$type=grid$count=4$tbg=rainbow$meta=0$snip=0$rm=0

Muda Berkualitas, Bijak Bermedsos dan Anti Sebar Hoax

Segala aspek harus diatur dengan penataan yang baik agar segala kebutuhan di internet dapat terpenuhi sesuai kebutuhan, bukan keinginan (Foto: Dok. Pribadi)
Dewasa ini, terdapat banyak dampak positif dan negatif khususnya zaman modern dengan populasi generasi Z yang semakin hari semakin maju dalam hal IPTEK. Untuk menerima kenyataan akan semakin pesatnya dunia teknologi, kaum muda memiliki peran penting dalam mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan. Kemungkinan yang dimaksud mengarah pada dampak-dampak yang akan ditimbulkan dari kemajuan IPTEK.

Kemajuan IPTEK dapat terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk juga dalam penggunaan alat-alat elektronik. Penggunaan alat-alat elektronik sering dimanfaatkan untuk mengakses segala kebutuhan di dunia maya. Kaum muda yang berpendidikan diharuskan lebih berkualitas dalam menghadapi fenomena ini. Kaum muda harus tepat dalam memanfaatkan IPTEK agar menjadi contoh yang baik bagi orang lain.

Segala aspek harus diatur dengan penataan yang baik agar segala kebutuhan di internet dapat terpenuhi sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Aspek yang dimaksud adalah dari aspek waktu, biaya, manfaat, tenaga yang kita keluarkan untuk memperoleh informasi dari internet.

Dilangsir dari Kompas.com dalam Kominfo.go.id yang menyatakan bahwa pengguna internet Indonesia menempati urutan nomor enam dunia. Diatas indonesia, untuk saat ini ada lima besar negara pengguna internet di dunia secara berurutan yang diduduki oleh Tiongkok, Amerika Serikat, India, Brazil, dan Jepang.

Menurut data diatas, kita dapat mengetahui bahwa penggunaan internet di negara kita tercinta ini ternyata sangat tinggi. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita menggunakan internet dengan baik sesuai kebutuhan?. Tentu bagi orang yang berpendidikan memiliki kesadaran akan penggunaan internet.

Banyak hal yang dipertimbangkan dalam penggunaan internet dan lebih berpacu pada apa yang dibutuhkan. Berbeda halnya dengan orang yang menggunakan internet dengan berpacu pada keinginan semata. Ada pepatah bahwa “dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhanmu, tapi tidak cukup untuk memenuhi keinginanmu”. Maka jadilah orang yang menggunakan internet sesuai kebutuhan agar kita tidak terlalu hanyut dalam dunia maya.

Selain itu, adapun data menurut lembaga riset pasar e-Marketer, populasi netter tanah air mencapai 83,7 juta orang pada tahun 2014. Secara keseluruhan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia diproyeksikan bakal mencapai 3 miliar orang pada 2015. tiga tahun setelahnya, pada 2018, diperkirakan sebanyak 3,6 miliar manusia di bumi bakal mengakses internet setidaknya sekali tiap satu bulan.

Data diatas membuktikan sekaligus menampar keras kita bahwa semakin hari semakin bertambah orang-orang yang lebih memilih tinggal di dunia maya. Banyak faktor yang memengaruhi hal itu, seperti untuk kebutuhan kerja, mencari informasi penting atau sekedar mencari hiburan atau bahkan untuk berseluncur bebas di dunia maya.Penggunaan internet juga dipengaruhi oleh  dunia media sosial atau medsos yang banyak digemari orang. Medsos bagai menjadi suatu tolak ukur bagi seseorang untuk ketenarannya.

Oleh karena itu, kembali lagi kita tekankan bahwa kaum muda memiliki peran penting dalam dunia IPTEK. Mengapa? Karena hampir sebagian besar pengguna internet atau pun netter adalah kaum muda. Kaum muda harus paham saat-saat apa saja harus menggunakan internet serta bagaimana seharusnya menjadi kaum muda yang berkualitas dalam bermedsos.

Media sosial sudah menjadi setengah jiwa bagi penggilanya. Tapi, sadarkah kita bahwa menggunakan medsos untuk sekedar hiburan bisa membuat kita kecanduan. Kecanduan itu akan membuat kita makin betah dalam dunia medsos.Dilangsir dari detikinet dalam detik.com, Laporan Tetra Pak Index 2017 yang belum lama diluncurkan, mencatatkan ada sekitar 132 juta pengguna internet di Indonesia. Sementara hampir setengahnya adalah penggila media sosial, atau berkisar di angka 40%.
Penulis menawarkan beberapa solusi agar kita tidak terlalu hanyut dalam bermedsos.

