Ketua DPRD Mabar Minta Tutup Bank NTT di Labuan Bajo
Cari Berita

Ketua DPRD Mabar Minta Tutup Bank NTT di Labuan Bajo

20 February 2018

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Belasius Jeramun, meminta Pemkab Manggarai Barat untuk menutup Bank NTT Kantor Cabang (Kancab) Labuan Bajo. (Foto: Istimewa)
Labuan Bajo, Marjinnews.com - Merasa kehadiran Bank NTT di Labuan Bajo tidak membantu dan memenuhi kebutuhan masyarakat Manggarai Barat serta tidak berperan dalam membangun Manggarai Barat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Belasius Jeramun, meminta Pemkab Manggarai Barat untuk menutup Bank NTT Kantor Cabang (Kancab) Labuan Bajo.

Dilansir dari IndonesiaKoran.com, penegasan ini disampaikan Belasius Jeramun, pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Manggarai Barat, dengan agenda penetapan Tujuh Buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Menjadi Perda Manggarai Barat Tahun 2018, di Gedung DPRD Kabupaten Manggarai Barat, di Labuan Bajo, Senin (19/2/2018).

"Terkait Bank NTT yang ada di Labuan Bajo, kita sudah memanggil pihak Bank NTT. Kita sampaikan bahwa mulai dari tanah untuk membangun Kantor Bank NTT itu sampai hari ini, belum jelas. Berapa harganya dan bagaimana perjanjiannya dengan pemerintah, tidak jelas," tandas politikus Partai Golkar ini.

Ia juga meminta Bank NTT harus transparan dengan kondisi keuangan dan perkembangannya selama beroperasi di Labuan Bajo.

"Apakah Bank NTT ini untung atau rugi, harus disampaikan kepada Bupati Manggarai Barat sebagai pemegang saham. Bank NTT harus transparan," ujar Belasius Jeramun.

Ia menilai, ada kecenderungan Bank NTT ingin mendapat keuntungan sendiri tanpa mempertimbangkan peran lain untuk ikut bersama membangun Manggarai Barat.

"Untuk itu saya tegaskan, tutup saja Bank NTT ini. Masih banyak bank yang ada di Labuan Bajo," pungkas Belasius Jeramun.

Remigius Nahal - Marjinnews.com