Korupsi, Satu Lagi Pejabat di Manggarai Timur Masuk Penjara
Cari Berita

Korupsi, Satu Lagi Pejabat di Manggarai Timur Masuk Penjara

22 February 2018

Vonis itu diberikan oleh majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada tahun anggaran 2015 dengan kerugian negara sebesar Rp 1. 944.880.000. (Foto: Istimewa)
Kupang, Marjinnews.com – Satu lagi pejabat Manggarai Timur yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum PUPR, Lorensius Loni, Diganjar 1, 4 Tahun penjara.

Vonis itu diberikan oleh majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada tahun anggaran 2015 dengan kerugian negara sebesar Rp 1. 944.880.000.

Sidang berlangsung pada pukul 13.00 wita kamis, (22/2) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang Jln RA Kartini, Gang V, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan untuk terdakwa Laurensius Loni selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kabupaten Manggarai Timur dipimpin majelis hakim, Jemmy L. Tanjung didampingi hakim anggota Ibnu Kholiq dan Gustaf Marpaung.

Sedangkan Terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Marsel Manek. Terlihat juga di ruang sidang turut hadir JPU Kejari Manggarai, Iwan K.

Dalam amar putusan, majelis hakim menegaskan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung inspektorat.

“Setelah memeriksa saksi – saksi, ahli dan terdakwa, maka terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sehingga divonis selama 1, 4 tahun penjara,” kata hakim, Jemmy L. Tanjung.

Selain pidana badan, selama 1, 4 tahun penjara, lanjut hakim, terdakwa diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta. Ditegaskan hakim, jika terdakwa tidak membayar denda tersebut satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan tetap maka akan diganti dengan pidana selama 1 bulan kurungan.

Menurut hakim, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 Ayat 1 UU RI Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 18 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI, 31 Tahun 1999.

Iwan K selaku JPU Kejari Manggarai yang ditemui usai sidang menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim. Pasalnya, diberikan waktu selama 14 hari untuk berpikir oleh hakim.

Remigius Nahal - Marjinnews.com