Menkum HAM Dorong Masyarakat Gugat UU MD3

"Bukan, sama sekali bukan usulan pemerintah. Produk berdua melalui perdebatan kencang, satu tahun ini loh nggak jadi-jadi ini barang," katanya (Foto: Istimewa)
Jakarta, marjinnews.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menandatangani Undang-Undang MPR, DPD, DPR dan DPRD (UU MD3) yang disahkan DPR. Bahkan Yasonna juga mendorong agar masyarakat menggugat UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Yasonna mengatakan, Jokowi bingung dengan draft UU MD3 yang disahkan DPR. Jokowi juga terkejut dengan respons masyarakat.

"Beliau (Presiden Jokowi) saya jelaskan, beliau mengatakan kok sampai begini, jadi heboh di masyarakat. Saya pertimbangkan. Ini menimbulkan perdebatan yang sangat luas di masyarakat. Tapi kan beliau butuh latar belakang bagaimana kita membahas UU ini, bagaimana time limit yang ada pada waktu itu, saya jelaskan juga Pak Presiden ini yang kita capai sudah buang 2/3 usulan teman-teman DPR, ini trade off-nya," ujar Yasonna seperti dilansir detik.com di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Meski demikian, Yasonna membantah jika Presiden Jokowi disebut kecolongan atas pasal-pasal yang ada di UU MD3, terutama terkait pasal imunitas DPR. Terlebih, Yasonna mengatakan dirinya sudah membuang 2/3 usulan DPR yang jika diikuti dinilai akan membuat DPR menjadi 'powerfull'.

"Kebebasan yang sebebas-bebasnya itu bukan kebebasan, anarchy itu, bukan democracy, harus ada koridor-kordiror yang harus kita jaga, bahwa teman-teman DPR perlu perlindungan dalam melaksanakan hak konstitusionalnya, ya be it, tapi karena melanggar konsitusinya, nggak usah terlalu heboh lah, uji saja di MK," kata dia.

Yasonna juga menyoroti Pasal 263-264 UU MD3 tentang Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden. Dia menegaskan pasal itu bukanlah usulan dari pemerintah.

"Bukan, sama sekali bukan usulan pemerintah. Produk berdua melalui perdebatan kencang, satu tahun ini loh nggak jadi-jadi ini barang," katanya.

Dia pun mempersilakan masyarakat untuk menggugat UU MD3 yang telah disahkan DPR tersebut.

"Saya persilakan teman-teman menggugat, tapi setelah jadi UU. Jangan digugat sebelum jadi UU, nanti batal. Kemarin saat keluar dari paripurna silakan gugat di MK," katanya.

Yasonna pun mencontohkan soal pasal penghinaan yang dimaksud dalam UU MD3 tersebut. Jika ujaran bernada kritik diberikan terkait dengan kinerja, maka sebaiknya harus bisa diterima. Namun jika ujaran berkenaan dengan personal yang cenderung ke arah penghinaan, maka hal itu bisa dipidanakan.

"Contoh, saya sebagai menteri kalau saudara mengatakan Menkum HAM Yasonna Laoly ngurus lapas nggak becus, ngurus imigrasi nggak becus, kebijakannya nggak benar, thats fine with me. Tapi kalau mengatakan ke saya mamanya Pak Laoly nggak jelas siapa, wah kukejar kau sampai ke mana, sampai ke liang lahat pun kukejar, karena itu merendahkan personal, merendahkan martabat. Bukan budaya kita," ujarnya. (AA/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,111,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,146,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,539,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,62,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,200,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1032,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,45,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,6,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Menkum HAM Dorong Masyarakat Gugat UU MD3
Menkum HAM Dorong Masyarakat Gugat UU MD3
https://3.bp.blogspot.com/-pg88v17GWKg/Wovy149O6FI/AAAAAAAAC94/b1FuEtVuaYQycOBF5SoJwPJKdIGfNAAAQCLcBGAs/s320/MENKUMHAM%2BRI.jpeg
https://3.bp.blogspot.com/-pg88v17GWKg/Wovy149O6FI/AAAAAAAAC94/b1FuEtVuaYQycOBF5SoJwPJKdIGfNAAAQCLcBGAs/s72-c/MENKUMHAM%2BRI.jpeg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/02/menkum-ham-dorong-masyarakat-gugat-uu.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/menkum-ham-dorong-masyarakat-gugat-uu.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy