Teknologi Menggerogoti Manusia


Pemujaan terhadap teknologi bisa dilihat dengan meningkatnya atau tingginya tingkat ketergantungan manusia pada sebuah teknologi (Foto: Dok. Pribadi)
Teknologi saat ini sangat besar pengaruhnya pada kehidupan manusia. Teknologi seperti sebuah agama baru, atau pun sebuah konstruksi sosial dalam tatanan hidup manusia. Manusia saat ini tidak bisa mengendalikan lajunya perkembangan teknologi, sebaliknya teknologi sangat laju berkembang sehingga dapat mempengaruhi dan mengendalikan kehidupan manusia. Saat ini manusia secara “tegas” menyatakan diri sebagai pemuja teknologi. 

Pemujaan terhadap teknologi bisa dilihat dengan meningkatnya atau tingginya tingkat ketergantungan manusia pada sebuah teknologi. Teknologi seakan memberikan sebuah kenyamanan dan kebaruan pada manusia. Alih-alih memudahkan pekerjaan manusia teknologi justru memperbudak manusia melalui pola dan gaya serta sebuah ideologi yang di terapkan oleh teknologi tersebut.

Teknologi Sebuah Anugerah atau Petaka?
Penemuan uap modern oleh James Watt pada tahun 1689 merupakan awal dimulainya revolusi industri, yang mana pada masa ini banyak jenis pekerjaan yang perlahan terbantu dengan bantuan teknologi ini. Misalnya pengembangan dari teknologi ini adalah muncul kereta api tenaga uap, kapal uap maupun teknologi-teknologi yang lain. Revolusi industri yang bermula dari inggris ini kemudian menyembar dan meluas ke seluruh dunia seiring dengan kolonialisme inggris yang hampir menguasai seluruh penjuru dunia.

Pada era milenium yakni abad 21 ini muncul beragam teknologi. Dalam konteks ini saya membicarakan mengenai konteks tekonologi informasi dan komunikasi (ICT) dan teknologi digital. Kemajuan teknologi informasi saat ini merupakan sebuah anugerah untuk manusia karena manusia begitu mudahnya mendapatkan dan mengakses informasi dengan sangat cepat. Saat ini orang mengatakan bahwa dunia hari ini tidak seluas seperti apa yang digambarkan dan dibayangkan oleh atlas dan sebuah globe saat ini dunia hanya dalam genggaman tangan. 

Ini merupakan sebuah bukti yang otentik dimana masyarakat sudah perlahan mengubah pola pikir bahwa saat ini kehidupan manusia sudah mudah dan sangat terbantu, hanya dengan klik serta kepiawaian jari-jemari kita mengetik keypad atau keyboard maka kita dapat melakukan apa yang kita inginkan. Ini tentu sebuah anugerah karena pada dasarnya segala bentuk pekerjaan manusia sudah perlahan terbantukan oleh teknologi ini. Kebanyakan orang saat ini ikut terterjerembab dalam keadaan ini yang mana mereka tidak sanggup lagi membendung keinginan dan nafsu dari pada teknologi ini sehingga dengan segala cara berusaha untuk bisa sebisa mungkin untuk dapat terjun mengikuti atau berusaha bergerak bersama teknologi tersebut.

Manusia saat ini seringkali tidak menyadari bahwa ia sedang digerogoti oleh fanatis teknologi yang seakan memaksanya untuk selalu bejalan bersama hingga pada suatu masa ada yang membuat manusia merasa akan terlihat kuno jika antara kehidupannya tidak balance dengan teknologi contohnya apabila seseorang tidak mengauasai teknologi tertentu akan dianggap gaptek oleh orang–orang yang berada di sekitarnya yang memiliki minat yang sama dengan terkait.

Anggapan inilah yang terkadang yang mengganggu dan mengkonstruksikan masyarakat untuk selalu berusaha untuk mengimbangi kemajuan teknologi yang hari demi hari semakin cepat ini. keadaan saat ini sudah tidak mengindahkan sesorang untuk bebas memilih namun teknologi justru memaksakan agar manusia selalu memilihnya. Untuk itu teknologi terus menghantui sendi–sendi kehidupan manusia setiap saat.

Saat ini memiliki sebuah smartphone adalah sebuah keharusan bagi sesorang, hal ini dikarenakan bahwa dengan memiliki sebuah smartphone akses akan informasi akan menjadi mudah dan kebutuhan akan data digital adalah sebuah keharusan yang harus dimiliki sesesorang. Tidak hanya sampai disitu merk sebuah smartphone dapat menunjukan soal dalam motif kepemilikan dalam hal tersebut sudah menjadi konstruksi sosial dimasyarakat milenial bahwa seseorang yang menguasai dan dianggap up to date yaitu dapat terlihat dari merk dan brand smartphone yang dimilikinya, sebuah standart baru yang diberikan oleh masyarakat teknologi baru yang masuk dalam konteks ini. 