Pertama, pikirkanlah tentang pembagian waktu, kita jangan sampai larut berlama-lama dalam medsos.

Kedua, pikirkan mengenai biaya, kuota internet yang kita miliki tentunya dibeli menggunakan uang, hendaknya kita menggunakan medsos dengan bijak sehingga kita bisa menghemat biaya.

Ketiga, jangan terlalu sering mengaktifkan data seluler anda, jika selalu aktif maka notifikasi akan sering muncul sehingga kita terbawa rasa penasaran dan pada akhirnya membuka medsos.

Keempat, jangan terlalu banyak mengisntal medsos, cukup satu atau dua yang benar-benar dapat memberi hiburan sekaligus memberi informasi.

Dalam menggunakan internet maupun medsos untuk berbagai keperluan, tidak jarang kita mencari informasi tentang keseharian baik itu berita atau pun dari artikel. Nah, sebagai kaum muda tentu kita tahu bahwa tidak semua informasi dalam berita atau artikel itu benar. Ada berita yang dibuat tapi sesungguhnya tidak benar, kita sering menyebutnya berita hoax.

Selain bijak bermedsos, kaum muda juga sepatutnya bijak dalam menentukan baik memilih dan memilah mana berita yang termasuk berita hoax. Dilangsir dari CNN.Indonesia, ada 800 ribu situs penyebar hoax di indonesia. Data itu jelas saja menumbuhkan rasa khawatir dalam diri kita.

Biasanya, kita terobsesi menyebar suatu berita dari suatu media online, baik berupa tautan atau artikel. Kita merasa ada kepuasaan tersendiri jika menyebar berita, tapi kita tidak tahu apakah berita itu benar adanya atau hoax.

Berangkat dari kekhawatiran dalam penyebaran berita hoax, kaum muda hendaknya turut berperan membangun literasi dalam dunia maya tanpa hoax. Dilangsir dari kompas.com, penulis memberikan beberapa tips menghindari berita hoax yakni pertama, hati-hati dengan judul provokatif yang secara langsung menudingkan jari ke pihak tertentu, jangan sampai kita terperangkap karena melihat judul.

Kedua, cermati alamat situs, pastikan berita yang anda baca merupakan berita dari situs yang sudah diresmikan dan bukan dari blog.

Ketiga, periksa fakta, maksudnya bahwa kita harus bisa membedakan berita yang merupakan fakta dan memiliki data otentik dan terpercaya dan berita yang merupakan opini belaka tanpa ada data yang mendukung.

Keempat, cek keaslian foto, salah satu cara adalah dengan mencari gambar di google, bisa saja gambar tersebut serupa sehingga kita bisa membandingkan antara gambar yang ada di google dan di berita. Kelima, ikutlah dalam grup anti-hoax, melalui grup anti-hoax kita bisa bertanya tentang kebenaran suatu berita.

Penulis berharap kita semua khususnya kaum muda dapat menjadi contoh dan teladan yang baik pada orang lain. Teladan yang baik dapat kita buktikan dalam penggunaan internet dan medsos secara bijak dan sesuai kebutuhan. Penulis juga berpesan agar kita semua jangan sampai terkecoh dengan berita-berita yang salah dan palsu/hoax yang tersebar di internet. Perbanyak ilmu mengenai ciri berita hoax dan manfaatkan internet sebaik mungkin.

Oleh: Yuni Sung
marjinnews.com Yogyakarta
Anggota KOPERASI Yogyakarta

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,3,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,646,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,51,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,350,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,345,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,560,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1365,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,50,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,235,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Muda Berkualitas, Bijak Bermedsos dan Anti Sebar Hoax
Muda Berkualitas, Bijak Bermedsos dan Anti Sebar Hoax
https://1.bp.blogspot.com/-uaLTOfvvniY/WltuGg08eOI/AAAAAAAACq0/A2617ZsmpKsRToVQIcncrF6OavJk7zp6wCLcBGAs/s320/Yuni%2BSung%2Bmarjinnews.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-uaLTOfvvniY/WltuGg08eOI/AAAAAAAACq0/A2617ZsmpKsRToVQIcncrF6OavJk7zp6wCLcBGAs/s72-c/Yuni%2BSung%2Bmarjinnews.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/01/muda-berkualitas-bijak-bermedsos-dan.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/01/muda-berkualitas-bijak-bermedsos-dan.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy