Kurikulum 2013 dan Kreativitas Guru

Melalui pendidikan manusia berharap nilai-nilai kemanusiaan diwariskan. Pendidikan juga harus diimplementasikaan dalam watak dan kepribadian. Upaya pendidikan melalui internalisasi nilai-nilai kemanusian menuntut untuk memanusiakan manusia (Foto: Dok. Pribadi)
Pendidikan merupakan bagian paling penting dan urgen dalam setiap kehidupan manusia. Tanpa pendidikan, cita-cita manusia sebagai manusia yang beradab tidak akan terwujud. Selain itu, pendidikan juga merupakan salah satu dari kebutuhan primer manusia.

Dikatakan demikian karena pendidikan dapat menjadi bekal untuk menghadapi berbagai permasalahan yang datang dan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan manusia itu sendiri. Karena hal inilah pendidikan dan manusia selalu berhubungan satu sama lain. Hal ini pula, yang menjadikan pendidikan dan manusia tidak dapat dipisahkan.

Melalui pendidikan manusia berharap nilai-nilai kemanusiaan diwariskan. Pendidikan juga harus diimplementasikaan dalam watak dan kepribadian. Upaya pendidikan melalui internalisasi nilai-nilai kemanusian menuntut untuk memanusiakan manusia.

Kebutuhan akan pendidikan menjadi salah satu hal yang tidak terelakkan pada fase sejarah peradaban manusia. Pernyataan tersebut juga diungkapkan oleh setiap individu bahkan masyarakat di setiap bangsa dan negeri yang berabad, termasuk di Indonesia.

Perwujudan dari amanat Undang-Undang Dasar 1945 yaitu dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang merupakan produk undang-undang pendidikan pertama pada awal abad ke-21.

Undang-undang ini menjadi dasar hukum untuk membangun pendidikan nasional dengan menerapkan prinsip demokrasi, desentralisasi, dan otonomi pendidikan yang menjunjung tinggi hak asasi manusia. Dengan menjadi dasarnya UU ini dalam Sistem Pendidikan, hemat saya sudah sangat pantaslah pendidikan di Indonesia perlu ditingkatkan.

Berbicara mengenai pendidikan, tentu bukan berbicara mengenai animo masyarakat akan pendidikan itu sendiri, melainkan, berbicara tentang bagaimana orang masuk menghayati konsep serta menjadi bagian dari pendidikan itu sendiri.

Selain itu, berbicara tentang pendidikan, tentu berbicara mengenai perangkat-perangkat yang terkandung dalam pendidikan itu sendiri. Ada beberapa poin atau unsur yang terkandung dalam rahim pendidikan, antara lain pendidik(guru), peserta didik, serta kurikulum yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Kurikulum 2013

Dalam proses pembelajaran, poin utama yang perlu diperhatikan ialah kurikulum yang digunakan pada saat pembelajaran itu berlangsung. Kurikulum merupakan salah satu unsur yang bisa memberikan kontribusi yang signifikan untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi peserta didik.

Jadi, tidak dapat disangkal lagi bahwa kurikulum, yang dikembangkan dengan berbasis pada kompetensi sangat diperlukan sebagai instrumen untuk mengarahkan peserta didik menjadi:

Pertama, manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah; dan Kedua, manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan Ketiga, warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi merupakan salah satu strategi pembangunan pendidikan nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014 memenuhi kedua dimensi tersebut.

Kurikulum 2013 adalah Kurikulum yang meningkatkan dan menyeimbangkan soft skill dan hard skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Dalam konteks ini Kurikulum 2013 berusaha untuk lebih menanamkan nilai-nilai yang tercermin pada sikap dapat berbanding lurus dengan keterampilan yang diperoleh peserta didik melalui pengetahuan di sekolah. Dengan kata lain, antara soft skill dan hard skill dapat ditanamkan secara seimbang, berdampingan dan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun tujuan dari Kurikulum 2013 yaitu untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.

Kreativitas Guru

Dalam KBBI (Badudu-Zain) jika ditinjau dari segi bahasa (etimologi) kata kreativitas berasal dari bahasa Inggris “to creat” yang berarti menciptakan, menimbulkan dan membuat. Dari kata to creat berbentuk kata benda “creativity” yang berarti daya cipta. Arti lain dari kata kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang baru.

Kemampuan ini merupakan kemampuan imaginatif yang hasilnya merupakan pembuatan kombinasi dari informasi yang diperoleh dari pengalaman-pengalaman sebelumnya menjadi hal baru dan bermanfaat.

Kreativitas Guru adalah kemampuan seorang guru untuk mencipta dan berkreasi. Tidak ada satu pun pernyataan yang dapat diterima secara umum mengenai mengapa suatu kreasi timbul. Kreativitas guru sering dianggap terdiri atas dua unsur.

Pertama, kefasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan menghasilkan dengan cepat.
Kedua, keluwesan yang umumnya mengacu pada kemampuan menemukan gagasan yang berbeda-beda dan luar biasa untuk memecahkan suatu masalah.

Istilah kreativitas guru digunakan untuk mengacu pada kemampuan individu(guru) yang mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar yang sangat bernilai bagi individu tersebut.

Kreativitas guru dapat juga dianggap sebagai kemampuan untuk menjadi seorang pendengar yang baik, yang mendengarkan gagasan yang datang dari luar dan dari dalam diri sendiri atau dari alam bawah sadar.

Kreativitas guru juga dapat diartikan sebagai kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi atau unsur-unsur yang ada. Tidak hanya itu, Kreativitas guru juga diartikan sebagai kemampuan menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah, di mana penekanannya adalah kuantitas, ketepatgunaan, dan keragaman jawaban.

Pengertian lainnya ialah kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan dan orisinalitas dalam berfikir serta mengolaborasi (mengembangkan, memperkaya memperinci suatu gagasan).

Kurikulum 2013, Kreativitas dan Tuntutannya Bagi Guru
Prinsip pembelajaran pada kurikulum 2013 tidak jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya, Karena pada dasarnya Kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari kurikulum sebelumnya.

Hanya saja yang membuat beda ialah titik tekan pembelajaran dan juga cakupan materi yang diberikan kepada peserta didik. Sebagaimana diketahui bahwa kurikulum 2013 berupaya memadukan antara kemampuan sikap, ketrampilan dan pengetahuan.

Meskipun demikian, harapanya ketiga kemampuan tersebut dapat berjalan seimbang dan beriring sehingga pencapaian pembelajaran dapat berhasil dengan maksimal.

Kualitas pembelajaran dipengaruhi pula oleh sikap guru yang kreatif untuk memilih dan melaksanakan pendekatan dan model pembelajaran. Karena profesi guru menuntut sifat kreatif dan kemauan mengadakan improvisasi. Oleh karena itu guru harus menumbuhkan dan mengembangkan sifat kreatifnya.

Kreativitas guru dapat diciptakan dan dikembangkan apabila dipupuk sejak dini, dan seorang guru menyadari betul manfaat dari kreativitas tersebut yang adalah manfaat dari pembiasaan hidup kreatif.
Adapun beberapa poin yang perlu diingat oleh guru serta menjadi tuntutan bagi guru itu sendiri untuk selalu memiliki sikap kreatif yaitu:

Pertama, dengan berkreasi orang(guru) dapat mewujudkan dirinya termasuk salah satu kebutuhan pokok dalam hidup manusia.

Kedua, dengan kreativitas membiasakan diri berpikir kreatif.

Ketiga, bersibuk diri secara kreatif tidak hanya bermanfaat bagi orang lain tapi juga memberikan kepuasan terhadap individu (guru). Keempat, kreativitaslah yang memungkinkan manusia meningkatkan kualitas hidupnya.

Poin-poin di atas menjadi acuan bagi setiap guru, untuk menjalankan perannya sebagai pribadi yang mampu memanusiakan manusia. Guru sebagai pendidik harus mampu menjalankan poin-poin di atas. Di zaman sekarang, guru diharapkan mempunyai andil yang besar untuk memberikan pesan dan pengajaran yaitu nilai-nilai kemanusian bagi setiap anak bangsa yang bukan saja sedang mengenyam pendidikan di sekolah (formal) tapi juga bagi setiap anak sekolah yang membutuhkan pendidikan (non formal) itu sendiri.

Akhir tulisan ini, saya inigin menitipkan slogan lama ini kepada guru, “Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?" Inilah slogan yang harus dipegang oleh guru, agar mampu mencerdaskan seluruh rakyat Indonesia seperti yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini, mulai dari dirinya(guru) sendiri, dan dimulai dari hari ini.
Salam Pendidikan!!!!

Oleh : Marselis Mbipi Jepa Jome
Penulis adalah Mahasiswa Semester VIII, Jurusan Pendidikan Keagamaan Katolik di  Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Santo Sirilus Ruteng. Penulis juga adalah Pimpinan OKP Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Ruteng. Penulis sedang menyusun Skripsi yang berjudul “Kreativitas Guru Agama Katolik SMAN 1 Langke Rembong Dalam Menerapkan Kurikulum 2013”. 

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,162,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,182,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,570,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,37,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,278,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,117,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,62,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,291,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,257,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,416,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1136,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,37,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,68,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Kurikulum 2013 dan Kreativitas Guru
Kurikulum 2013 dan Kreativitas Guru
https://1.bp.blogspot.com/-6GcPzvEXZI0/WnRmiBDq9hI/AAAAAAAAAgI/RIb7BbFawAsuo8Q8wEpbWgJn9UuT_MEJwCLcBGAs/s320/Selo%2BLMND%2BMarjinnews.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-6GcPzvEXZI0/WnRmiBDq9hI/AAAAAAAAAgI/RIb7BbFawAsuo8Q8wEpbWgJn9UuT_MEJwCLcBGAs/s72-c/Selo%2BLMND%2BMarjinnews.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/02/kurikulum-2013-dan-kreativitas-guru.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/kurikulum-2013-dan-kreativitas-guru.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close