Juventus Prima Sah Terpilih Jadi Ketua PMKRI Nasional

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Juventus Prima Sah Terpilih Jadi Ketua PMKRI Nasional

28 January 2018

Juventus sapaannya terpilih dalam kongres ke-30 dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-29 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang dijadwalkan tanggal 22 hingga 28 Januari bertempat di Main Daining Hall Jakabaring, Palembang,Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)
Palembang, Marjinnews.com. Juventus Prima Yoris Kago, sah menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) periode 2018-2020.

Hal itu ditetapkan usai palu sidang diketuk oleh pimpinan sidang adhoc Zogara Parnhumbu

Juventus sapaannya terpilih dalam kongres ke-30 dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-29 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang dijadwalkan tanggal 22 hingga 28 Januari bertempat di Main Daining Hall Jakabaring, Palembang,Sumatera Selatan.

Pemilihan dilakukan dengan  demokratis secara langsung, rahasia dan tertutup.
Berdasarkan pantauan kami di lokasi pemilihan, 64 cabang yang hadir dari seluruh Indonesia, semuanya telah memberikan hak suara yang diwakili satu orang setiap cabang.

Dari hasil perhitungan, Juventus memperoleh 33 suara dan Yusuf Huby 31 suara.

Proses pemilihan berlangsung aman dan kondusif

Mantan ketua PMKRI Cabang Kupang tersebut mengajak semua pihak untuk bekerja sama membangun PMKRI

Saya mengharapkan kerja sama dari semua pihak untk membangun PMKRI kedepan. Proses demokrasi 2 tahunan hanyalah rutinitas pergantian kepemimpinan. Tapi yang paling penting adalah memperkuat soliditas organisasi dengan melakukan konsolidasi kembali semua cabang. Saya meyakini ini adalah bukan kemenangan saya secara individu tapi lebih dari itu adalah kemenangan PMKRI. Jelasnya

Juventus menambahkan, untuk itu,saya mengajak semua pihak,  khususnya sesama calon ketua untuk mari berangkulan tangan membawa PMKRI menuju organisasi yang lebih baik. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki dan butuh keterlibatan smua pihak. Karena dengan itulah ujian sesungguhnya sebagai kader PMKRI yg memegang teguh 3 benang merah. Tegas Pengurus Pusat PMKRI periode 2016-2018 tersebut.

Pria yang juga merupakan alumnus Fakultas Hukum Undana itu mengaku sangat membutuhkan peran dari seluruh cabang se-Indonesia

"Biar kembali dibingkailah. Jadi memang kewajiban saya untuk mengajak teman-teman untuk mari fokus pada pembenahan internal.  Karena saya percaya kaderisasi itu tanggung jawab semua. Proses luar biasa tadi  menunjukan kader-kader PMKRI layak dan wajib diperhitungkan mulai dari ujung timur,  Papua sampai barat Indonesia. Saya ajak mari bersama bangun PMKRI. karena Saya dan PMKRI tidak berjalan tanpa dukungan teman-teman cabang semua. tutup ketua PMKRI terpilih tersebut.(RN/MN/TH)