Di Sumba, Gadis 16 Tahun Gantung Diri di Pohon Rambutan
Cari Berita

Di Sumba, Gadis 16 Tahun Gantung Diri di Pohon Rambutan

4 February 2018

Berdasarkan keterangan saksi, masih di hari yang sama sekitar pukul 08.00 Wita saksi menemukan sang kakak AT yang diketahui masih duduk di bangku kelas 3 SMP ini dalam keadaan tergantung di pohon rambutan dengan menggunakan tali rafia yang dipintal. Pada saat menemukan sang kakak, ODL yang merupakan adik kandung korban mengatakan bahwa sang kakak sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi. (Foto: Ilustrasi)

Waikabubak, Marjinnews.com. Sekitar pukul 08.30 Wita Minggu pagi tadi (4/2/2018), YDA datang melapor ke Kantor Polsek Wewewa Timur, terkait ditemukannya anak perempuan yang gantung diri di kebun Kampung Letendaoina, Desa Ombarade, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya. Anak perempuan berinisial AT (16) ini, ditemukan pertama kali dalam kondisi tergantung di pohon rambutan oleh adik korban sendiri ODL(11).

Berdasarkan keterangan saksi, masih di hari yang sama sekitar pukul 08.00 Wita saksi menemukan sang kakak AT yang diketahui masih duduk di bangku kelas 3 SMP ini dalam keadaan tergantung di pohon rambutan dengan menggunakan tali rafia yang dipintal. Pada saat menemukan sang kakak, ODL yang merupakan adik kandung korban mengatakan bahwa sang kakak sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Menindaklanjuti laporan warga, Unit Reskrim Polres Sumba Barat yang bertugas melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana termasuk fungsi identifikasi langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk melakukan olah TKP. Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Mulyo Hartomo, S. IK, selama proses olah TKP tim tidak menemukan tanda-tanda adanya tindak penganiayaan pada jasad korban.

Saat ini tim dari Kepolisian telah menyimpan barang bukti yang ada, yaitu pakaian, tali dan sandal yang dipakai oleh korban. Dan dari hasil identifikasi, tim menyatakan bahwa korban AT murni melakukan tindakan bunuh diri dengan menggantung dirinya dengan seutas tali di pohon rambutan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jasad korbanpun diserahkan ke keluarga di kediamannya yaitu di Kampung Puu Ponda, Desa Ombarade, Kecamatan Wewewa Tinur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Menyikapi peristiwa yang ada, Kapolres Sumba Barat AKBP Gusti Maycandra Lesmana, S.IK, MHmemerintahkan jajarannya untuk tetap melakukan deteksi dini terkait fakta penyebab bunuh diri korban AT. Dan untuk Anggota Bhabinkamtibmas yang tersebar di wilayah, beliau tekankan untuk selalu konsisten dalam melakukan sosialisasi terkait bersama menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumba Barat. (RN/MN/TNS)