Kasus Narkoba, Istri Cantik Mantan Anggota DPRD Bali Terancam Hukuman Mati
Cari Berita

Kasus Narkoba, Istri Cantik Mantan Anggota DPRD Bali Terancam Hukuman Mati

28 February 2018

Di persidangan, Jaksa I Gusti Ngurah Wirayoga dalam dakwaan menyatakan, Ratna Dewi diduga melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika dan precusor narkotika. (Foto: Istimewa)
DENPASAR, Marjinnews.com - Istri mantan anggota DPRD provinsi Bali, Jro Gede Komang Swastika alias Jero Janggol alias Mang Jangol yakni Ni Luh Ratna Dewi (36) menjalani sidang perdana, Selasa (27/2) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Dalam sidang mengagendakan pembacaan dakwaan, jaksa penuntut mendakwa Ratna dengan pidana maksimalnya dengan ancaman hukuman mati.

Di persidangan, Jaksa I Gusti Ngurah Wirayoga dalam dakwaan menyatakan, Ratna Dewi diduga melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika dan precusor narkotika.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika," ujar Jaksa Wirayoga di hadapan majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Partha Bhargawa.

Terdakwa yang berasal dari Jembrana ini juga dijerat dengan pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang–undang yang sama.

Perbuatan Ratna Dewi dinilai memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman lebih dari 5 gram, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Ditemui usai sidang, penasihat hukum terdakwa Ratna Dewi, yakni Nyoman Sudiantara menyatakan, tidak diajukannya keberatan atas dakwaan jaksa, karena ingin proses persidangan berjalan cepat.

Walaupun mengajukan keberatan adalah hak terdakwa.

"Kami tidak mengajukan eksepsi, karena kami ingin menjalani peradilan yang sederhana, yang cepat dengan biaya murah," ucapnya.

"Eksepsi itu adalah hak atau ketentuan UU bisa memberikan kewenangan seperti itu. Tapi kami lebih menuju kepada sebuah efektivitas waktu. Toh juga nanti eksepsi itu memang bisa menyerang dengan mengacu pada Pasal 143 ayat 1,2 dan 3 bahwa dakwaan kabur, tidak jelas dan lainnya sebagainya.Tapi kan itu baru putusan sela. Artinya jangan lah bertele-tele. Kami ingin lebih singkat, cepat. Lebih cepat lebih baik," tegas pengacara senior yang akrab disapa Punglik ini.

Tak hanya Ratna Dewi, terdakwa Semiati (41) juga menjalani sidang dakwaan dalam kasus yang sama.

Semiati merupakan istri dari terdakwa Rahman yang sama-sama ditangkap di kamarnya di rumah milik Jro Gede Komang Swastika alias Jero Janggol alias Mang Jangol Jalan Batanta Nomor 70, Banjar Sebelanga, Denpasar Barat.

Terhadap dakwaan jaksa penuntut, terdakwa Semiati yang didampingi penasihat hukumnya yaitu Made Suardika tidak mengajukan keberatan atau eksepsi.

Sidang pun akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan para saksi.

Untuk diketahui, PN Denpasar sudah menetapkan jadwal sidang untuk mantan Wakil Ketua DPRD Bali, Jero Gede Komang Suastika alias Mang Jangol alias Jro Jangol (40) serta istri pertamanya, Ni Luh Ratna Dewi (37).

Meski terjerat dalam perkara yang sama, keduanya jalani sidang terpisah.

Tersangka pasutri dalam perkara tindak pidana narkotik ini juga menjalani sidang di hari berbeda di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Jubir yang juga hakim PN Denpasar, I Made Pasek mengatakan setelah menerima pelimpahan dari Kejari Denpasar, kemudian PN Denpasar menetapkan jadwal sidang.

"Penetapan jadwal sidang dan penunjukan hakim sudah ada untuk dua tersangka. Tersangka Mang Jangol sidangnya Kamis tanggal 1 Maret. Kalau istrinya (Ratna Dewi) lebih dulu menjalani sidang, hari Selasa tanggal 27 Februari," jelasnya, Jumat (23/2/2018).

Terkait majelis hakim, untuk tersangka Mang Jangol akan dipimpin Hakim Ketua Ida Ayu Nyoman Adnyadewi didampingi Hakim Anggota Novita Riama dan Agus Walujo Tjahjono.

Sedangkan sidang tersangka Ratna Dewi akan dipimpin Hakim Ketua I Gusti Ngurah Partha Bhargawa, dengan dua hakim anggota I Made Pasek dan I Ketut Suarta.

Dari Kejari Denpasar telah menunjuk jaksa untuk menangani perkara ini dari masing-masing tersangka.

"Jaksa yang ditunjuk untuk menangani kasus tersangka Mang Jangol itu, Jaksa Dewa Narapati. Jaksa I Gusti Ngurah Wirayoga ditunjuk menangani tersangka Ratna Dewi ," papar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Denpasar, Arief Wirawan kala pelimpahan tahap II.

Tertera pada sampul berkas perkara, tersangka Mang Jangol diduga melakukan tindak pidana miliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan I berupa kristal bening atau dikenal dengan nama sabu-sabu berat bersih 3,73 gram.

"Untuk pasal Mang jangol disangkakan melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika. Istrinya juga sama. Di berkasnya, tersangka Ratna Dewi diduga sebagai pemasok atau pengedar," terang Arief.(RN/MN)