Token of Appreciation dan Harapan IKEMAS Di Masa Depan
Cari Berita

Token of Appreciation dan Harapan IKEMAS Di Masa Depan

11 February 2018

Token of Appreciation ini di laksanakan di Ruang Auditorium Poltekes Kemenkes Surabaya Jln. Pucang Jajar Tengah No. 54. Dengan tema "Wali di'a; Le pati Nai Jari, Widang Nai Di'a" (Foto: YJ)

Surabaya, Marjinnews.com- Ikatan keluarga Manggarai Surabaya (IKEMAS), Mengadakan token of appreciation pada Minggu (11/2).

Acara ini sebagai simbol ucapan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung sekaligus pemberian cendramata serta Penyerahan LPJ panitia ke Ketua IKEMAS, Sponshorship, donatur dan Kilo Koe  oleh panitia pelakasanaan kegiatan Manggarai Fest De lawa Ikemas 2018 yang sudah berlangsung pada Bulan Januari kemarin.

Token of Appreciation ini di laksanakan di Ruang Auditorium Poltekes Kemenkes Surabaya Jln. Pucang Jajar Tengah No. 54.
Dengan tema "Wali di'a; Le pati Nai Jari, Widang Nai Di'a" . Acara ini di selenggarakan dengan penuh antusias dari warga Manggarai Yang ada di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Menurut Yosef Merdi Ratu selaku ketua pelaksana kegiatan Fest De Lawa Ikemas 2018, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara itu.

 "Acara ini sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya festival yang  sangat luar biasa dan memecahkan banyak record. Penghargaan yang kita berikan terutama bagi panitia, kilo koe dan pengisi acara serta para keluarga IKEMAS yang turut menyukseskan acara kemarin" ujarnya.

"Taken of appreciation adalah salah satu pola baru dimana kita menghargai setiap usaha dan kerja keras serta peran dari setiap orang yang terlibat menyukseskan acara, bukan seperti biasanya, evaluasi sebagai ajang untuk saling menyalahkan dan mencari kesalahan dari setiap devisi" Lanjut Merdi.

Tambah dia, kita berharap agar kedepannya persatuan dan kesatuan keluarga IKEMAS tetap terjaga dengan baik dan semakin solid.

Sedangkan, menurut Tersi Kenjuru selaku ketua IKEMAS periode 2017-2020, "Taken of appreciation sangat mengambarkan corak budaya Manggarai, dimana kita sebagai orang manggarai tahu berterimakasih dengan pengorbanan yang sangat luar biasa dari semua pihak"

"Ikemas memiliki tolak ukur yaitu harus mampu berjalan lebih baik dari kemarin. Kemajuan sebuah perkumpulan bukan hanya berjalan di tempat tapi bagaimana kita harus mampu untuk bekerjasama dan mengembangkan visi dan misi.
Basar harapan saya dan seluruh penggurus Ikemas, agar semua warga manggarai yang ada di Sidoarjo, Surabaya dan Gersik, Mampu menjadikan IKEMAS  sebagai wadah memperkuat ikatan keluarga, Karena konsep IKEMAS bukan merupakan sebuah organisasi yang bersosial politik tapi merupakan wadah yang bersosial masyarakat yang berbasis kekeluargaan" Kata Tarsi ketika di temui marjinnews.com.

Acara tersebut ditutup dengan ceremonial panitia yang diring pemusik Ronnie and Friends.

Oleh: Ost Junas
Kontributor marjinnews.com Surabaya
Editor: Remigius Nahal