Fransiskus Ramli Nyatakan Diri Untuk Maju Calon DPD RI Dari NTT

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Fransiskus Ramli Nyatakan Diri Untuk Maju Calon DPD RI Dari NTT

28 January 2018

Ramli kemudian lebih jelas mengatakan bahwa, "Saya tidak datang dari Jakarta yang membawa sejuta mimpi, tetapi saya dari kampung ke Jakarta yang berkehendak mewujudkan harapan - harapan nyata orang-orang kampung. Pungkasnya. (Foto: Istimewa)
Ruteng, Marjinnews.com. Bakal calon DPD RI Fransiskus Ramli menyatakan diri untuk ikut bertarung dalam pemilu 2019 yang akan datang. Dirinya akan ikut dalam pencalonan menjadi anggota DPD RI Mewakili NTT untuk periode 2019-2024.

Kesiapannya itu disampaikan pada Sabtu 27 Januari 2018. "Saya menyatakan niat untuk maju sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Periode 2019-2014". Pungkas Ramli.

Putra kelahiran Ruteng  24 Januari 1972 mengawali pendidikannya di SDK Kumba 1 Ruteng Manggarai.  Setelah tamat dari Sekolah Dasar, Fransiskus Ramli kemudian melanjutkan sekolah Menengah Pertama di SMP Seminari Pius XII Kisol Manggarai Timur. Dan juga melanjutkan SMA di sana.

Tamat dari SMA Seminari Pius XII Kisol, dirinya kemudian melanjut kuliah untuk mengambil S1 di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta.

Setelah tamat kuliah Putra dari pasangan Bapak Agus Koyu  dan Ibu Regina Nunur
memilik Riwayat Singkat Pekerjaan dan berorganisasi. Antara lain menjadi Direktur LBH Manggarai Raya, kemudian menjadi Sekretaris DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Manggarai.

Fransiskus Ramli adalah Pendiri Media FLORESPOST.CO. Serta Mantan Ketua Partai PNBKI Manggarai.

Pekerjaan sehari-hari dari Fransiskus Ramli saat ini ialah memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada orang/masyarakat tidak mampu di NTT.

Untuk diketahui Fransiskus Ramli juga pernah mengikuti test Capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan masuk 100 besar.

Terkait pernyataan dirinya untuk siap ikut bertarung di pemilu 2019 Ramli mengatakan
"Jika Tuhan merestui, sebab tugas dan wewenang sebagai anggota DPD RI merupakan kewajiban utama".

Fransiskus Ramli berharap, jabatan itu bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat NTT baik di bidang ekonomi, sosial, seni budaya dan olah raga.

Lebih lanjut Ramli mengatakan "Saya kira dengan melakukan hal-hal di atas tidak akan timbul lagi pertanyaan yang sedikit nyeleneh seperti apa sih kontribusi dirinya terhadap daerah ini selama ini?"

Lanjutnya, pertanyaan seperti itu bisa saja terjadi, karena tidak tahu persoalan masyarakat dan tidak berbuat. Tutur Ramli pada saat menyatakan diri untuk siap maju menjadi calon DPD di Pemilu 2019 yang akan datang

Ramli menegaskan, bagaimana tahu akan soal - soal itu jika tidak pernah turun ke kampung-kampung.

Ramli kemudian lebih jelas mengatakan bahwa, "Saya tidak datang dari Jakarta yang membawa sejuta mimpi, tetapi saya dari kampung ke Jakarta yang berkehendak mewujudkan harapan - harapan nyata orang-orang kampung". Pungkasnya.

Tambah Ramli, "tidak sulit bagi saya merangkum persoalan-persoalan di akar rumput. Saya berpengalaman selama lebih dari 10 tahun terjun di politik praktis di daerah. Selama itu pula saya sering turun ke desa-desa bergaul dan membantu masyarakat pedesaan secara langsung".

Terangnya, "saya sudah memiliki banyak gambaran persoalan di akar rumput. Karena itu saya tahu persis karya nyata apa yang harus saya lakukan".

"Sekedar berbagi pengalaman. Saya pernah bekerja sebagai salah satu manager perusahaan besar nasional di Bali. Saya tahu soal, pada saat itu banyak warga NTT di Bali sedang mencari pekerjaan. Saya berinisiatif mencari dan merekrut mereka pada perusahaan tempat saya bekerja atau perusahaan relasi saya". Pungkasnya.

"Pertimbangan saya pada saat itu, saya tahu soal. Dengan mempekerjakan mereka, saya sudah membantu NTT, meski dengan cara yang sangat-sangat sederhana. Saya merasa bersalah jika tidak lakukan itu karena sudah tahu soal tapi tidak berbuat apa-apa". Tutur Fransisikus Ramli.

Harapan Fransiskus Ramli agar kelak terpilih, yaitu doa dan dukungan dari seluruh masyarakat NTT di dalam pemilihan anggota DPD RI Periode 2019-2024 yang akan datang. (RN/MN)