Menindaklanjuti Laporan TPDI Dan Pemuda NTT, KOMPOLNAS RI Meminta Kapolda NTT Klarifikasi Kasus OTT Iptu Febrianto
Cari Berita

Menindaklanjuti Laporan TPDI Dan Pemuda NTT, KOMPOLNAS RI Meminta Kapolda NTT Klarifikasi Kasus OTT Iptu Febrianto

21 January 2018

TPDI bersama Forum Pemuda NTT pada tanggal 4 Januari 2018 telah beraudiensi dan melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh oknum Propam Polda NTT dalam penanganan kasus OT terhadap Iptu Aldo Febrianto, Mantan Kasatreskrim Polres Mangggarai, karena kedapatan tengah melakukan pemerasan sehingga tertangkap tangan melalui OTT Propam Polda NTT. (Foto: Istimewa)

Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia/Kompolnas RI melalui suratnya No. : B-52B/Kompolnas/I/2018, Perihal : Informasi Penanganan Saran dan Keluhan Masyarakat, tertanggal 12 Januari 2018, yang ditujukan kepada TIM PEMBELA DEMOKRASI INDONESIA/TPDI, memberitahukan bahwa Pengaduan dan Keluhan Masyarakat Manggarai melalui TPDI dan Forum Pemuda NTT yang disampaikan kepada KOMPOLNAS RI pada tanggal 4 Januari 2018 dengan No. Reg. : 52/29/Pro/I/2018/Kompolnas, telah disampaikan permohonan klarifikasi kepada Kapolda NTT sesuai Surat Kompolnas Nomor : B-52A/Kompolnas/I/2018, tanggal 12 Januari 2018 untuk ditindaklanjuti dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dalam kaitan dengan Pengaduan dan Keluhan Masyarakat Manggarai terkait penanganan kasus OTT Propam Polda NTT terhadap Iptu Aldo Febrianto, mantan Kasatreskrim Polres Manggarai yang hingga saat ini belum ada tindaklanjut ke arah penyidikan dan pemberian status tersangka atau dihentikan penyidikannya, KOMPOLNAS membuka kesempatan bagi masyarakat, apabila ada informasi yang perlu disampaikan keoada KOMPOLNAS RI terkait penanganan kasus OTT Propam Polda NTT terhadap Iptu Aldo Febrianto mamupun informasi tentang perilaku anggota Kepolisian Polres Manggarai yang merugikan masyarakat dan Korps Kepolisian Negara dapat diinformasikan dengan menghubungi Nomor Telepon KOMPOLNAS RI : 021-7210410 atau 021-7392317.

TPDI bersama Forum Pemuda NTT pada tanggal 4 Januari 2018 telah beraudiensi dan melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh oknum Propam Polda NTT dalam penanganan kasus OT terhadap Iptu Aldo Febrianto, Mantan Kasatreskrim Polres Mangggarai, karena kedapatan tengah melakukan pemerasan sehingga tertangkap tangan melalui OTT Propam Polda NTT. Sebagai sebuah tindak pidana yang pengungkapannya melalui OTT Propam Polda NTT, maka mustahil kasus dugaan pemerasan itu tidak memenuhi unsur pidana, karena selain barang bukti sebagai hasil kejahatan pemerasan berupa uang Rp. 50 juta telah disita bersamaan saat OTT dilakukan, juga saksi korban yaitu Sdr. Yustinus Mahu, Dirut PT. MMI selaku yang menyerahkan uang juga ada di TKP dan telah mengakui pemberian uang tsb.

Peristiwa OTT Propam Polda NTT terhadap Iptu Aldo Febrianto, yang ketika itu menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Manggarai, sungguh-sungguh melegakan dan membuat masyarakat Manggarai menaruh harapan tinggi kepada Polda NTT untuk menuntaskan kasus OTT Iptu Aldo Febrianto terkait dugaan pemerasan dan lebih dari pada itu masywrakat Manggarai juga berharap agar OTT terhadap Iptu Aldo Febrianto menjadi momentum bagi Polda NTT membersihkan perilaku nakal oknum Polres Manggarai yang dalam pelayanan hukum dan keadilan sering merugikan masyarakat, terutama perilaku pemerasan terhadap rakyat kecil ketika berurusan hukum dengan Kepolisian. Sejumlah nama oknum Polisi di Manggarai sudah mulai disebut-sebut sering melakukan pemerasan, namun hingga saat ini tidak ada penindakan.

Penulis: PETRUS SELESTINUS, KOORDINATOR TPDI & ADVOKAT PERADI)