4 Fakta Tentang Bupati Perempuan Pertama Subang yang Ditangkap KPK
Cari Berita

4 Fakta Tentang Bupati Perempuan Pertama Subang yang Ditangkap KPK

15 February 2018

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Imas ke KPK, politisi Partai Golkar itu tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 50.954.748.338 atau lebih dari Rp 50 miliar, dilansir dari Serambi Indonesia (Foto: Istimewa)
Bupati Subang Imas Aryumningsih diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (13/2/2018) malam.

Imas dikabarkan memiliki harta kekayaan hingga puluhan miliar rupiah.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Imas ke KPK, politisi Partai Golkar itu tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 50.954.748.338 atau lebih dari Rp 50 miliar, dilansir dari Serambi Indonesia.

Sebelum kasus korupsi menimpa Imas, dua Subang'>Bupati Subang juga pernah ditangkap karena kasus yang sama. Eep Hidayat dan Ojang Sohandi dijerat aparat penegak hukum karena kasus korupsi pada tahun 2012 dan 2016.

Pada 2012, Eep diberhentikan dari jabatannya setelah Mahkamah Agung (MA) memutuskan bahwa dia dalam kasus korupsi, dilansir dari kompas.com.

Sedangkan, Ojang ditangkap KPK karena menyuap jaksa di Kejaksaan Tinggi Jabar sebesar Rp 528 juta. Berikut fakta tentang Imas Aryumningsih, Subang'>Bupati Subang yang dilantik pada 8 Juni 2017:

1. Raih Banyak Penghargaan
Sepanjang karirnya, Imas telah mendapatkan banyak penghargaan, di antaranya:

- Piala Anugerah Adipura Buana untuk Kabupaten Subang dalam bidang kebersihan dan lingkungan hidup tahun 2017.

- Penganugerahan sebagai perempuan inspiratif yang telah melakukan karya nyata kepada masyarakat, bangsa, dan negara tahun 2017.

- Penghargaan Gubernur Jawa Barat 2017 dalam kategori Bupati atau Walikota yang berhasil mewujudkan desa Open Defecatian Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan terbanyak di Jawa Barat.

- Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tahun 2016.

- Penghargaan Original Rekor Indonesia (ORI) atas prestasi gagasan kreatif berupa kolaborasi anak TK dengan 100 pelukis nasional dalam acara Painting Exhibition Perempuan Lintas Profesi Indonesia, dilansir dari pikiran-rakyat.com.

2. Pernah Gagal Jadi Bupati Bersama Primus Yustisio
Dilansir dari wikipedia.org, nama Imas di dunia politik bukan satu kali ini saja muncul, namun namanya pernah ada dalam Pilkada Subang 2008.
Saat itu, Imas menggandeng Primus Yustisio untuk mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati Subang periode 2008-2013, namun Imas-Primus tidak berhasil menduduki kursi bupati dan wakil bupati Subang.

3. Jadi PLT Bupati Menggantikan Ojang Sohandi
Lima tahun berikutnya, Imas kembali mencalonkan diri sebagai wakil bupati bersama Ojang Sohandi.
Pasangan Ojang-Imas akhirnya memenangkan pilkada Subang sebagai bupati dan wakil bupati masa bakti 2013-2018.

Seperti diketahui, Ojang terkena operasi tangkap tangan oleh KPK pada Selasa (12/2/2016) dalam upaya suap pengamanan kasus korupsi BPJS Subang tahun 2014.

Lalu, Imas menggantikan Ojang sebagai Subang'>Bupati Subang dan menjalankan segala kewenangan bupati.

Maka, ia secara otomatis menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Subang'>Bupati Subang sejak 11 April 2016.

4. Bupati Perempuan Pertama di Subang
Setelah menggantikan Ojang Sohandi, Imas secara resmi naik jabatan dan menjadi bupati perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Subang.

Wanita berusia 66 tahun itu bertanggung jawab menyelesaikan segala rencana pembangunan selama masa kampanye sebelum menjabat. (AA/MN)