Ronnie and Friends Siap Menghibur Masyarakat Manggarai Barat
Cari Berita

Ronnie and Friends Siap Menghibur Masyarakat Manggarai Barat

12 February 2018

Group musik Ronnie and Friends tengah berlatih untuk acara ulang tahun Kabupaten Manggarai Barat pada 25 Februari mendatang di Panorama Musik Studio pada Senin, (12/2). (Foto: Andi Andur)
Surabaya, Marjinnews.com - Tekun dan santai. Kira-kira demikianlah gambaran kondisi latihan teman-teman muda yang tergabung dalam group musik Ronnie and Friends (RnF) ketika kami sambangi pada Senin (12/2) sore di Panorama Musik Studio Jln. Semolowaru Selatan VII, 2B Surabaya.

Di dalam studio mini itu, hentakan musik bergenre pop etnik berpadu dengan lirik lagu "Reba Flores" yang dipopulerkan oleh Ivan Nestorman mengantar kami seperti pulang ke Flores.

RnF merupakan sekelompok anak muda atau mahasiswa yang memiliki kecintaan yang sama terhadap musik. Populer sejak tahun 2016, RnF kembali bersatu ketika ikut menjadi pengiring musik utama dalam acara Manggarai Fest de lawa IKEMAS pada 13 Januari 2018 lalu.

Bermain apik ketika mengiring tiga lagu bersama sang maestro musik asal Manggarai, Ivan Nestorman, RnF mencuri perhatian pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk ikut memeriahkan perhelatan acara puncak Dies Natalis Kabupaten tersebut pada 25 Februari mendatang.

"Kami sudah lama bermain musik bareng terhitung sejak tahun 2016 silam. Teman-teman mahasiswa di Surabaya ternyata memiliki kecintaan yang sama tentang musik membuat kami tidak kesulitan untuk saling melengkapi satu sama lain" ujar Ronnie, pendamping yang juga mantan juri Akademi Fantasi Indosiar (AFI) dalam obrolan singkat setelah latihan mereka.

Selain itu, menurut Ronnie acara natal dan tahun baru IKEMAS beberapa waktu lalu menjadi momen yang sangat istimewa untuk mereka. Selain karena diberi kepercayaan untuk mengkoordinir seluruh rangkaian acara, undangan dari Pemda Mabar semakin menambah semangat mereka untuk terus berkarya lewat musik terutama dalam melestarikan lagu-lagu daerah Manggarai, Flores, NTT.

"Kami sangat bersyukur dengan beberapa kejutan selama ini. Undangan dari Pemda Mabar membuat kami semakin menyadari bahwa bermusik bukan hanya soal bakat atau hobby, tetapi lebih kepada bagaimana apresiasi budaya melalui musik adalah sebuah tanggungjawab dari anak-anak muda Manggarai pada khususnya dan Indonesia umumny" tegas Ronnie.

RnF telah berlatih dengan keras untuk menghibur masyarakat Manggarai Barat yang berkumpul di Labuan Bajo pada acara puncak tanggal 25 Februari mendatang. Dengan menggunakan kapal mereka akan berangkat dari Surabaya menuju Labuan Bajo pada Jumat, (16/2).

Sebagai group musik yang baru dirintis, mereka masih mengandalkan persewaan studio dan perlengkapan musik untuk latihan. Sebagai bentuk penyelesaian masalah tersebut, RnF pun mencari sumber dana lain dengan menjual kaos bertuliskan quotes menarik bahasa Manggarai yang sudah terjual sekitar 30 baju dari 100 baju yang mereka jual.

"Kami saat ini tengah mengalami kendala dana untuk latihan. Dengan mengusung konsep Pop Etnik, perlengkapan musik kami adalah kolaborasi antara alat musik daerah dan alat musik modern. Jadi kami membutuhkan dana lebih untuk bisa mengakomodir kebutuhan utama tersebut" jelas Ronnie.

"Kami sudah berusaha untuk kreatif dalam menunjang kebutuhan kami dalam bentuk kaos yang harganya sangat murah. Kami berharap teman-teman bisa mensupport kami dengan membeli baju tersebut" lanjutnya.

Tidak ada yang mustahil jika kita hendak berkarya untuk sesuatu hal yang baik. Perkembangan zaman yang semakin tak terbendung membuat budaya daerah di Seluruh Indonesia berlahan terkerus.

RnF berusaha menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara anak muda. Berkarya lewat musik adalah pilihan yang tepat jika hendak menjangkau semua kalangan masyarakat. Semoga semakin banyak anak muda kita yang memiliki perhatian dengan segala persoalan di sekitarnya. Masyarakat Labuan Bajo bersiaplah untuk menari ria bersama teman-teman RnF. Jangan lupa ke Labuan Bajo yaa..

Oleh: Andi Andur
marjinnews.com Surabaya