Mantan Ketua KBMK IKIP PGRI Bali, Terpilih Jadi Ketua Amanat Bali
Cari Berita

Mantan Ketua KBMK IKIP PGRI Bali, Terpilih Jadi Ketua Amanat Bali

6 February 2018

Rovinus Bou yang juga mantan Ketua KBMK IKIP PGRI-Bali ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiwa-i NTT yang hadir pada pertemuan tersebut karena sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Amanat-Bali. (Foto: Humas Amanat Bali)
Denpasar, Marjinnews.com. Selasa, 5 Februari 2018 adalah hari bersejarah bagi Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Timur di Bali.

Seluruh Mahasiswa yang menyatakan diri ikut bergabung didalam wadah Mahasiswa NTT yang ada di Bali itu menyelenggarakan pertemuan untuk membahas pemilihan ketua yang akan menahkodai AMANAT kedepan.

Pertemuan itu dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa NTT (Amanat)-Bali bertempat di Jln. Thamrin Gang 1 Nomor 8, akhirnya membuahkan hasil.

Rovinus Bou, pria kelahiran 17 Mei 1991 asal Belu - Malaka, Nusa Tenggara Timur melalui musyawarah akhirnya dipercayai untuk menahkodai perkumpulan ini salama satu tahun ke depan.

Amanat - Bali merupakan suatu wadah yang dibentuk dengan berorientasi pada ranah sosial kemayarakatan.

" Yang terhimpun dalam Amanat-Bali adalah seluruh mahasiswa-i NTT yang berdomisili di Bali. Perkumpulan ini dibentuk dengan semangat agar mahasiswa-i NTT yang ada di Bali bisa memberikan kontribusi buat masyarakat NTT dengan berbagai cara.

Juga ingin berbuat bagi tanah Dewata yang selalu memberikan kami banyak pembelajaran." Ungkap Efraim Mbomba Reda yang merupakan inisiator dari pembentukan Amanat-Bali.

Rovinus Bou yang juga mantan Ketua KBMK IKIP PGRI-Bali ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiwa-i NTT yang hadir pada pertemuan tersebut karena sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Amanat-Bali.

"Terima kasih karena sudah mempercayakan saya untuk memimpin Amanat. Ini merupakah sebuah kehormatan serta amanah. Saya akan menjalankan sebaik-baiknya". Papar aktivis PMKRI Cabang Denpasar ini.

"Tugas dari Amanat-Bali adalah untuk memberikan edukasi kepada mahasiwa-i NTT agar bisa memberikan kontribusi buat NTT dan masyarakat Bali khsusnya. Ke depannya akan ada banyak hal yang akan kami lakukan". Jelas pria yang menjadi ketua pertama Amanat-Bali ini.

Disepakati juga Wakil Ketua Amanat - Bali adalah Fedis Laus Edison, mahasiswa Universitas IKIP PGRI - Bali. Sebagai sebuah organiasi yang terjun di bidang sosial kemasyarakatan, Edison sangat yakin bahwa Amanat - Bali merupakan suatu perkumpulan yang lahir karena menjawapi kerinduan dari mahasiswa-i NTT di Bali.

Setelah Ketua Amanat-Bali terpilih akhirnya Amanat-Bali juga langsung mendeklarasikan hari lahirnya. Dan disepakati bahwa hari lahir Amanat- Bali adalah pada Selasa, 6 Februari 2018 di Jln. Thamrin Gang 1 Nomor 8. (RN/MN)