Adam Djudje dan Niko Naput Berbohong dan Karang Cerita Palsu, Kata Mantan Camat Komodo

Adam Djudje dalam proses penyerahan bertindak sebagai saksi di hadapan pemerintah yakni Frans Padju Leok Asisten I penganti bupati Gaspar Ehok. "Kalau sekarang Dudje bilang itu tanahnya, itu Bohong besar. Adam Djudje itu dia pembohong dan dokumennya itu palsu," tegas Anton. (Foto: Floresa.co)
Labuan Bajo, Marjinnews.com. Sengketa lahan seluas 30 hektar di Labuan Bajo ibu kota Manggarai Barat Flores Nusa Tenggara Timur memulai babak baru. Lempar keterangan dari beberapa oknum yang terlibat didalam sengketa itupun mencuat.

Anton Nusa Batan, yang merupakan camat Komodo sewaktu Mabar belum menjadi Kabupaten sendiri memberikan keterangan yang mengejutkan.

Dilansir dari Media Indonesia.com. Mantan Camat Komodo itu mengatakan bahwa Adam Djudje dan Niko Naput tidak berkepentingan di dalam masalah tanah yang kini sedang menjadi polemik. Serta mereka telah mengarang cerita soal lahan itu.

Status sejarah kepemilikan tanah seluas 30 hektar di Keranga Ujung Batu Gosok dalam wilayah hukum kelurahan labuanbajo kecamatan komodo kabupaten Manggarai Barat NTT, yang diklaim sepihak oleh Adam Djudje dan Niko Naput merupakan cerita yang dikarang sepihak.

Tanah tersebut syah milik pemerintah diserahkan oleh fungsionaris adat Ngorang pada tahun 1990 dan 1997. Proses penyerahan tanah 30 hektar itu dari fungsionaris adat di tahun 1990 saat itu kepada Anton Nusa Batan sebagai Camat Komodo.

Kemudian, dalam kunjungan bupati Manggarai, Gaspar Parang Ehok meminta ke fungsionaris adat tanah untuk bangun sekolah perikanan dan disanggupi oleh Dalu Ngorang Bapak Haji Isyahka (Kepala Fungsionaris adat).

"Waktu itu tidak sedang dalam berkepentingan dengan tanah itu. Tanah di Keranga ini benar-benar untuk bangun sekolah," terang Anton Nusa Batan saat diminta konfirmasi, hari ini.

Adam Djudje dalam proses penyerahan bertindak sebagai saksi di hadapan pemerintah yakni Frans Padju Leok Asisten I penganti bupati Gaspar Ehok. "Kalau sekarang Dudje bilang itu tanahnya, itu Bohong besar. Adam Djudje itu dia pembohong dan dokumennya itu palsu," tegas Anton.

Lanjut Anton, Niko Naput mengklaim tanah itu miliknya itu juga bohong. Di tahun 1992 kalau tidak salah, Niko datang mengaku sebagai orang suruhannya bupati Gaspar Ehok dan mengatakan tanah ini akan di bangun yayasan untuk sekolah. Namun, hingga kini tidak jelas.

"Dia Niko juga bohong. Tanah itu milik pemda," ucap Anton.

Kepala tata Pemerintahan kabupaten Mangarai barat Ambrosius Sukur di konfirmasi mengaku status tanah di keranga adalah milik pemerintah karena sudah di serahkan oleh fungsionaris adat Dalu Ngorang. "Dokumen semua lengkap. Dan pernah ada rapat bahas masalah tanah Keranga, yang disebabkan adanya surat protes dari Adam Djudje," katanya. (RN/MN/MI)

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,162,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,182,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,570,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,37,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,278,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,117,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,62,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,291,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,257,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,416,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1136,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,37,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,68,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Adam Djudje dan Niko Naput Berbohong dan Karang Cerita Palsu, Kata Mantan Camat Komodo
Adam Djudje dan Niko Naput Berbohong dan Karang Cerita Palsu, Kata Mantan Camat Komodo
https://4.bp.blogspot.com/-9PWY752fbL0/Wnk58IXuKWI/AAAAAAAABUo/ZMigh5yWfDo985RBbKJXQTgL1VYTBBFPwCLcBGAs/s320/20180206_130930.png
https://4.bp.blogspot.com/-9PWY752fbL0/Wnk58IXuKWI/AAAAAAAABUo/ZMigh5yWfDo985RBbKJXQTgL1VYTBBFPwCLcBGAs/s72-c/20180206_130930.png
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/02/adam-djudje-dan-niko-naput-berbohong.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/02/adam-djudje-dan-niko-naput-berbohong.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close