Tangani Kondisi Jalan Ruteng-Satar Mese, Pemkab Manggarai Pakai Dana Pemeliharaan
Cari Berita

Tangani Kondisi Jalan Ruteng-Satar Mese, Pemkab Manggarai Pakai Dana Pemeliharaan

7 February 2018

Mantan wakil bupati Manggarai dua periode ini menjelaskan bahwa Pemkab Manggarai bertindak sesuai dengan regulasi.
Tambah Deno, kami tidak mau melangkah dari aturan tesebut takut dengan ada temuan jika perbaikan jalan dari APBD II Manggarai. (Foto: Istimewa)
RUTENG, Marjinnews.com -Terkait polemik Jalan Ruteng-Iteng yang sampai saat ini masi belum jelas statusnya antara Jalan provinsi, Jalan Kabupaten dan Jalan Negara, Pemerintah kabupaten Manggarai hanya menggunakan dana pemiliharaan untuk pembersihan badan jalan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Daerah kabupaten Manggarai.

“Kalau melihat alat berat yang sedang membersihkan badan jalan Ruteng-Iteng, anggaranya dari dana pemiliharaan dinas PU kabupaten Manggarai dalam konteks penanganan bencana” kata Kamelus Deno Bupati Manggarai kepada sejumlah awak media senin 5 Febuari 2018.

Mantan wakil bupati Manggarai dua periode ini menjelaskan bahwa Pemkab Manggarai bertindak sesuai dengan regulasi.

Tambah Deno, kami tidak mau melangkah dari aturan tesebut takut dengan ada temuan jika perbaikan jalan dari APBD II Manggarai.

Dia menjelaskan, pihak Pemda Manggarai sudah menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi NTT terkait dana tanggap darurat bencana alam di Jalan Ruteng- Iteng.

“Provinsi ada dana tanggap darurat kita sudah menyurati bagian yang menangani bagian tanggap darurat bencana,” jelasnya.

Bupati Manggarai itu menuturkan bahawa untuk menangani bencana alam di kabupaten Manggarai, pihak pemda telah menyiapkan posko bencana di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Manggarai.

BPBD slalui siap 24 jam untuk menerima laporan bencana dari pelosok Manggarai dan dengan berkordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainya akan memberikan bantuan tanggap darurat. Pungkas Deno Kamelus.

“Disana ada petugas piket yang siap menerima laporan bencana alam di Manggarai.” katanya.

Kondisi Jalan Ruteng-Iteng sudah semakin parah dan jalan rawan longsor disaat musim hujan membutuhkan perhatian serius agar jalur transportasi yang merupakan urat Nadi menuju kecamatan Satar Mese yang merupakan daerah lumbung padi bagi kabupaten Manggarai, arus transportasi angkutan untuk kebutuhan PLTU umbu dan jalur alternatif lebih cepat menuju obyek wisata budaya kampung Wae Rebo. (RN/MN)