Namun pada dasarnya hal tersebut dinilai sah-sah saja.  Spesifikasi dari sebuah smartphone juga menentukan mengenai keberlangsungan status ada yang dimasyarakat milenial. Semakin canggih dan mahal smartphone seseorang maka dengan sendiri status sosial dalam “kelompok sosial” akan terbangun dan memiliki kebanggaan tersendiri tentang hal tersebut.

Contoh tersebut merupakan hal sederhana dari teknologi digital yang berusaha mengkonstruksi kita (manusia) untuk cendrung memiliki keinginan yang kuat untuk selalu memuja teknologi tersebut. Teknologi tidak memperdulikan manusia cendrung membawa manusia pada sebuah ketergantungan sosial yang sangat tinggi, tatanan,aturan bahkan,pranata sosial dapat berubah dengan hadirnya teknologi.

Nilai sosial dan kebudayaan yang telah diwariskan secara turun temurun oleh leluhur kita bisa jadi ditinggalkan karena kehadiran teknologi yang cenderung membuat masyarakat bersikap indvidualistis, serba instan, selalu meminta pengakuan di dunia maya dan intensitas pergaulan dengan masyarakat menjadi berkurang dan lain sebaganya. Hal–hal tersebut merupakan sebuah kekawatiran dari sebuah teknologi. 

Banyak nilai–nilai luhur yang sudah mulai luntur akibat dari kemajuan teknologi, betapa tidak sesorang menjadi urang bersosialisasi dengan dunia luar karena sibuk dengan interaksi dengan dunia yang ada dalam genggamannya. Budaya saling mengunjungi alias silahturahmi luntur karena mending kita video call, atau chating saja di group, atau chating pribadi  dengan alasan kesibukan dan efisiensi tadi. Ini meupakan sebuah bentuk pergeseran yang diakibatkan oleh kemajuan dan kecanggihan teknologi.

Anak–anak muda atau yang lebih dikenal dengan generasi milenial kini menjadi generasi yang “tunduk” artinya mereka hanya tunduk menghadap layar smartphone mereka diberbagai tempat. Ini menambah pergeseran nilai yang mana dapat mempengaruhi semangat proaktif serta produktivitas dari kaum milenial  yang saat ini sedang mencari jati diri. Disisi ini teknologi menggerus habis secara perlahan kehidupan manusia tak ada yang dapat menghentikannya. Pada posisi ini saya mengatakan bahwa teknologi bisa juga menjadi ancamanan. Teknologi yang dikenal sebagai anugerah bisa saja merupakan ancaman besar untuk manusia. 

Kita harus merogoh kocek lebih demi membeli gadget canggih walaupun sebenarnya kita belum terlalu membutuhkannya akibatnya kita tidak dapat menggunakannya secara tepat ataupun banyak yang menggunakan smartphone mahal hanya secara bias, hanya untuk gaya-gayaan semata dan gengsi. Saat ini kebiasaan seperti itu semakin hari semakin terpelihara dengan baik karena masyarakat mulai terbiasa dan mulai nyaman dengan hal tersebut. 

Jika sesuatu hal disadari merupakan hal yang lumrah atau biasa saja maka sudah tentu kebiasaan tersebut akan selalu dipelihara dan menganggap itu sebagai hal yang wajar. Begitu pula dengan pemanfaatan teknologi yang kurang tepat tadi akan selalu dianggap wajar oleh sebagian orang karena itu sudah terkonstruksi wajar oleh masyarakat kebanyakan dan efeknya bahwa masyarakt tidak memperdulikan keadaan tersebut.

Saya bukan bersifat apatis ataupun posesif terhadap posisi teknologi saat ini namun ini merupakan gambaran bahwa teknologi tidak dapat dikejar oleh manusia dan teknologi pula dapat menggeser serta mempengaruhi pola hidup manusia itu sendiri.

Teknologi Menciptakan Kelas Baru dalam lingkungan Sosial
Dalam konteks sebuah masyarakat kehasdiran sebuah inovasi teknologi merupakan sebuah angin segar dalam masyarakat, karena pada situasi tersebut dapat menunjukan bahwa manusia atau masyarakatnya sudah mulai maju. Kehadiran sebuah teknologi dalam masyarakat tentunya menuai berbagai respon dari masyarakat atau manusia yang mengalaminya.

Sebuah kelompok sosial dalam masyarakat tentu memiliki sebuah struktur sosial dan sebuah pranata yang membedakan antara seseorang atau kelompok dengan individu atau kelompok yang lain dalam suatu masyarakat. Ini merupakan konsep sosiologis kemasyarakatan.

