SURAT GEMBALA NATAL 2017 ADMINISTRATOR APOSTOLIK KEUSKUPAN RUTENG

Dia adalah sang Raja Damai. Itulah sebabnya ketika Dia lahir, para malaikat berdendang merdu, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (Luk 2:14). (Foto: Istimewa)

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (Luk 2:14).

Para Imam, Biarawan/wati, Umat Allah Keuskupan Ruteng yang dikasihi Tuhan!
Dalam peristiwa natal, kita menyambut kelahiran Yesus Kristus, Sang Sabda dengan penuh syukur dan sukacita.

Mengapa Putera Allah rela meninggalkan surga, mengosongkan diri sehabis-habisnya dan menjadi manusia seperti kita? (bdk. Flp 2:17). Sebab Dia mencintai kita. Karena Dia ingin membagikan damai surgawi yang memberikan kebahagiaan sejati dalam hidup kita.

Dia adalah sang Raja Damai. Itulah sebabnya ketika Dia lahir, para malaikat berdendang merdu, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (Luk 2:14).

Damai sejahtera, syaloom adalah hadiah natal dari Allah yang paling indah dan mulia. Damai sejahtera ini pula yang selaras dengan kerinduan hati manusiawi kita yang paling dalam. Sebab kita semua mendambakan damai dalam hati, dalam keluarga, dalam Gereja, dalam masyarakat dan dalam kehidupan bangsa. 

Kita merindukan kehidupan bersama yang semakin bersaudara, dunia yang semakin adil dan sejahtera, bumi yang semakin hijau dan keutuhan ciptaan yang semakin terpelihara.

Damai natal adalah anugerah Allah, tetapi sekaligus panggilan Allah. Allah ingin melibatkan kita untuk memperjuangkan perdamaian dalam kehidupan ini. Karena itu, natal menjadi saat yang penuh rahmat untuk membuka diri agar damai sejahtera itu sungguh meresapi hati kita (bdk. Kol 3:15). Setelah itu kita diutus untuk mewartakan dan membagikan damai sejahtera itu dalam kehidupan bersama dengan orang lain.

Hal ini sangatlah menantang kita dalam situasi bangsa dewasa ini yang dilanda oleh pertentangan dan sedang terancam oleh perpecahan. Para Uskup se-Indonesia dalam pesan natal tahun ini mengingatkan kita adanya pihak-pihak yang ingin mengubah dasar negara kita, yaitu Pancasila. Mereka mengungkapkan hal itu dalam pelbagai aksi yang dikuasai oleh “persaingan politik yang tidak sehat” dan “fanatisme yang sempit”. 

Yang lebih meresahkan aksi-aksi tersebut dibungkus dengan label agama yang saleh dan indah, tetapi sesungguhnya mengancam persatuan bangsa dan perdamaian dalam masyarakat.

Situasi demikian hendaknya tidak membuat kita takut dan berputus asa, tetapi sebaliknya dalam semangat natal mendorong kita untuk menjadi pembawa damai sejahtera dalam kehidupan bangsa Indonesia ini. Kita perlu berjuang, bersama-sama dengan semua orang “yang berkehendak baik” untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945, yakni persatuan, keadilan sosial dan damai sejahtera.

Andalan kita adalah Kristus, Sang Raja Damai. Sebab dialah “damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan” (Ef 2:14).
Para Imam, Biarawan/wati, Umat Allah Keuskupan Ruteng yang dikasihi Tuhan.
Kita baru saja menutup seluruh rangkaian kegiatan dalam tahun pewartaan 2017. 

Ada banyak hal yang telah kita laksanakan agar Sabda Allah sungguh-sungguh meresapi hati kita, menerangi budi kita dan menuntun hidup kita. Kita membaca dan merenungkan Kitab Suci secara pribadi, dalam doa malam keluarga, dalam ibadat di KBG, dalam pertemuan di Stasi dan Paroki. Kita meningkatkan kegiatan katekese dan rekoleksi umat. 

Kita menyelenggarakan berbagai lomba Kitab Suci yang melibatkan anak-anak, remaja, orang muda dan dewasa. Kita berusaha menggunakan media sosial secara selektif dan kritis sebagai sarana pewartaan. 

Dalam tahun pewartaan ini, kita telah berupaya bersama agar Firman Tuhan sungguh-sungguh “menjadi pelita” bagi kaki kita dan “terang” bagi jalan kita (Mzm 119:105).

Sabda Allah selalu berkaitan dengan kehidupan persekutuan Gereja. Dalam persekutuanlah Sabda Allah itu diwartakan dan direnungkan. Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana umat beriman selalu “bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan.” (Kis 2:42). Dalam persekutuan pula, mereka berdoa dan merayakan ekaristi, “memecahkan roti” (Kis 2:42). 

Juga dalam persekutuan mereka saling berbagi dan bersolider satu sama lain, khususnya dengan mereka yang paling menderita dan miskin (bdk. Kis 2:45).
Dari sebab itu, dalam tahun 2018 ini kita ingin melanjutkan implementasi Sinode III dengan tema PERSEKUTUAN. Moto biblis yang merangkai dan menginspirasi tahun persekutuan ini adalah “mereka sehati dan sejiwa” (Kis 4:32). 

