Murid SMA Negeri Kota Kupang Ditampar Guru Sampai Telinga Berdarah
Cari Berita

Murid SMA Negeri Kota Kupang Ditampar Guru Sampai Telinga Berdarah

MARJIN NEWS
16 February 2018

Keluar dari Toilet dia bertemu dengan gurunya,  ARM. Saat itulah  CY ditempeleng dengan sangat keras oleh ARM, sebanyak satu kali (Gambar: Ilustrasi)
Kupang, marjinnews.com - CY (17) murid salah satu SMA Negeri di Kota Kupang-NTT ini, ditempeleng gurunya hingga telinganya berdarah dan bernanah. Kasus ini sudah dilaporkan dan ditangani Polisi.

Kamis (15/2/2018) petang, CY ditemani ayahnya POL mendatangi LBH APIK NTT bersama pendamping PPA Eagle CS untuk meminta pendampingan hukum dan faslitasi kasus yang menimpanya itu.

CY juga didampingi tim PPA Eagle Cs, yakni Maya, Deni, NOldy dan Wadi.

Di LBH APIK NTT, CY dan POL diterima oleh Direktris LBH APIK NTT, Ansi D Rihi Dara, SH, Pengacara LBH APIK NTT, Ester Day, SH. Hadir pula pelaku, ARM, dan pihak sekolah.

CY mengaku kejadian itu terjadi pada pertengahan November 2017 lalu. Saat itu sedang dilangsungkan upacara bendera di sekolahnya dan CY hendak buang air kecil sehingga dia keluar dari barisan upaca dan menuju ke toilet sekolah.

Keluar dari Toilet dia bertemu dengan gurunya,  ARM. Saat itulah  CY ditempeleng dengan sangat keras oleh ARM, sebanyak satu kali.

“Lalu saya masuk kelas. Saya duduk begini, tutup telinga kek ada lebah di dalam. Abis itu pulang sekolah saya sonde (tidak) kastau (kasih tahu) orangtua,” kata CY seperti dilansir kupang.tribunnews.com.

Sejak saat itu hingga kini, CY merasa telinganya sakit. Lalu beberapa hari kemudian dia ke rumah temannya dan tiba-tiba ada darah keluar dari telinganya. Lalu CY menceritakan hal ini ke mamanya. Dan kemudian kasus ini dilaporkan ke Polisi. (AA/MN)