Teknologi juga memiliki gaya tersendiri untuk coba memberikan konsep kelas kepada sebuah masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan teknologi yang diatur dan dikuasai oleh kaum kapitalis
yang secara paksa membuat manusia (non kapitalis) untuk menggunakan teknologi mereka. Dengan begitu akan menciptakan kelas baru dalam sebuah masyarakat yakni antara lain :

Mengapa Semua Orang harus Memakai Smarphone?
Pertanyaan ini merupakan sebuah konstruksi besar bahwa orang sengaja dikonsepkan untuk selalu memakai smartphone dan ketika konsep itu telah diterima serta dijalankan maka ini menjadi dinding pemisah antara seseorang individu yang menggunakan smartphone dengan individu yang tidak menggunakan smartphone. 

Efek kelas sederhana ini amat dirasakan pada tahun 2010-2013 yang mana pada saat itu branding dari smartphone blackbarry sedang booming atau naik daun maka orang ramai–ramai menggukan smartphone dan perlahan mulai meninggalkan hanphone selular konvensional tadi. Pada kesempatan inilah yang menjadi lahan bagi para kapitalis untuk mengeruk habis–habisan mulai dari biaya pulsa tambahan, sewa internet, pembayaran aplikasi yang jika dihitung secara ekonomi terjadi pembengkakan yang luar biasa. 

Namun keadaan ini diusahakan oleh masyarakat sebagai hal yang wajar. Jika tidak memilik BBM maka bagaimana kata teman–teman saya, orang secara otomatis berpindah kelas yakni merasa bahwa yang memiliki Blackbarry adalah masyarakat yang unggul karna masih jarang dan ini merupakan pembentukan kelas. Seolah-olah yang tidak memiliki BB itu tidak unggul.

Penggunaan konten media itu menciptakan kelas yakni dalam tayangan TV masyarakat yang menonton berita metro tv atau tv one atau menonton net tv cendrung menganggap elit atau memiliki wawasan yang baik dari kelompok akademisi, orang pintar, elit ketimbang orang yang menonton acara dangdut di indosiar yang diansumsikan ditonton oleh orang-orang kecil dan lain–lain pada konteks ini sangat jelas memberikan gambaran bahwa teknologi memberikan kelas sosial baru dalam masyarakat tanpa kita sadari masih banyak contoh yang lain yang menunjukan kepada kita bahwa sesungguhnya dengan kemajuan dan kehadieran teknologi dalam sebuah masyarakat akan berpotensi menciptakan kelas baru dalam struktur sosial dalam masyarakat tertentu.

Kesimpulan
Teknologi memberikan kemudahan dalam masyarakat untuk mengerjakan dan memenuhi kebutuhan akan informasi namun disadari bahwa manusia saat ini tidak bisa lebih dahulu berjalan mendahului teknologi. Sebuah kontrol terhadap prilaku berteknologi. Hingga saat ini masih sangat susah dan sulit diciptakan karena manusia secara mudah beradaptasi dengan teknologi itu sendiri. Manusia menjadi satu-satunya jalan untuk mengontrol teknologi secara pribadi yang mana ia mampu memanfaatkan, memilah, serta mengatur teknologi dan mengantisipasi dampak teknologi minimal untuk diri sendiri. Sehingga cara ini akan dapat mengontrol manusia dari terpaan badai teknologi yang datang dengan sangat cepat berevolusi.

Reference :
Borders, Gracie Lawson. Media Organizations and Convergence: Case Studies of Media Convergence Pioneers. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc, 2006
Select Committee on Communications. Media Convergence. London:Authority of the House of Lords, 2013 diterbitkan 27 Maret 2013

Oleh: Rodrick Juraman
Peneliti dan Praktisi Media 


COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,117,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,167,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,181,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,567,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,20,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,36,Ekonomi,6,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,277,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,157,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,118,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,61,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,290,Natal,20,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,254,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,414,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,90,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,perdagangan,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1128,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,36,Polisi,25,politik,91,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,2,Pristiwa,32,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,66,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Teknologi Menggerogoti Manusia
Teknologi Menggerogoti Manusia
https://1.bp.blogspot.com/-D92JufHtxto/Wjz3m-w6oyI/AAAAAAAACf0/vPbIMnnpYb44jDeVK8WCLTpWNl6EyKqzgCLcBGAs/s320/DSC_0687.JPG
https://1.bp.blogspot.com/-D92JufHtxto/Wjz3m-w6oyI/AAAAAAAACf0/vPbIMnnpYb44jDeVK8WCLTpWNl6EyKqzgCLcBGAs/s72-c/DSC_0687.JPG
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2017/12/teknologi-menggerogoti-manusia.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/teknologi-menggerogoti-manusia.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close