Kampanye Paperless, dari Pribadi Sampai Institusi Pemerintah

Tentunya ini sebuah terobosan yang sangat penting tinggal apakah pemerintah mau melaksanakannya (Foto: Dok. Pribadi) Usia bumi semakin m...


Tentunya ini sebuah terobosan yang sangat penting tinggal apakah pemerintah mau melaksanakannya (Foto: Dok. Pribadi)
Usia bumi semakin meningkat. Berbagai upaya pengawetan umur bumi menjadi pekerjaan rumah semua negara terutama terkait upaya menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencegah pemanasan global atau global warming.

Contoh kecil dari upaya penyelamatan ibu bumi ini adalah dengan menghemat penggunaan kertas (paperless). Kemunculan teknologi digital sebenarnya berdampak positif untuk menunjang kampanye ini agar berhasil. Jika kita kesulitan membuat aksi besar-besaran, maka penting bagi kita untuk memulainya dari diri sendiri.

Hanya keteladananlah yang mampu membuat orang semakin sadar akan berbagai macam bentuk penyimpangan yang berujung pada bencana di masa depan. Kampanye paperless bisa juga dilakukan oleh instutisi yang akrab dengan penggunaan kertas yang berlebihan.

Beberapa perhitungan singkat soal mengapa penting sebuah institusi pemerintahan melakukan aksi paperless yang penulis lakukan adalah sebagai berikut:

1. Berapa puluh lembar kertas yang dihemat ketika undangan dikirim via elektronik untuk 1 kegiatan. Bila sehari ada 5 undangan untuk 30 institusi maka akan dihemat 150 lembar. Dengan 22 hari kerja maka akan dihemat 3300 lembar atau 6 rim/bulan. Bila 1 rim seharga Rp 25.ooo maka efisiensi anggaran kertas Rp 150.000/bulan atau Rp 1.800.000/tahun

2. Biaya yang akan dihemat untuk bensin yang dikeluarkan bagi petugas pengantar undangan. Bila 1 pengantar undangan membutuhkan 2 liter atau Rp 9.000 dan sehari ada 5 institusi yang menyebarkan undangan dihemat biaya Rp 45.000 perhari atau Rp 990.000/bulan. Diakumulasikan dalam setahun Rp 11.880.000

3. Penghematan biaya cartridge dan fotocopy. Anggap dalam setahun butuh 1 cartridge Rp 140.000. Biaya fotocopy Rp 150/lembar atau Rp 4500 tiap undangan. Bila sehari 5 undangan yang disebar maka butuh Rp 22.500 atau dalam sebulan Rp 495.000. Untuk satu tahun dihemat Rp 5.940.000 plus harga cartridge Rp 140.000/institusi akan diperoleh Rp 700.000 dan ditotal Rp 6.640.000.

4. Penghematan honor petugas yang ditugaskan khusus untuk itu. Anggaplah honor bulanannya Rp 1.500.000, jadi 5 petugas dihemat Rp 7.500.000

Secara total untuk 5 institusi diperoleh potensi penghematan Rp 27.820.000 untuk 5 institusi atau Rp 5.564.000/institusi/tahun. Tinggal menghitung biaya berapa jumlah SKPD dan kegiatan yang diagendakan.

Tentunya ini sebuah terobosan yang sangat penting tinggal apakah pemerintah mau melaksanakannya.


Oleh: Faleria Angelina Juwita
Siswi Kelas XI SMAN 1 Labuan Bajo, Manggarai Barat

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,45,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,157,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,259,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,352,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,26,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Kampanye Paperless, dari Pribadi Sampai Institusi Pemerintah
Kampanye Paperless, dari Pribadi Sampai Institusi Pemerintah
https://4.bp.blogspot.com/-LRZbexAFiBc/WoVCfVIuWOI/AAAAAAAAApI/UdW1ZD4pmsE70KwdsQs1cqVNh9LmxYL1ACLcBGAs/s320/Faleria.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-LRZbexAFiBc/WoVCfVIuWOI/AAAAAAAAApI/UdW1ZD4pmsE70KwdsQs1cqVNh9LmxYL1ACLcBGAs/s72-c/Faleria.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/02/kampanye-paperless-dari-pribadi-sampai.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/kampanye-paperless-dari-pribadi-sampai.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close