5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Maumere
Cari Berita

5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Maumere

17 January 2018

Gereja Tua Sikka di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (Foto: C. C Marbun)
Destinasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang satu ini sudah mulai dikenal sejak film "3 Dara Remake" yang berlatarkan keindahan Maumere ditayangkan di bioskop.

Tidak hanya lansekap daerah yang indah, tapi juga sejarah dan budaya yang dimiliki oleh kota ini yang akan membuat Anda ingin mendatangi dan melihat sendiri Maumere.

Berikut adalah beberapa wisata yang bisa Anda datangi ketika ke berkunjung ke Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka di Pulau Flores, NTT.

1. Gereja Tua Sikka

Dirancang oleh arsitek yang juga merancang Katedral Jakarta, gereja ini dibangun pada tahun 1983. Walaupun sudah berusia tua, namun gereja ini masih berdiri kokoh dengan kubah setinggi 10 meter yang ditopang oleh kuda-kuda atap berbahan kayu jati.

Yang menark dari gereja ini adalah desain gereja yang merupakan gabungan dari gaya bangunan Eropa dan Sikka.

Kehadiran unsur Sikka paling jelas terlihat saat Anda memasuki ruangan gereja di mana seluruh dindingnya dihiasi oleh lukisan tenun ikat Sikka bermotif Gabar (motif khusus pakaian raja) dan Wenda (motif pakaian yang dipakai masyarakat).

Selain itu, terdapat pula lukisan kaca di altar yang sudah ada sejak gereja ini berdiri yang menambah keindahannya.

2. Pulau Pangabatang

Berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Pelabuhan Laurens Say di Kota Maumere, destinasi ini cocok untuk Anda yang ingin menyepi. Di pulau yang hanya memiliki penduduk sekitar 60-80 orang ini terdapat satu pelabuhan kecil tempat bagi beberapa kapal nelayan untuk bersandar.

Ketika sampai Anda akan merasa seperti berada di pulau pribadi dan disambut oleh bentangan pasir putih yang berpadu dengan air laut jernih berwarna biru toska yang masih perawan.

Di Pulau Pangabatang ini Anda bisa melakukan berbagai aktivitas seru untuk menikmati keindahannya seperti berenang, berjemur, snorkeling, hingga diving untuk melihat pemandangan bawah lautnya yang masih alami.

Tidak perlu khawatir, ombak di sekitar pulau ini tergolong kecil sehigga aman untuk Anda berenang tanpa perlu takut terbawa arus.

Patung Bunda Maria Segala Bangsa setinggi 28 meter di kawasan Bukit Nilo, Maumere, Flores, NTT, yang telah berdiri sejak tahun 2004.
Patung Bunda Maria Segala Bangsa setinggi 28 meter di kawasan Bukit Nilo, Maumere, Flores, NTT, yang telah berdiri sejak tahun 2004.

3. Bukit Nilo
Obyek wisata yang membuat bukit ini terkenal adalah Patung Bunda Maria Segala Bangsa setinggi 28 meter yang telah berdiri sejak tahun 2004.

Tempat ini biasanya didatangi oleh pelancong yang ingin berziarah sekaligus rekreasi karena kawasan Bukit Nilo dikelilingi oleh pepohonan dan taman bunga yang indah. Anda dapat memarkirkan kendaraan di kawasan pintu gerbang dan berjalan kaki sejauh 500 meter untuk sampai ke patung ini.

Ketika sampai, Anda juga bisa melihat pemandangan Kota Maumere dari atas karena lokasi patung ini berada di atas ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Api Rokatenda, di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/4/2013) diamati dari Pos Pengamatan di Ropa, Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Pulau Flores terlihat masih mengeluarkan asap setinggi sekitar 50 meter. Pulau gunung api setinggi 875 meter di atas permukaan laut atau 3000 meter di atas dasar laut itu mengalami peningkatan aktivitas sejak Oktober 2012, dan sampai Selasa kemarin masih dalam status siaga. Dari Oktober 2012 hingga awal April ini sedikitnya telah terjadi lima kali letusan.

Gunung Api Rokatenda, di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/4/2013) diamati dari Pos Pengamatan di Ropa, Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Pulau Flores terlihat masih mengeluarkan asap setinggi sekitar 50 meter. Pulau gunung api setinggi 875 meter di atas permukaan laut atau 3000 meter di atas dasar laut itu mengalami peningkatan aktivitas sejak Oktober 2012, dan sampai Selasa kemarin masih dalam status siaga. Dari Oktober 2012 hingga awal April ini sedikitnya telah terjadi lima kali letusan.

4. Gunung Rokatenda
Gunung yang pernah meletus di tahun 2013 ini berada di Pulau Palue yang memiliki luas 41 km persegi. Untuk sampai sini, ada dua jalur laut yang bisa Anda tempuh, melalui Pelabuhan Maumere atau Pelabuhan Ropa.

Saat sampai, Anda bisa beristirahat sejenak di Kampung Awa sebelum memulai pendakian selama 4 jam untuk sampai ke puncak Rokatenda.

Lumayan memakan waktu dan tenaga memang, tapi rasa lelah Anda akan langsung terbayar lunas saat sampai di puncaknya.

Anda akan disambut oleh hamparan tanah gersang dari kawah Gunung Rokatenda yang terlihat seperti bukan di bumi. Jelajah sedikit ke sudut yang lain, kamu akan menemukan pemandangan berupa hamparan Laut Flores yang membentang sejauh mata memandang.

5. Pasar Geliting

Setelah puas jalan-jalan di Maumere dan hendak pulang, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh di Pasar Geliting. Pasar tertua di Kabupaten Sikka ini merupakan tempat para penjual berkumpul menjajakan beragam produk lokal mulai dari kain tenun ikat hingga moke yang dikemas dalam botol-botol plastik.

Tidak hanya oleh-oleh, Anda juga bisa membeli beragam hasil pertanian maupun ikan segar untuk dimasak saat sarapan pagi. Lengkap kan wisata yang ada di Kota Maumere? Yuk ke sana...

Sumber: KOMPAS.com