Manggarai Raih Penghargaan Prestasi Dibidang Penyusunan SAKIP
Cari Berita

Manggarai Raih Penghargaan Prestasi Dibidang Penyusunan SAKIP

6 February 2018

Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH dalam Apel Mingguan di halaman Kantor Bupati Manggarai, Senin (5/2). Bupati Deno Kamelus menjelaskan bahwa plakat penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Drs. Victor Madur di Nusa Dua, Bali tanggal 31 Januari 2018 lalu. (Foto: Humas Kab.Manggarai)
Ruteng, Marjinnews.com Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapat penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) terkiat prestasi di bidang penyusunan SAKIP atau Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH dalam Apel Mingguan di halaman Kantor Bupati Manggarai, Senin (5/2). Bupati Deno Kamelus menjelaskan bahwa plakat penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Drs. Victor Madur di Nusa Dua, Bali tanggal 31 Januari 2018 lalu.

Penghargaan SAKIP yang diterima Pemerintah Kabupaten Manggarai ini diperoleh dari hasil evaluasi atas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Manggarai selama tahun 2017.

"Ada peningkatan predikat. Kalau tahun sebelumnya (SAKIP 2016, red) kita mendapat predikat CC dengan nilai 58,69, maka kini kita meraih predikat B dengan nilai 60,57," papar Bupati Manggarai.

Raihan tersebut sekaligus menempatkan Kabupaten Manggarai pada peringkat kedua dari seluruh Kabupaten/kota di Propinsi Nusa Tenggara Timur.

"Hanya ada empat Kabupaten Kota yang mendapat predikat B. Kota Kupang di urutan pertama, lalu Kabupaten Manggarai di peringkat dua, diikuti oleh Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Nagekeo," jelasnya.

Menurutnya, torehan positif tersebut merupakan hasil kerja sama, kerja keras dan komitmen seluruh komponen sekaligus membuktikan bahwa upaya penegakan disiplin ASN yang dilakukan selama ini telah berada pada jalur yang benar.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada kita semua atas hasil ini. Apa yang saya, Wakil Bupati dan Pa Sekda lakukan terkait penegakan disiplin membuat kita mendapatkan hasil seperti ini.

Selanjutnya kita tidak boleh mundur, harus tetap memperbaiki diri agar kali berikut prestasinya akan lebih baik," harap Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH MH.

Ditambahkannya, apabila mendapat predikat A dalam penyusunan SAKIP, maka Pemerintah Pusat akan memberi insentif. "Instentif dari pusat tersebut akan menjadi milik ASN sebagai penghargaan atas kualitas kinerjanya," jelas Bupati.

Terkait upaya peningkatan kualitas kinerja, Bupati Manggarai mengingatkan agar berbagai instrumen yang ditetapkan selama ini harus diperhatikan dan dilaksanakan.

"Harus mengisi jurnal kerja harian, perbaiki cara pengisiannya, karena melalui jurnal tersebut kualitas kinerja ASN dapat diukur," tegas Bupati Deno Kamelus.

Menurutnya, usaha meningkatkan kinerja pemerintah adalah tanggung jawab bersama dan karenanya semua pihak wajib memiliki dan menjalankan tugasnya dengan komitmen yang tinggi.

"Pimpinan OPD harus terus melakukan evaluasi Mingguan di instansi masing-masing agar hasil kerja dapat lebih optimal. Kita tetap bekerja secara fokus, terukur, dan tuntas," pungkasnya.

Untuk diketahui, SAKIP atau Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dikembangkan seiring dengan meningkatnya tuntutan Pemerintah terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (Good governance, clean government). 

Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah telah mendorong pengembangan dan penerapan sistem ini dan diimplementasikan secara “self assesment” oleh masing-masing instansi pemerintah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan pemantauan kinerja untuk kemudian dilaporkan kepada instansi yang lebih tinggi.

Bupati Manggarai Deno Kamelus berharap, prestasi yang diraih kali ini dapat ditingkatkan pada tahun yang akan datang. (RN/MN)