PMKRI Jayapura Minta Polda Papua Segera Proses Pelaku Penembakan Mama Kamoro

Ini persoalan kemanusia yang harus dijunjung tinggi oleh  siapapun, apalagi soal nyawa manusia karena nyawa manusia bukan kita membeli den...

Ini persoalan kemanusia yang harus dijunjung tinggi oleh  siapapun, apalagi soal nyawa manusia karena nyawa manusia bukan kita membeli dengan uang (Foto: Dok. Pribadi)
Jayapura, marjinnews.com - Penembakan Terhadap Mama Papua asal Kamoro di Timika baru-baru ini merupakan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian tanpa melindungi masyarakat.

Jadi, penembakan tersebut akan menjadi sorotan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena di Papua masih terus terjadi pelanggaran HAM yang cukup serius. Sayangnya Pelaku penembakan tidak diproses secara serius sesuai hukum yang berlaku.

"Kami melihat TNI/Polri yang ditugaskan di Papua tidak pernah patuhi aturan yang menjadi misi utama mereka untuk mengayomi dan melindungi masyarakat. Hal ini membuat angka HAM di Indonesia semakin meningkat di mata dunia internasional dan Indonesia akan menjadi sorotan serius ketia sidang Umum PBB nantinya" Ujar ketua PMKRI Cabang Jayapura, Benediktus Bame.

"Oleh Karena itu, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura meminta dengan tegas Polda Papua dan Kapolri untuk segera tuntaskan kasus ini dengan serius. Kami menyesal kenapa setiap tahun selalu saja ada penembakan di Papua. Apakah negara Kesatuan Republik Indonesia beranggapan terhadap orang Papua itu hanya bukan manusia yang selalu saja di Tembak mati" lanjutnya.

"Ini persoalan kemanusia yang harus dijunjung tinggi oleh  siapapun, apalagi soal nyawa manusia karena nyawa manusia bukan kita membeli dengan uang. Atau bisa dibayar dengan miliaran uang tak ada siapapun yang bisa mengantikan nyawanya. Sehingga ini tentu dinperhatikan oleh seluruh Jajaran Polda Papua" tandas Beni.

"Sehingga, ketika Polda Papua dan Kapolri tidak bisa menyelesaikan kasus tersebut maka kami katakan Polda Papua gagal dalam mengayomi Masyarakat Indonesia di Tanah papua. Bagi saya Kapolda harus intrupsi khusus terhadap jajarannya untuk mengevaluasi kembali sistem kepolisisan yang berlaku. Hingga personil yang di turunkan di lapangan bisa menjadi pegangan kuat serta mampu melindungi masyarakat" ungkapnya.

Dengan demikian, melihat kejadian penembakan yang terus terjadi tanpa ada batasnya ini akan membuktikan bahwa papua masih saja darurat HAM dengan Papua Penuh Darah. Kapan Masyarakat papua bisa hidup nyaman untuk membagun hidup yang lebih baik. Apalagi kasus asmat belum selesai terjadi penembakan lagi. Apakah ini sebuah skenario?.

"Maka dari Kami meminta Pemerintah Pusat untuk segera tuntaskan Kasus HAM yang masih menjadi duri bagi masyatakat di tanah Papua" tutup Beni penuh penyesalan. (AA/MN)

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,45,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,153,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,254,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,351,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,25,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: PMKRI Jayapura Minta Polda Papua Segera Proses Pelaku Penembakan Mama Kamoro
PMKRI Jayapura Minta Polda Papua Segera Proses Pelaku Penembakan Mama Kamoro
https://4.bp.blogspot.com/-heJ6SfT5OSk/WnnDrfXCCcI/AAAAAAAAAkM/dEuIHH53hZgafRiiq3--YVxCjSUuHu54wCLcBGAs/s320/PMKRI%2BJayapura%2Bmarjin.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-heJ6SfT5OSk/WnnDrfXCCcI/AAAAAAAAAkM/dEuIHH53hZgafRiiq3--YVxCjSUuHu54wCLcBGAs/s72-c/PMKRI%2BJayapura%2Bmarjin.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/02/pmkri-jayapura-minta-polda-papua-segera.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/pmkri-jayapura-minta-polda-papua-segera.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close