Kita ingin semakin menjadi persekutuan yang dibangun dan hidup dalam Kristus, sebab Dia adalah “Kepala” dan kita adalah “tubuh-Nya” (Ef 1:22-23). Kita ingin terus mengembangkan kehidupan persekutuan Gereja yang semakin bersaudara, utuh dan solid dengan gembira dan tulus hati.

Dengan itulah kita semakin memikat dan disukai banyak orang (bdk. Kis 2:47). Persekutuan kita perlu seperti ajakan Paus Fransiskus menjadi “Gereja dengan pintu-pintu terbuka” (EG 49), yaitu Gereja yang menjadi garam dan ragi masyarakat serta merangkul semua orang dengan pelukan kasih Allah.

Dalam tahun persekutuan ini, fokus kita yang utama adalah Komunitas Basis Gerejawi (KBG). Kita ingin membangun struktur dan sistem KBG yang baku dan dinamis, di mana keluarga-keluarga mengalami kasih persaudaraan Kristus dan berbagi kehangatan cinta-Nya satu sama lain. 

Perjumpaan dengan Kristus dalam perayaan ekaristi dan dalam pewartaan sabda hendaknya menjadi pusat dan sumber kehidupan anggota-anggota KBG. Oleh sebab itu persekutuan KBG yang selama ini dipersatukan oleh kegiatan devosi doa rosario pada bulan Mei dan Oktober hendaknya dikembangkan menjadi persekutuan umat beriman yang lebih kokoh dan utuh, di mana umat sungguh-sungguh mengalami kehadiran Allah dalam segala aspek hidupnya yang rohani dan jasmani, yang pribadi, sosial dan ekologis. Untuk itulah KBG perlu menjadi persekutuan transformatif, yang tidak tertutup dalam dirinya tetapi terbuka untuk menggarami dunia dengan kebaikan Kristus dan memperjuangkan keutuhan ciptaan.

Selain itu dalam tahun 2018 kita ingin terus mengembangkan persekutuan-persekutuan kategorial. Ada yang yang dipersatukan oleh usia seperti kelompok Sekami, Orang Muda Katolik (OMK), dan lansia. Ada yang dipertemukan oleh profesi dan pekerjaan yang sama seperti kelompok katekis dan guru agama, kelompok tani, kelompok pedagang, kelompok pegawai, kelompok wartawan, dan lain-lain. Termasuk dalam kelompok kategorial ini adalah komunitas rohani dan kelompok doa yang bertumbuh subur di keuskupan kita. Semua kelompok dan komunitas ini ingin kita kembangkan menjadi persekutuan yang diresapi dan digerakkan oleh kasih persaudaraan Kristus.

Para Imam, Biarawan/wati, Umat Allah Keuskupan Ruteng yang dikasihi Tuhan!
Dalam peristiwa natal, kita menyambut dengan sukacita hadiah terbesar dari Allah, yakni Yesus Kristus, Sang Raja Damai dalam hidup kita. Hadiah ini bukan untuk dinikmati oleh diri sendiri tetapi dibagikan kepada yang lain. Natal adalah perayaan berbela rasa dengan yang lemah, miskin dan menderita. 

Oleh karena itu, kami mengajak seluruh umat untuk melakukan aksi-aksi natal yang menolong orang-orang yang hidup dalam kesulitan dan kemiskinan. Secara khusus kami memohon kepada paroki-paroki untuk mengorganisir pengumpulan beras yang kemudian diserahkan kepada Caritas Keuskupan Ruteng selama bulan Januari 2018 untuk dibagikan kepada lembaga-lembaga sosial yang sangat membutuhkannya. 

Atas kerelaan dan kemurahan hati umat, kami haturkan limpah terima kasih.
Akhirnya dalam semangat belarasa natal ini, kami mengucapkan kepada kita semua: selamat merayakan pesta natal 2017 dan selamat memasuki tahun baru 2018. Semoga kita semakin menjadi persekutuan umat beriman yang dibangun dalam persekutuan kasih Allah Tritunggal Mahakudus. Semoga perayaan kasih Allah yang menjelma menjadi manusia menjadi sumber kekuatan dan sukacita dalam kehidupan pribadi, keluarga dan komunitas-komunitas gerejawi kita.

Ruteng, 16 Desember 2017

Administrator Apostolik Ruteng,

ttd

Mgr. Silvester San

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,204,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1040,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: SURAT GEMBALA NATAL 2017 ADMINISTRATOR APOSTOLIK KEUSKUPAN RUTENG
SURAT GEMBALA NATAL 2017 ADMINISTRATOR APOSTOLIK KEUSKUPAN RUTENG
https://2.bp.blogspot.com/-74vtBlubbd0/WjVDESNwhVI/AAAAAAAAAGs/sLgeMSFn8-Eg9Eswu2I3hkuMQJJeO70pgCLcBGAs/s320/wp-1507957513403738303016.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-74vtBlubbd0/WjVDESNwhVI/AAAAAAAAAGs/sLgeMSFn8-Eg9Eswu2I3hkuMQJJeO70pgCLcBGAs/s72-c/wp-1507957513403738303016.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/12/surat-gembala-administrator-apostolik.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/surat-gembala-administrator-apostolik.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy