleh pasal 21 UU Tipikor dikualifikasi sebagai tindak pidana korupsi.

Dengan demikian menjadi sebuah blunder besar bagi SBY dalam segala kapasitas yang dimiliki, jika Advokat Firman Wijaya baru mengkonfirmasi fakta-fakta persidangan yang mengungkap keterlibatan Partai Demokrat dan Fraksi Partai Demokrat dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, SBY sudah menghadang upaya  Advokat Firman Wijaya yang dengan penuh Itikad Baik mengedepankan kepentingan umum, yaitu  membantu KPK untuk menyelamatkan uang negara.

Melaporkan Advokat Firman Wijaya ke Polisi sebagai telah mencemarkan nama baik, meskipun merupakan hak hukum SBY dan untuk kehormatan dan nama baik pribadi, tetapi dampak dari sikap SBY melapor kepada Polisi bisa menimbulkan rasa takut dikalangan masyarakat terutama masyarakat yang memiliki informasi tentang dugaan korupsi di kalangan kader  Partai Demokrat.

Sedangkan sikap dasar Advokat dan kepentingan yang diperjuangkan oleh Firman Wijaya, adalah dalam kapasitas diri sebagai Advokat untuk kepentingan menegakan hukum dan keadilan dengan penuh Itikad Baik.

Kepentingan SBY melaporkan pencemaran nama baik dirinya, tentu sangat jelas bedanya dalam segala sudut pandang, karena yang satu (Advokat Firman Wijaya) meletakan kepentingan menyelamatkan uang negara menjadi tujuan utama, sementara yang lain yaitu SBY meletakan kepentingan menyelamatkan nama baik diri pribadi dengan segala implikasi negatif yang timbul yang tentu saja tidak untuk penegkan hukum atau menyelamatkan uang negara.

Advokat Firman Wijaya pasti memiliki informasi karena melihat secara langsung fakta-fakta hukum termasuk bukti-bukti persidangan yang mengarah kepada dugaan keterlibatan Partai Demokrat atau Kader Partai Demokrat entah sebagai inisiator proyek pengadaan e-KTP atau hanya sekedar penerima dana hasil korupsi sebagaimana telah dinyatakan secara tegas dalam Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK dalam perkara a/n. Terdakwa Irman-Sugiharto dan a/n. Terdakwa Andi Narogong bahwasanya Partai Demokrat adalah salah satu penerima dana yang diduga berasal dari korupsi e-KTP.

Oleh: Petrus Selestinus
Wakil Ketua Umum FERARI (Federasi Advokat Seluruh Indonesia) dan  Advokat PERADI

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,46,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,157,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,259,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,355,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,26,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Waketum FERARI: Advokat Pembela Firman Wijaya Demi Kehormatan Profesi
Waketum FERARI: Advokat Pembela Firman Wijaya Demi Kehormatan Profesi
https://3.bp.blogspot.com/-KL3W1kTP4AM/Wo0ahEu25oI/AAAAAAAAC-8/tO9gJjPdgroQGVxmWUe9USyt8nTayHh1QCLcBGAs/s320/Advokat%2BFirman%2BWijaya.jpeg
https://3.bp.blogspot.com/-KL3W1kTP4AM/Wo0ahEu25oI/AAAAAAAAC-8/tO9gJjPdgroQGVxmWUe9USyt8nTayHh1QCLcBGAs/s72-c/Advokat%2BFirman%2BWijaya.jpeg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/02/waketum-ferari-advokat-pembela-firman.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/waketum-ferari-advokat-pembela-firman.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close