Kepsek Smansa Cibal Diperiksa Panwaslu

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Kepsek Smansa Cibal Diperiksa Panwaslu

22 January 2018

Panwaslu memeriksa Frans Atap karena diduga kuat keterlibatan dirinya ikut bermain Politik yaitu ada dugaan pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara. Pemeriksaan Frans Atap oleh Panwaslu berlangsung pada Sabtu, 20 Januari 2018.( Foto: Istimewa)

RUTENG, Marjinnews.com– Panwaslu Kabupaten Manggarai memeriksa Frans Atap salah satu ASN Kabupaten Manggarai, karena diduga terlibat dalam salah satu Parpol.

Panwaslu memeriksa Frans Atap karena diduga kuat keterlibatan dirinya ikut bermain Politik yaitu ada dugaan pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara. Pemeriksaan Frans Atap oleh Panwaslu berlangsung pada Sabtu, 20 Januari 2018.

Koodinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus H. Manah kepada wartawan Senin, 22 Januari 2018 mengatakan pemeriksaan terhadap Fransiskus Atap dikakukan setelah mengumpulkan sejumlah bukti dugaan keterlibatannya dalam partai politik tertentu.

 “Kami sudah kumpulkan sejumlah bukti dugaan keterlibatan saudara Fransiskus Atap, diantaranya sejumlah stiker Bakal Calon Legislatif dirinya,” ujar Manah. Untuk memperkuat dugaan keterlibatan Fransiskus Atap, ujar Manah, kami sudah memeriksa yang bersangkutan selama 1 jam 15 menit di Kantor Panwaslu Kabupaten Manggarai, Jalan Diponegoro, Nomor 17 Ruteng.

Pihaknya juga telah memeriksa saksi dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai. “Seperti apa kesimpulannya, sedang kami kaji,” ujar Manah lagi.

Yang pasti, ujarnya, Fransiskus Atap diduga melanggar Asas Netralitas Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan setiap Pegawai Aparatur Sipil Negara tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak berpihak kepada kepentingan siapapun dan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. 

Dikatakan Manah, dalam konteks Pemilihan dan Pemilu, Bawaslu dan jajarannya berwewenang mengawasi Aparatur Sipil Negara yang tidak netral.

“Output dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Panwaslu Kabupaten Manggarai berupa rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara, Kemenpan RB, Kementerian Dalam Negeri, dan juga tembusannya disampaikan ke Gubernur NTT,” ujarnya.

 Saat ditanya wartawan, kapan rekomendasi itu disampaikan kepada pihak terkait, Manah dengan tegas mengatakan dalam waktu dekat. Ia juga menyampaikan bahwa Panwaslu Kabupaten Manggarai juga memiliki sejumlah petunjuk awal dugaan keterlibatan sejumlah ASN di Kabupaten Manggarai dalam partai politik tertentu.

Namun menurutnya, petunjuk awal dugaan keterlibatan ASN di Partai Politik sedang didalami dan dalam proses pengumpulan bukti dan keterangan.

Karena itu, pihaknya menghimbau agar ASN di Kabupaten Manggarai bertindak netral dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018 maupun dalam Pemihan Umum 2019.(RN/KbN)